Jakarta Dilanda Banjir, Puluhan RT dan Belasan Ruas Jalan Tergenang Air
Jakarta – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur ibu kota pada Minggu, 18 Januari 2026, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Data per pukul 08.00 WIB pagi tadi mencatat ada 34 Rukun Tetangga (RT) dan 19 ruas jalan yang tergenang air. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga 70 sentimeter.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan. Ia merinci bahwa penyebab utama banjir di sebagian besar lokasi adalah tingginya curah hujan.
Rincian Wilayah yang Tergenang
Banjir melanda beberapa wilayah di Jakarta, dengan konsentrasi genangan di beberapa kelurahan yang terdampak. Berikut adalah daftar lengkap RT yang tergenang:
Jakarta Barat:
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: Sebanyak 8 RT tergenang dengan ketinggian air antara 45 hingga 60 cm.
- Kelurahan Rawa Buaya: 4 RT terendam air setinggi 30 cm.
- Kelurahan Jelambar: 1 RT mengalami genangan air setinggi 25 cm.
- Kelurahan Tegal Alur: 4 RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm.
Jakarta Pusat:
- Kelurahan Serdang: Wilayah ini menjadi yang terparah di Jakarta Pusat, dengan 13 RT tergenang air setinggi 30 cm.
Jakarta Timur:
- Kelurahan Rawa Terate: 1 RT tergenang air setinggi 40 cm.
Jakarta Utara:
- Kelurahan Ancol: 1 RT tergenang air setinggi 30 cm.
- Kelurahan Pademangan Barat: 2 RT terendam air setinggi 30 cm.
Selain di pemukiman warga, banjir juga melumpuhkan aktivitas di sejumlah ruas jalan utama. Berikut adalah daftar 19 ruas jalan yang dilaporkan tergenang:
- Jalan Industri VI, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat: Ketinggian air 10 cm.
- Jalan Cempaka Putih Barat 26, Kelurahan Cempaka, Jakarta Pusat: Ketinggian air 10 cm.
- Jalan Karang Bolong Raya, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara: Ketinggian air mencapai 70 cm, menjadikannya salah satu titik genangan tertinggi.
- Jalan Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara: Ketinggian air 20 cm.
- Jalan Kp. Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara: Ketinggian air 30 cm.
- Jalan Boulevard Barat (Depan Lotte Mart), Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara: Ketinggian air 15 cm.
- Jalan Boulevard Barat (My Bank), Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara: Ketinggian air 20 cm.
- Jalan Gaya Motor Raya (Depan Kodim 0502), Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara: Ketinggian air 50 cm.
- Jalan Boulevard Utara, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara: Ketinggian air 15 cm.
- Jalan Jembatan Tiga Raya, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara: Ketinggian air 60 cm.
- Jalan Pluit Selatan Raya (Depan Kantor Kecamatan Penjaringan), Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara: Ketinggian air 25 cm.
- Jalan Pluit Raya (Depan Hotel JP), Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara: Ketinggian air 45 cm.
- Jalan Tanah Merah, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara: Ketinggian air 30 cm.
- Jalan Perumahan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat: Ketinggian air 15 cm.
- Jalan Pangeran Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat: Ketinggian air 20 cm.
- Jalan Pangeran Tubagus Angke Raya, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat: Ketinggian air 20 cm.
- Jalan Lingkar Luar Barat, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat: Ketinggian air 20 cm.
- Jalan Daan Mogot KM 13, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat: Ketinggian air 15 cm.
- Jalan Benda Raya, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat: Ketinggian air 50 cm.
Pengungsian dan Upaya Penanganan
Menghadapi situasi darurat ini, BPBD DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah penanganan. Di Kelurahan Tegal Alur, banjir memaksa 12 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 29 warga untuk mengungsi ke Rumah Pendidikan Terpadu dan Ramah Anak (RPTRA) Alur Anggrek demi keselamatan.
Personel BPBD telah dikerahkan ke berbagai lokasi terdampak untuk memantau ketinggian air dan kesiapsiagaan. Koordinasi dengan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dilakukan untuk mempercepat proses penyedotan genangan. Selain itu, dipastikan bahwa fungsi tali-tali air berjalan optimal. Upaya ini juga melibatkan lurah dan camat setempat untuk memastikan kebutuhan dasar bagi para pengungsi terpenuhi. Target utama adalah agar genangan air dapat surut secepat mungkin.
BPBD DKI Jakarta juga mengimbau seluruh warga untuk selalu waspada terhadap potensi genangan air. Bagi warga yang mengalami kondisi darurat, diinstruksikan untuk segera menghubungi nomor darurat 112. Kewaspadaan dan kesigapan menjadi kunci dalam menghadapi bencana banjir yang kerap melanda ibu kota.



















