Malam Pergantian Tahun 2026 di Denpasar Diwarnai Serangkaian Kecelakaan Lalu Lintas
Denpasar, Bali – Perayaan malam pergantian tahun baru 2026 di Kota Denpasar, Bali, tidak berjalan sepenuhnya mulus. Sejumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas mewarnai momen pergantian tahun, meninggalkan catatan kelam di tengah euforia masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mencatat sedikitnya delapan insiden kecelakaan yang terjadi mulai dari malam 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026. Dari seluruh kejadian tersebut, sebanyak 11 orang tercatat menjadi korban, dengan mayoritas dari mereka harus segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Data yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa rentetan kecelakaan ini tersebar di berbagai titik yang memang dikenal sebagai area rawan kecelakaan. Jalan Imam Bonjol dan Jalan Hayam Wuruk menjadi dua lokasi yang paling sering dilaporkan terjadi insiden.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, membenarkan bahwa timnya telah diterjunkan secara maksimal untuk merespons setiap laporan yang masuk dari warga sepanjang malam pergantian tahun. Tim medis darurat, yang terdiri dari unit ambulans PMI Kota Denpasar dan tim dari Dinas Kesehatan (Damakesmas), bekerja tanpa henti menuju lokasi kejadian yang berbeda-beda.
“Sejak pukul 22.00 WITA tanggal 31 Desember, hingga pukul 04.30 WITA tanggal 1 Januari, tim kami terus bergerak aktif. Sangat disayangkan, mayoritas kecelakaan yang berhasil kami tangani melibatkan korban yang berada di bawah pengaruh alkohol,” jelas Joni Ariwibawa pada Senin, 1 Januari 2025.
Rangkaian Insiden Kecelakaan yang Terjadi:
Berikut adalah kronologi singkat dari delapan kecelakaan yang tercatat selama malam pergantian tahun:
Insiden Pertama (31 Desember 2025, Pukul 22.09 WITA): Kecelakaan pertama dilaporkan terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di Gang Banteng. Seorang perempuan muda berinisial PEN (19) menjadi korban dan harus segera dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah akibat keluhan nyeri hebat pada bagian perut dan bahunya.
Kecelakaan di Kawasan Pemecutan (31 Desember 2025, Pukul 22.40 WITA): Belum lama berselang, insiden kembali terjadi di kawasan Pemecutan, yang juga berada di Jalan Imam Bonjol. Kali ini, kecelakaan melibatkan dua orang korban muda, masing-masing berinisial A (22) dan A (21). Meskipun mengalami luka-luka, kedua korban tersebut menolak untuk dibawa ke rumah sakit.
Korban Tak Sadarkan Diri di Jalan Himalaya (31 Desember 2025, Pukul 22.45 WITA): Di Jalan Himalaya, tim medis menemukan seorang pria tanpa identitas (Mr. X) dalam kondisi tidak sadarkan diri. Bau alkohol yang menyengat tercium dari korban, yang segera dilarikan menuju RS Wangaya Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tiga Korban di Jalan Hayam Wuruk (1 Januari 2026, Pukul 00.15 WITA): Memasuki detik-detik pergantian tahun, tepatnya pada pukul 00.15 WITA, sebuah kecelakaan yang melibatkan tiga orang sekaligus terjadi di Jalan Hayam Wuruk. Salah satu korban, yang teridentifikasi berinisial PS (17), diduga kuat berada di bawah pengaruh alkohol. Beruntung, ketiga korban dalam insiden ini hanya mengalami luka ringan dan dapat ditangani langsung di lokasi kejadian.
Pemuda Asal NTT Tergeletak di Jalan Pulau Bungin (1 Januari 2026, Pukul 00.58 WITA): Di Jalan Pulau Bungin, sebuah kecelakaan kembali terjadi. Seorang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial KA (23) ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri di tengah jalan. Korban mengalami luka robek di bagian leher dan menunjukkan gejala muntah-muntah. Petugas medis segera melakukan pemasangan collar neck, memberikan bantuan oksigen, dan segera melarikan korban ke RSUP Prof Ngoerah.
Pengaruh Alkohol Kembali Jadi Pemicu di Depan RRI (1 Januari 2026, Pukul 01.05 WITA): Faktor alkohol kembali menjadi biang keladi dari sebuah kecelakaan yang terjadi di depan RRI, Jalan Hayam Wuruk, pada pukul 01.05 WITA. Korban, seorang pria berinisial S (32), dalam kondisi mabuk berat mengalami luka robek di bagian pipi dan terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Remaja Tak Sadarkan Diri di Jalan Imam Bonjol (1 Januari 2026, Pukul 04.30 WITA): Menjelang subuh, tepatnya pada pukul 04.30 WITA, sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di traffic light (TL) Gunung Soputan. Seorang remaja berinisial AYP (18) ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban mengalami luka robek pada pelipis dan lecet di sebagian wajahnya.
“Korban AYP saat ditemukan juga dalam pengaruh alkohol. Tim kami melakukan pengecekan tanda-tanda vital (TTV), penanganan luka, dan langsung merujuk korban ke IGD RSUP Prof Ngoerah untuk mendapatkan perawatan lebih intensif,” tambah Joni Ariwibawa.
Kejadian-kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, terutama saat merayakan momen-momen penting seperti pergantian tahun. Kesadaran akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang perlu terus digalakkan demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak di masa mendatang.



















