Warga Kenali Asam Bertemu Gubernur Jambi, Harapan Baru Terkait Zona Merah Pertamina
Warga Kenali Asam, Kota Jambi, yang terdampak penetapan zona merah Pertamina, akhirnya mendapatkan angin segar. Perwakilan warga bertemu langsung dengan Gubernur Jambi, Al Haris, untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka terkait permasalahan yang telah berlangsung lama ini. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik terang dalam memperjuangkan hak-hak warga yang selama ini terabaikan.
Latar Belakang Permasalahan Zona Merah Pertamina di Jambi
Penetapan zona merah Pertamina di Jambi merupakan isu krusial yang berdampak langsung pada ribuan warga. Di Kota Jambi saja, diperkirakan ada sekitar 5.000 sertifikat tanah warga Kenali Asam yang masuk dalam kategori zona merah. Zona merah ini didefinisikan sebagai wilayah rawan keselamatan di sekitar fasilitas migas dan jalur pipa Pertamina.
Dampak Penetapan Zona Merah Bagi Warga:
- Pembatasan Aktivitas: Warga mengalami pembatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari di wilayah tempat tinggal mereka.
- Kesulitan Administrasi: Pengurusan administrasi kependudukan dan pertanahan menjadi lebih sulit dan berbelit-belit.
- Ancaman Relokasi: Warga dihantui ancaman relokasi tanpa adanya kejelasan mengenai kompensasi yang adil dan layak.
- Ketidakpastian Hukum: Status zona merah menyebabkan ketidakpastian hukum atas kepemilikan rumah dan tanah warga.
Forum Tolak Zona Merah Pertamina Jambi: Wadah Perjuangan Warga
Menyadari dampak negatif yang ditimbulkan oleh penetapan zona merah, warga yang merasa dirugikan membentuk Forum Tolak Zona Merah Pertamina Jambi. Forum ini menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan aspirasi, memperjuangkan hak-hak mereka, dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Aspirasi Warga Akhirnya Sampai ke Gubernur Jambi
Perjuangan Forum Tolak Zona Merah Pertamina Jambi akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu malam, tanggal 25 Januari 2026, pengurus forum diterima langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, di ruang kerjanya. Pertemuan ini menjadi simbol harapan baru bagi warga yang selama ini merasa berjuang sendirian.
Dukungan Gubernur Jambi Terhadap Perjuangan Warga
Gubernur Jambi, Al Haris, menunjukkan dukungannya terhadap perjuangan warga yang tergabung dalam forum tersebut. Ia menyatakan akan berupaya membantu warga dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
“Saya mendukung perjuangan kawan-kawan dalam forum ini. Nanti saya akan bicara dengan menteri terkait, dan forum juga akan dilibatkan, agar hak-hak warga yang terdampak bisa dipulihkan,” ujar Al Haris.
Dukungan ini disambut baik oleh warga, karena dianggap sebagai pengakuan atas penderitaan yang selama ini mereka alami akibat kebijakan zona merah.
Kekacauan Administrasi Sebagai Akar Permasalahan
Ketua Divisi Advokasi Forum Tolak Zona Merah Pertamina Jambi, Suhatman Pisang, mengungkapkan bahwa akar persoalan dari semua ini adalah kekacauan administrasi antarinstansi.
“Ada berbagai aspek, tapi persoalan utama itu administrasi yang tidak sinkron antarinstansi. Data tidak update, kebijakan tidak satu pintu, akhirnya warga yang jadi korban,” ujar Suhatman.
Menurutnya, banyak warga yang tiba-tiba dinyatakan tinggal di zona merah, padahal permukiman tersebut sudah ada jauh sebelum penetapan kawasan oleh Pertamina. Hal ini menyebabkan warga kehilangan kepastian hukum atas rumah, tanah, dan masa depan mereka.
Langkah Selanjutnya: Menuju Jakarta dan Rapat Dengar Pendapat dengan DPR RI
Gubernur Jambi menegaskan komitmennya untuk membantu perjuangan warga hingga ke tingkat pusat. Sebagai langkah konkret, perwakilan Forum Tolak Zona Merah Pertamina Jambi dijadwalkan untuk bertolak ke Jakarta.
Agenda di Jakarta:
- Penyampaian Surat Resmi: Menyampaikan surat resmi kepada instansi terkait untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan warga.
- Upaya Penjadwalan RDP: Mengupayakan penjadwalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI untuk membahas permasalahan zona merah Pertamina di Jambi secara komprehensif.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi warga untuk memperjuangkan hak secara konstitusional, melalui jalur dialog dan kebijakan, bukan dengan konflik.
Harapan Warga Terhadap Negara
Bagi warga Jambi yang terdampak zona merah Pertamina, perjuangan ini bukan semata soal status wilayah, tetapi soal hak hidup, hak atas tempat tinggal, dan hak atas keadilan. Mereka berharap, negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui keberpihakan nyata kepada rakyat kecil yang selama ini terpinggirkan oleh sistem.



















