Emas Antam Meroket: Analisis Pergerakan Harga dan Proyeksi Masa Depan
Pergerakan harga emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) kembali mencatatkan lonjakan yang cukup signifikan pada perdagangan Senin (26/1/2026). Kenaikan tajam ini tentu saja memicu rasa ingin tahu di kalangan investor dan masyarakat luas, menimbulkan pertanyaan krusial: akankah tren penguatan ini berlanjut pada hari Selasa (27/1/2026), atau justru akan mengalami koreksi?
Berdasarkan data terbaru yang dirilis, harga emas Antam dengan ukuran 1 gram pada hari ini dibanderol seharga Rp2.917.000, belum termasuk pajak. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar Rp30.000 jika dibandingkan dengan harga perdagangan pada hari sebelumnya, Minggu (25/1/2026). Kenaikan ini dapat dikategorikan sebagai salah satu lonjakan harian terbesar yang dialami emas Antam dalam beberapa pekan terakhir.
Fenomena lonjakan harga ini tidak hanya terbatas pada emas Antam ukuran 1 gram. Emas Antam dengan ukuran 0,5 gram juga turut mengalami penguatan, dipatok pada harga Rp1.508.500 per keping (di luar pajak). Sementara itu, emas Antam ukuran 5 gram juga menunjukkan kenaikan yang signifikan, tercatat pada angka Rp14.360.000, yang berarti mengalami peningkatan sebesar Rp150.000 dari harga pada hari sebelumnya. Lonjakan harga ini secara umum mengindikasikan adanya tekanan beli yang cukup kuat di pasar emas domestik.
Mengutip informasi dari situs resmi Logammulia.com, harga emas Antam pada hari ini memang telah menyentuh angka Rp2,917 juta per gram. Kenaikan sebesar Rp30 ribu ini terjadi secara serempak di hampir seluruh varian ukuran gramasi yang ditawarkan.
Kenaikan Harga Jual dan Buyback Emas Antam
Sejalan dengan pergerakan harga jual, harga buyback (pembelian kembali) emas Antam juga turut menguat. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat naik Rp28.000 menjadi Rp2.750.000 per gram. Harga buyback ini menjadi acuan penting bagi para investor yang berencana untuk menjual kembali emas batangan mereka kepada PT Antam Tbk.
Meskipun mengalami kenaikan, perlu diingat bahwa transaksi buyback tetap dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi Wajib Pajak (WP) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, bagi Wajib Pajak yang tidak memiliki NPWP, tarif pajak yang dikenakan lebih tinggi, yaitu sebesar 3 persen.
Lonjakan harga emas Antam pada hari ini juga dapat dicatat sebagai penguatan lanjutan setelah beberapa hari sebelumnya bergerak secara fluktuatif. Harga emas Antam yang melonjak dari Rp2.887.000 menjadi Rp2.917.000 per gram menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap aset safe haven (aset yang dianggap aman di tengah ketidakpastian ekonomi) masih cukup kuat.
Perbandingan dengan Emas Galeri 24 dan Emas UBS
Menariknya, di sisi lain, harga emas di Galeri 24 justru cenderung stagnan pada perdagangan hari ini. Emas Galeri 24 dengan ukuran 1 gram masih bertahan di level Rp2.925.000 per gram. Angka ini tidak menunjukkan perubahan sama sekali dibandingkan dengan harga perdagangan sehari sebelumnya.
Sementara itu, harga emas Antam 1 gram versi Galeri 24 tercatat di Rp3.168.000 per gram dan juga tidak mengalami pergerakan. Hal serupa juga terjadi pada emas UBS ukuran 1 gram yang tetap diperdagangkan pada harga Rp2.974.000 per gram. Emas Antam Retro 1 gram juga tercatat stagnan di level Rp3.160.000 per gram.
Stagnasi harga yang terjadi di Galeri 24 ini mengindikasikan bahwa lonjakan harga yang terjadi hari ini lebih dominan terjadi pada jalur distribusi resmi Butik Emas Antam. Kondisi semacam ini biasanya mencerminkan adanya lonjakan permintaan jangka pendek yang kuat, yang mungkin dipicu oleh berbagai faktor pasar.
Proyeksi Pergerakan Harga Emas Antam ke Depan
Menjelang perdagangan pada hari Selasa (27/1/2026), para analis memperkirakan bahwa harga emas Antam masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun, kenaikan lanjutan ini diprediksi tidak akan sebesar lonjakan Rp30.000 yang terjadi pada hari ini.
Secara teknikal, lonjakan harga yang tajam dalam satu hari biasanya akan diikuti oleh fase konsolidasi. Dengan demikian, harga emas Antam berpotensi bergerak terbatas atau mengalami kenaikan tipis pada perdagangan esok hari. Kisaran harga antara Rp2.920.000 hingga Rp2.940.000 per gram dianggap sebagai area yang realistis jika sentimen positif pasar terus berlanjut.
Meskipun demikian, potensi koreksi ringan juga tetap terbuka, terutama jika terjadi aksi ambil untung oleh sebagian investor yang ingin mengamankan keuntungan mereka. Koreksi yang mungkin terjadi diperkirakan berada dalam rentang Rp5.000 hingga Rp15.000 per gram.
Penting untuk dicatat bahwa selama harga emas Antam tetap bertahan di atas level Rp2.880.000, tren jangka pendeknya masih dinilai positif. Faktor-faktor eksternal seperti pergerakan harga emas global dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat juga akan terus memainkan peran penting dalam mempengaruhi arah pergerakan harga emas di pasar domestik.
Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harian yang terjadi ini masih tergolong wajar dan tidak mengubah prospek emas sebagai aset lindung nilai yang andal. Namun, bagi para trader jangka pendek, fase setelah lonjakan harga ini perlu dicermati dengan lebih cermat dan diterapkan strategi perdagangan yang lebih hati-hati.
Rincian Harga Emas Antam Logam Mulia pada Senin (26/1/2026):
Berikut adalah rincian harga emas Antam Logam Mulia pada hari Senin, 26 Januari 2026, per gram (sebelum pajak) untuk berbagai ukuran gramasi:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.508.500
- Harga emas 1 gram: Rp2.917.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.774.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.636.000
- Harga emas 5 gram: Rp14.360.000
- Harga emas 10 gram: Rp28.665.000
- Harga emas 25 gram: Rp71.537.000
- Harga emas 50 gram: Rp142.995.000
- Harga emas 100 gram: Rp285.912.000
- Harga emas 250 gram: Rp714.515.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.428.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.857.600.000


















