Persipura Jayapura Berbagi Poin dengan PSS Sleman, Manajer Tekankan Pentingnya “Bermain dengan Hati”
Jayapura – Persipura Jayapura harus puas dengan raihan satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-17 kompetisi Championship 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (24/1/2026) sore tersebut, menyisakan catatan bagi tim Mutiara Hitam yang belum mampu memaksimalkan potensi kandang mereka, meskipun telah menunjukkan peningkatan performa dan bangkit di babak kedua setelah sempat tertinggal.
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, usai laga, memberikan pandangan mendalam mengenai filosofi klub dan semangat yang harus diusung oleh setiap pemain. Owen menegaskan bahwa Persipura bukan sekadar sebuah klub sepak bola biasa, melainkan sebuah “rumah” yang harus dijaga dan dihormati oleh setiap individu yang berada di dalamnya.
“Persipura itu rumah. Pemain yang datang harus bermain dengan hati. Kalau tidak bermain dengan hati, Persipura bukan rumah untuk pemain seperti itu,” tegas Owen, menekankan pentingnya komitmen dan ketulusan dalam setiap penampilan di lapangan.
Momen Spesial dan Dukungan Suporter yang Membara
Pertandingan melawan PSS Sleman ini memiliki arti tersendiri bagi Owen Rahadiyan. Ini adalah kali pertama baginya untuk mendampingi tim secara langsung di Papua setelah sekian lama harus memantau perkembangan tim dari kejauhan. Kehadirannya di pinggir lapangan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi tim.
Lebih lanjut, Owen menyoroti antusiasme masyarakat Papua terhadap Persipura yang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini tercermin jelas dari jumlah penonton yang memadati Stadion Lukas Enembe.
“Game sebelumnya penonton sekitar 12 ribu, hari ini bisa 19 ribu. Antusiasme masyarakat Papua luar biasa dan ini menjadi energi besar bagi tim,” ujarnya dengan nada bangga. Peningkatan jumlah penonton ini menjadi bukti nyata bahwa Persipura masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Papua, dan dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan yang sangat berharga bagi para pemain.
Owen juga tidak lupa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan, termasuk panitia pelaksana serta aparat keamanan dari TNI dan Polri. Ia menekankan bahwa kelancaran dan keamanan pertandingan adalah prioritas utama.
“Terima kasih kepada panpel, TNI-Polri, dan semua pihak. Puji Tuhan pertandingan berjalan aman dan tertib, itu yang paling penting,” katanya, menggarisbawahi keberhasilan penyelenggaraan laga yang kondusif.
Evaluasi Tim dan Kebijakan Pemain Asing yang Hati-hati
Menyinggung mengenai evaluasi performa tim dan isu pergantian pemain asing yang kerap menjadi perbincangan, Owen Rahadiyan menyatakan bahwa manajemen Persipura tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan kuota pemain asing dalam regulasi kompetisi menuntut setiap keputusan harus diambil dengan sangat matang dan terukur.
“Saat ini kuota pemain asing hanya tiga. Kami melihat mereka sudah menunjukkan kualitas dan bisa berbaur dengan baik. Menambah atau mengganti pemain asing bukan hal yang mudah,” jelas Owen. Keputusan terkait pemain asing akan mempertimbangkan berbagai aspek, tidak hanya sekadar kemampuan individu.

Owen menambahkan bahwa penilaian terhadap pemain asing, maupun pemain lokal, tidak hanya didasarkan pada kualitas individu semata. Aspek terpenting lainnya adalah kemampuan pemain untuk beradaptasi dengan strategi permainan Persipura (game plan) dan yang tak kalah penting, meresapi serta menjaga budaya klub yang telah terbangun.
“Kami tidak melihat pemain hanya dari kualitas individu, tapi bagaimana mereka bisa menyesuaikan diri dengan cara bermain Persipura dan menjaga chemistry tim,” tambah Owen. Ia menekankan bahwa harmoni dan kesatuan tim adalah kunci utama untuk meraih hasil yang optimal.
Optimisme Menyongsong Sisa Musim
Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, yaitu sekitar 10 laga lagi, Owen menegaskan bahwa fokus utama manajemen Persipura adalah menjaga kekompakan tim dan terus memupuk semangat juang para pemain. Ia menyadari bahwa perjalanan Persipura di kompetisi ini tidaklah mudah dan penuh tantangan.
“Perjalanan Persipura tidak mudah. Saya sangat mengapresiasi pemain yang sudah berjuang dengan sepenuh hati. Dengan dukungan suporter dan doa masyarakat Papua, saya yakin Persipura bisa terus melangkah,” pungkas Owen, menutup pernyataannya dengan nada optimisme yang tinggi. Dukungan dari berbagai elemen, mulai dari manajemen, pemain, suporter, hingga seluruh masyarakat Papua, diharapkan dapat menjadi kekuatan pendorong bagi Persipura untuk terus berjuang dan meraih hasil terbaik di sisa kompetisi.



















