Berdalih Tamu, Dua Wanita Kepergok Curi Amplop Pengantin, Nangis Dihajar Massa

Diposting pada

Aksi Licik Dua Wanita Berpura-pura Jadi Tamu Undangan, Curi Puluhan Amplop Pernikahan di Bekasi

Sebuah peristiwa mencengangkan terjadi di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang kemudian viral dan menyita perhatian publik. Dua orang wanita dilaporkan kepergok mencuri puluhan amplop berisi uang di sebuah acara pernikahan. Aksi mereka yang terbilang nekat ini dilakukan dengan cara yang cukup licik, yaitu dengan menyamar sebagai tamu undangan.

Kejadian ini bermula ketika kedua wanita tersebut hadir di acara hajatan tersebut, layaknya tamu undangan pada umumnya. Mereka bahkan dilaporkan sempat menikmati hidangan yang disajikan. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika pengantin menyadari bahwa kedua wanita tersebut tidak dikenali oleh siapapun di antara para tamu.

Saat momen yang tepat, ketika pengantin tengah sibuk melayani tamu lain dan lengah, salah satu pelaku diduga segera beraksi. Ia mengambil tumpukan amplop yang telah disiapkan untuk pengantin. Sayangnya, aksinya ini tidak berjalan mulus. Ia tepergok oleh pengantin dan seketika memicu keributan.

Tak lama setelah aksi pencurian tersebut diketahui, kedua wanita terduga pelaku sempat diarak oleh warga dan keluarga pengantin. Emosi massa memuncak melihat tindakan mereka yang dianggap merusak kebahagiaan pasangan pengantin. Video penangkapan mereka, yang direkam oleh kamera amatir warga, kemudian beredar luas di media sosial, khususnya TikTok, dan menjadi viral.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat situasi yang cukup kacau. Sejumlah warga dan tamu undangan mengerumuni kedua wanita tersebut. Terdengar teriakan warga yang menuduh mereka sebagai maling dan meminta agar tas berisi amplop yang diduga telah dicuri segera dikeluarkan. Wajah kedua wanita itu tampak panik dan berusaha menutupi diri.

Salah seorang warga bahkan terlihat mempermalukan wajah kedua terduga pelaku di depan kamera, menyebutkan bahwa mereka berasal dari Tambun, Kabupaten Bekasi. “Nih maling, tasnya pengantin dicopet. Orang Tambun katanya guys, nih kenal gak nih,” ujar warga dalam video tersebut, disusul komentar lain yang menyebut aksi mereka belum profesional.

Kronologi Kejadian dan Barang Bukti

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, aksi pencurian ini dilaporkan terjadi pada hari Sabtu, 10 Januari 2026. Kedua wanita tersebut datang ke acara pernikahan dengan modus berpura-pura sebagai tamu. Mereka tidak hanya datang tanpa diundang, tetapi juga turut menikmati hidangan yang disediakan.

Titik terang kecurigaan muncul ketika pengantin menyadari bahwa kedua wanita tersebut tidak dikenalinya. Kesempatan datang ketika pengantin tengah disibukkan dengan acara. Salah satu pelaku diduga memanfaatkan momen ini untuk mengambil tumpukan amplop berisi uang.

Namun, apes bagi pelaku, aksinya dipergoki oleh pengantin. Ketika tepergok, sejumlah amplop yang berhasil dicuri sempat dibuang, namun diketahui oleh warga. Hal ini memperkuat dugaan pencurian yang mereka lakukan.

Reaksi Publik dan Netizen

Setelah video kejadian tersebut viral, beragam reaksi muncul dari warganet di media sosial. Banyak yang mengecam tindakan kedua wanita tersebut dan menyayangkan aksi pencurian di hari bahagia orang lain. Namun, di sisi lain, muncul pula komentar yang meminta agar warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan lebih bijak dalam menyikapi permasalahan.

Beberapa komentar yang tertulis di media sosial antara lain:

  • “Aku kok sedih malah,” tulis akun Liva bakery.
  • “Jangan terlalu berlebihan kasian dia juga manusia,” ujar akun wali.
  • “Ya allah jauhkan keluarga kami dari hal-hal yang buruk,” doa akun SriAs36.
  • “Harus bersikap lebih bijak lagi jangan di viralkan kaya gitu lah,” saran akun MyNaah.
  • “Tolong jangan terlalu di lebih-lebihkan semua karena ekonomi,” tulis akun putri.

Komentar-komentar tersebut menunjukkan adanya keprihatinan dari sebagian masyarakat terhadap nasib pelaku, meskipun tindakan mereka sangat disesalkan. Ada pula yang menyarankan agar penyelesaian masalah dilakukan secara hukum, bukan dengan mempermalukan di depan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib kedua wanita terduga pelaku pencurian amplop pengantin tersebut. Pihak kepolisian setempat dilaporkan sedang menangani kasus ini.

Kasus Serupa: Pencurian Uang Takziah di Depok

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Depok, Jawa Barat, di mana seorang wanita paruh baya kepergok mencuri uang takziah. Pelaku beraksi dengan berpura-pura melayat di rumah duka. Namun, aksinya berhasil dipergoki oleh warga setelah mereka merasa curiga.

Warga kemudian menggerebek rumah pelaku dan menemukan bukti berupa amplop-amplop takziah yang sudah disobek dan isinya diambil. Momen penggerebekan ini juga sempat direkam oleh warga dan menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat wanita paruh baya itu sedang membongkar kantong plastik merah yang diduga berisi hasil curiannya.

Menurut keterangan dalam video, uang takziah yang seharusnya diberikan kepada keluarga almarhum sekitar Rp 600.000, namun pelaku diduga mengambil sebagian isinya. Kapolsek Beji, Kompol Josman Harianja, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut. Namun, ia menekankan bahwa korban diminta segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi agar dapat segera diproses, mengingat hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi.

Kedua kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pentingnya menyerahkan penyelesaian masalah hukum kepada pihak berwenang, demi keadilan dan ketertiban.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan