No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal Kriminal

Rekaman CCTV: Aksi Keji Anak Bunuh Ibu di Pagi Hari, Saksi Bisu Aktivitas Keluarga

Rizki by Rizki
2 Januari 2026 - 05:17
in Kriminal
0

Tragis: Anak 12 Tahun Diduga Bunuh Ibu di Medan, Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Keluarga

Sebuah peristiwa yang menggemparkan terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, di mana seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dengan inisial A diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri, F (42). Kejadian mengerikan ini berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, dan saat ini tengah dalam penyelidikan mendalam oleh Polrestabes Medan. Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Kepala Polrestabes Medan, bersama tim psikolog forensik, telah membeberkan sejumlah fakta penting yang terungkap dari hasil penyelidikan dan pendalaman psikologis terhadap terduga pelaku.

Akar Masalah: Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Emosi yang Terpendam

Penyelidikan mengungkap bahwa motif di balik tindakan tragis ini diduga kuat dipicu oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap dialami oleh keluarga tersebut. Menurut keterangan Kombes Calvijn, korban F diketahui sering memarahi, bahkan mengancam, suami dan kedua anaknya, termasuk terduga pelaku A. Situasi ini diduga telah menumpuk tekanan emosional yang sangat besar pada anak.

Selain itu, penghapusan akun game online milik terduga pelaku menjadi salah satu pemicu tambahan yang memperburuk keadaan. Puncak dari akumulasi emosi terpendam ini terjadi pada tanggal 22 November 2025. Pada hari itu, terduga pelaku menyaksikan langsung ibunya memukuli kakaknya dengan menggunakan tangan, sapu, dan ikat pinggang. Peristiwa traumatis ini dianggap sebagai titik balik yang memperkuat rasa marah anak, yang pada akhirnya berujung pada tindakan fatal.

Dugaan Pengaruh Budaya Populer: Anime dan Game Online

Pihak kepolisian juga menyoroti adanya unsur obsesi yang terlihat dari cara terduga pelaku melakukan perbuatannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap bahwa anak tersebut memiliki kebiasaan menonton anime dan bermain game online yang bertema pembunuhan. Salah satu anime yang sering ditontonnya menampilkan adegan kekerasan yang melibatkan penggunaan pisau. Sementara itu, sebuah game online berjudul “Mystery Murder” juga diduga turut memengaruhi pola pikir dan tindakan anak tersebut.

Baca Juga  Pasutri Tewas Keracunan Arang Libur Nataru di Humbahas

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa polisi menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan dalam kondisi sadar. Hal ini berdasarkan hasil penyidikan yang komprehensif dan pendampingan psikologis yang dilakukan secara paralel. Dalam proses pemeriksaan, terduga pelaku A sendiri menyatakan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya. Rasa bersalah mulai muncul setelah ia melihat kondisi ibunya dan ketika ambulans tiba di rumah. Pernyataan penyesalan ini telah tercatat secara resmi dalam berita acara pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik.

Alat Kejahatan: Pisau Dapur yang Biasa Digunakan

Dalam peristiwa mengerikan ini, polisi mengungkapkan bahwa dua buah pisau dapur menjadi alat yang digunakan. Pisau-pisau tersebut diambil langsung dari dapur rumah dan merupakan peralatan rumah tangga yang sehari-hari digunakan oleh korban untuk memasak.

Hasil pemeriksaan forensik yang dilakukan terhadap pisau-pisau tersebut menemukan jejak DNA terduga pelaku A dan korban F pada bagian gagangnya. Sementara itu, pada bagian bilah pisau, ditemukan DNA korban F dan kakak terduga pelaku. Sang kakak terluka saat berusaha merebut pisau dari adiknya dalam upaya melerai kejadian tersebut.

Saat kejadian berlangsung, kakak terduga pelaku sempat berupaya menghentikan aksi adiknya dengan merampas pisau. Upaya heroik ini sayangnya berujung pada luka di tangan sang kakak. Setelah itu, pisau terjatuh ke lantai di area kamar. Situasi baru dapat dikendalikan setelah peristiwa tersebut selesai terjadi.

Rekaman CCTV: Mengungkap Rutinitas Keluarga yang Tertutup

Rekaman CCTV yang terpasang di sekitar rumah memberikan gambaran penting mengenai aktivitas keluarga tersebut. Sejak tanggal 8 Desember 2025, rekaman menunjukkan bahwa tidak ada orang lain selain anggota keluarga inti yang keluar masuk rumah. Korban F tercatat terakhir kali masuk ke rumah pada tanggal 8 Desember dan tidak terlihat keluar lagi hingga peristiwa terjadi pada dini hari tanggal 10 Desember.

Baca Juga  Timothy Ronald: Raja Kripto Tersangka Penipuan Polda Metro Jaya

Aktivitas yang terekam hanya sebatas anak-anak yang berangkat sekolah dan ayah mereka yang pergi bekerja. Hal ini semakin memperkuat temuan polisi bahwa keluarga tersebut cenderung tertutup dan membatasi komunikasi dengan lingkungan sekitar. Anak-anak jarang berinteraksi dengan pihak luar, meskipun hubungan antar saudara di dalam keluarga dinilai cukup dekat.

Menariknya, di lingkungan sekolah, terduga pelaku A dikenal sebagai siswa yang cerdas dan berprestasi. Ia bahkan kerap menjuarai berbagai perlombaan akademik. Temuan ini menambah kompleksitas kasus, menunjukkan adanya kontras antara performa akademisnya dan tindakan yang diduga dilakukannya.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil laboratorium forensik, DNA yang ditemukan di kamar hanya milik korban dan kedua anaknya. Hal ini semakin menguatkan dugaan keterlibatan A dalam kasus ini.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Pencuri Kabel Listrik di Jambi Tertangkap, Nyawa Selamat Tapi Ancaman Penjara Mengintai
Kriminal

Pencuri Kabel Listrik di Jambi Tertangkap, Nyawa Selamat Tapi Ancaman Penjara Mengintai

6 April 2026 - 19:29
Kasus KM 50 dan Pembunuhan Vina Diungkit Pimpinan Al Barkah Surya
Kriminal

Kasus KM 50 dan Pembunuhan Vina Diungkit Pimpinan Al Barkah Surya

6 April 2026 - 12:09
Ibu dan Anak Dibakar Hidup-Hidup di Rumah, Luka Bakar 90 Persen, Pelaku Orang Terdekat
Kriminal

Ibu dan Anak Dibakar Hidup-Hidup di Rumah, Luka Bakar 90 Persen, Pelaku Orang Terdekat

6 April 2026 - 06:36
Tolong Makamkan Anakku Syalwa: Misteri Bayi Ditemukan di Masjid Sambas, Polisi Buru Orangtuanya
Kriminal

Tolong Makamkan Anakku Syalwa: Misteri Bayi Ditemukan di Masjid Sambas, Polisi Buru Orangtuanya

6 April 2026 - 05:10
Profil dan Perjalanan Karier Agus Mustofa: Mantan Bupati Klaten yang Pernah Jadi Tersangka Korupsi
Hukum

Profil dan Perjalanan Karier Agus Mustofa: Mantan Bupati Klaten yang Pernah Jadi Tersangka Korupsi

5 April 2026 - 16:39
Ketua Kesthuri Diduga Beri Rp406 Juta ke Stafsus Menteri Agama
Kriminal

Ketua Kesthuri Diduga Beri Rp406 Juta ke Stafsus Menteri Agama

4 April 2026 - 15:41
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 Ultra yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 Ultra yang Wajib Diketahui

21 Mei 2026 - 23:25
Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas

Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas

21 Mei 2026 - 23:01
Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

21 Mei 2026 - 22:00
Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif

Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif

21 Mei 2026 - 18:07
Spesifikasi dan Harga Galaxy S25 FE 5G yang Diharapkan

Spesifikasi dan Harga Galaxy S25 FE 5G yang Diharapkan

21 Mei 2026 - 17:03

Pilihan Redaksi

Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 Ultra yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 Ultra yang Wajib Diketahui

21 Mei 2026 - 23:25
Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas

Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas

21 Mei 2026 - 23:01
Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

21 Mei 2026 - 22:00
Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif

Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif

21 Mei 2026 - 18:07
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.