Lonjakan Mobilitas Akhir Tahun: KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Lampaui Target
Periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) telah menyaksikan lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan, tercermin dari tingginya angka penjualan tiket PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Hingga Selasa, 30 Desember 2025, pukul 08.00 WIB, KAI berhasil mencatatkan penjualan total sebanyak 3,64 juta tiket. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api selama momen penting akhir tahun.
Rincian Penjualan Tiket: Kereta Jarak Jauh vs. Kereta Lokal
Dalam rinciannya, penjualan tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) menunjukkan performa yang luar biasa. Sebanyak 3.016.104 tiket telah terjual, melampaui kapasitas yang tersedia sebesar 2.761.048 tempat duduk. Angka ini berarti tingkat okupansi KA jarak jauh mencapai 109,2%, sebuah pencapaian yang mengindikasikan tingginya permintaan.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal juga menunjukkan hasil yang positif. Tercatat sebanyak 625.237 tiket terjual, dengan tingkat okupansi sebesar 83,9% dari total 745.056 tempat duduk yang disediakan. Meskipun tidak melampaui 100% seperti KA jarak jauh, angka ini tetap menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api lokal.
Faktor Peningkatan Okupansi Kereta Jarak Jauh
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa tingkat okupansi KA jarak jauh yang melebihi kapasitas kursi yang tersedia disebabkan oleh adanya penumpang dinamis. Penumpang dinamis ini adalah mereka yang naik dan turun di berbagai stasiun di sepanjang rute perjalanan, bukan hanya dari stasiun awal hingga stasiun akhir. Fenomena ini umum terjadi selama periode libur panjang, di mana stasiun-stasiun di tengah rute juga menjadi titik kedatangan atau keberangkatan yang ramai.
Kapasitas Total dan Dukungan Mobilitas
Secara keseluruhan, KAI telah menyediakan total 3.506.104 tempat duduk untuk layanan KA jarak jauh dan KA lokal selama masa Nataru 2025/2026. Kapasitas yang besar ini disiapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dalam berbagai keperluan. Mulai dari mereka yang melakukan perjalanan wisata untuk menikmati liburan, mengunjungi keluarga dan kerabat untuk bersilaturahmi, hingga mendukung aktivitas ekonomi yang mungkin meningkat di berbagai daerah selama periode tersebut.
Data Harian Jumlah Pelanggan KA Selama Periode Nataru
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pergerakan penumpang harian, berikut adalah data jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan Kereta Api Lokal yang tercatat:
- 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan (data tetap)
- 19 Desember 2025: 202.369 pelanggan (data tetap)
- 20 Desember 2025: 209.925 pelanggan (data tetap)
- 21 Desember 2025: 223.654 pelanggan (data tetap)
- 22 Desember 2025: 227.134 pelanggan (data tetap)
- 23 Desember 2025: 233.671 pelanggan (data tetap)
- 24 Desember 2025: 259.333 pelanggan (data tetap)
- 25 Desember 2025: 246.883 pelanggan (data tetap)
- 26 Desember 2025: 234.660 pelanggan (data tetap)
- 27 Desember 2025: 243.393 pelanggan (data tetap)
- 28 Desember 2025: 269.723 pelanggan (data tetap)
- 29 Desember 2025: 238.643 pelanggan (data tetap)
- 30 Desember 2025: 192.798 pelanggan (data dinamis)
- 31 Desember 2025: 156.124 pelanggan (data dinamis)
- 1 Januari 2026: 146.254 pelanggan (data dinamis)
- 2 Januari 2026: 131.328 pelanggan (data dinamis)
- 3 Januari 2026: 130.980 pelanggan (data dinamis)
- 4 Januari 2026: 137.168 pelanggan (data dinamis)
Data harian ini mencakup pergerakan penumpang pada hari-hari puncak liburan, serta tren penurunan jumlah penumpang pada awal Januari 2026 seiring dengan berakhirnya masa liburan.
Stasiun Keberangkatan dan Tujuan Favorit KA Jarak Jauh
Untuk memberikan gambaran mengenai destinasi populer, berikut adalah daftar 10 stasiun keberangkatan favorit untuk KA Jarak Jauh (KA JJ) beserta jumlah pelanggannya:
- Pasarsenen: 253.868 Pelanggan
- Yogyakarta: 213.415 Pelanggan
- Gambir: 200.209 Pelanggan
- Surabaya Pasar Turi: 112.860 Pelanggan
- Semarang Tawang: 111.012 Pelanggan
- Bandung: 110.722 Pelanggan
- Surabaya Gubeng: 107.730 Pelanggan
- Lempuyangan: 105.981 Pelanggan
- Purwokerto: 103.646 Pelanggan
- Semarang Poncol: 98.301 Pelanggan
Sementara itu, untuk 10 stasiun tujuan favorit KA Jarak Jauh (KA JJ) adalah sebagai berikut:
- Pasarsenen: 238.986 pelanggan
- Yogyakarta: 203.078 pelanggan
- Gambir: 195.770 pelanggan
- Bandung: 110.961 pelanggan
- Semarang Tawang: 105.152 pelanggan
- Surabaya Pasar Turi: 104.514 pelanggan
- Purwokerto: 101.670 pelanggan
- Lempuyangan: 100.378 pelanggan
- Surabaya Gubeng: 100.095 pelanggan
- Bekasi: 97.617 pelanggan
Daftar ini menunjukkan bahwa kota-kota besar seperti Jakarta (Pasarsenen, Gambir), Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya menjadi destinasi utama bagi para pengguna kereta api jarak jauh.
Program Diskon dan Imbauan untuk Perencanaan Perjalanan
Dalam rangka meningkatkan daya tarik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat, KAI juga mengimplementasikan program diskon tarif. Diskon hingga 30% ini berlaku mulai tanggal 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Sebanyak 1,5 juta tempat duduk disiapkan khusus dalam program promosi ini, memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk menikmati perjalanan kereta api dengan harga yang lebih terjangkau.
Menyikapi tingginya antusiasme dan untuk memastikan kelancaran perjalanan, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka sejak dini. Pembelian tiket disarankan dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Penggunaan aplikasi ini tidak hanya memudahkan proses pemesanan, tetapi juga memberikan akses terhadap pilihan jadwal yang lebih luas dan layanan yang optimal, sehingga perjalanan Nataru dapat terlaksana dengan lancar dan menyenangkan.















