No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Tangis Awam Prakoso: Kemiskinan, Cerita Anak Bunuh Diri di NTT

Rizki by Rizki
7 Februari 2026 - 15:24
in Opini
0

Kisah Tragis Siswa SD di NTT Mengakhiri Hidup: Jeritan Kemiskinan dan Kegagalan Negara

Tragedi memilukan kembali mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS, berusia 10 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkeh di Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat, tetapi juga memicu keprihatinan luas dari berbagai kalangan, termasuk para pendongeng dan aktivis sosial.

Pendongeng Awam Prakoso, yang menceritakan kembali kisah pilu ini, tak kuasa menahan air mata. Ia menyuarakan kegelisahan mendalam atas fakta bahwa di negara yang kaya sumber daya alam seperti Indonesia, persoalan mendasar seperti kemiskinan dan akses pendidikan yang layak masih menjadi beban berat, bahkan berujung pada tragedi.

“Jadi siapapun yang berwenang, negara kita kan negara yang sangat kaya ya. Kalau memang betul ini persoalan sekolah, persoalan kemiskinan yang harus diatasi, apakah memang ini sesuatu yang sangat sulit ya dilakukan dengan negara yang sangat kaya raya ini?” ujar Awam, menekankan betapa ironisnya kondisi tersebut.

Awam Prakoso mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan tragedi ini berlalu begitu saja. Ia menegaskan adanya “luka sosial yang terlalu sunyi” jika terus diabaikan oleh para pemegang kebijakan.

  • “Sama-sama up berita ini, karena ada luka yang terlalu sunyi jika dibiarkan.”
  • “Ada kesedihan mendalam di balik kisah ini. Kisah kemiskinan yang gagal dientaskan.”

Ia pun menyampaikan pesan keras namun penuh empati kepada para pejabat dan pengambil keputusan. Awam mengingatkan bahwa tugas mereka bukanlah hal yang berat jika dikerjakan dengan niat tulus dari hati yang suci.

Baca Juga  Gemini 13 Februari 2026: Cinta, Karier, Kesehatan, Keuangan Terungkap

“Wahai bapak-ibu yang duduk di sana, tugas ini sesungguhnya tidak berat jika dikerjakan dengan niat baik dari hati yang suci. Karena satu kebijakan yang berpihak, bisa menyelamatkan banyak kehidupan,” tegasnya, menggarisbawahi kekuatan sebuah kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Kronologi Pilu di Ngada

Peristiwa tragis ini berawal dari permintaan sederhana YBS kepada ibunya untuk dibelikan buku tulis dan pensil. Namun, keterbatasan ekonomi yang melilit keluarga membuat sang ibu tak mampu memenuhi permintaan tersebut. Ini menjadi titik picu yang sangat menyakitkan, mengingat betapa pentingnya perlengkapan sekolah bagi seorang anak.

Camat Jerebuu, Bernardus H. Tage, menggambarkan YBS sebagai anak yang pendiam, sopan, dan rajin belajar. Meskipun hidup dalam kekurangan, ia dikenal tidak pernah menunjukkan tanda-tanda menyimpan beban berat yang berlebihan.

  • “Menurut keterangan tetangga, dia anak yang baik dan rajin sekolah.”
  • “Tidak ada tanda-tanda yang mencolok bahwa dia menyimpan beban berat.”

Kondisi keluarga YBS memang sangat memprihatinkan. Ayahnya telah meninggal dunia sebelum ia lahir. YBS tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun, sementara ibunya tinggal di kampung lain bersama lima anak lainnya. Struktur keluarga yang terpisah ini tentu menambah beban emosional dan ekonomi.

Pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal, warga sempat melihat YBS duduk di depan rumah neneknya. Padahal, hari itu ia seharusnya berangkat ke sekolah. Beberapa jam kemudian, tubuh mungilnya ditemukan oleh warga yang sedang menggembalakan kerbau di sekitar lokasi kejadian.

Sang ibu, MGT (47), dengan suara bergetar menceritakan bahwa YBS menginap di rumahnya pada malam sebelumnya. Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WITA, YBS diantar menggunakan ojek menuju rumah neneknya.

  • “Saya sempat berpesan supaya rajin sekolah dan mengerti kondisi keluarga yang sedang sulit,” ujar sang ibu.
Baca Juga  8 Kebiasaan Orang Cerdas yang Malah Penghambat Kesuksesan, Perfeksionisme Salah Satunya

Surat Wasiat dan Jeritan Hati

Hal yang paling memilukan dari tragedi ini adalah ditemukannya secarik kertas berisi surat wasiat tulisan tangan YBS. Menggunakan bahasa daerah setempat, surat tersebut ditujukan kepada ibunya. Dalam surat itu, YBS berpesan agar sang ibu tidak menangis dan merelakan kepergiannya. Di bagian akhir surat, terdapat gambar sederhana menyerupai emoji wajah menangis, sebuah simbol kesedihan yang mendalam dari seorang anak yang harus menanggung beban hidup terlalu berat.

Surat wasiat ini menjadi bukti nyata betapa dalam luka yang dirasakan YBS akibat kemiskinan yang menjerat. Ia merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya untuk bersekolah, dan akhirnya mengambil jalan pintas yang tragis.

Reaksi Publik dan Seruan untuk Perubahan

Unggahan Awam Prakoso mengenai tragedi ini menuai reaksi luas dari warganet. Banyak yang menyampaikan duka mendalam dan mendukung seruan agar pemerintah lebih serius menangani kemiskinan dan kesenjangan akses pendidikan, terutama di daerah tertinggal seperti NTT.

Beberapa poin penting yang disuarakan publik antara lain:

  • Prioritas Pendidikan: Kebutuhan dasar anak untuk bersekolah, seperti buku dan alat tulis, seharusnya dapat dipenuhi tanpa hambatan. Kegagalan menyediakan ini adalah kegagalan sistemik.
  • Penanganan Kemiskinan Struktural: Kemiskinan di daerah terpencil seringkali bersifat struktural dan memerlukan intervensi kebijakan yang komprehensif, bukan sekadar bantuan sesaat.
  • Peran Negara: Negara memiliki tanggung jawab fundamental untuk melindungi warganya, terutama anak-anak, dari dampak kemiskinan yang merusak.
  • Empati dan Aksi Nyata: Seruan untuk para pemangku kebijakan agar bekerja dengan hati nurani dan menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

Kisah YBS adalah pengingat pahit bahwa di balik angka-angka statistik kemiskinan dan kemajuan pembangunan, terdapat cerita-cerita individu yang penuh derita. Perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah serta seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga  Sahur Lupa Niat Puasa? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi
Opini

Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi

28 April 2026 - 10:13
Orang Baik Punya 8 Kebiasaan Ini, Ternyata Ini Penjelasannya Menurut Psikologi
Opini

Orang Baik Punya 8 Kebiasaan Ini, Ternyata Ini Penjelasannya Menurut Psikologi

28 April 2026 - 08:53
8 Ucapan Menyakitkan yang Sering Didengar Wanita yang Selalu Minta Maaf, Menurut Psikologi
Opini

8 Ucapan Menyakitkan yang Sering Didengar Wanita yang Selalu Minta Maaf, Menurut Psikologi

28 April 2026 - 08:26
7 Kebiasaan Kecil Orang Kuat yang Bantu Bangkit Lebih Cepat
Opini

7 Kebiasaan Kecil Orang Kuat yang Bantu Bangkit Lebih Cepat

28 April 2026 - 06:39
Pria yang Kehilangan Kebahagiaan Sering Tunjukkan 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi
Opini

Pria yang Kehilangan Kebahagiaan Sering Tunjukkan 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

28 April 2026 - 04:53
11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya
Opini

11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya

28 April 2026 - 04:26
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi

Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi

28 April 2026 - 10:13
Amanda Manopo Akui Kurang Percaya Diri Saat Hamil Anak Pertama

Amanda Manopo Akui Kurang Percaya Diri Saat Hamil Anak Pertama

28 April 2026 - 10:08
Hasil Liga Inggris Malam Ini: Man City Ikuti Nasib United dan Liverpool, Arsenal Khawatir di Puncak Klasemen

Hasil Liga Inggris Malam Ini: Man City Ikuti Nasib United dan Liverpool, Arsenal Khawatir di Puncak Klasemen

28 April 2026 - 09:48
Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan di Timur Indonesia dengan Buka Service Center di Kolaka

Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan di Timur Indonesia dengan Buka Service Center di Kolaka

28 April 2026 - 09:46
Shio Beruntung Hari Ini: 5 Shio Penuh Keberuntungan April 2026

Shio Beruntung Hari Ini: 5 Shio Penuh Keberuntungan April 2026

28 April 2026 - 09:29

Pilihan Redaksi

Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi

Orang Baik Hati Tanpa Teman Dekat Menghadapi 7 Masalah Ini, Menurut Psikologi

28 April 2026 - 10:13
Amanda Manopo Akui Kurang Percaya Diri Saat Hamil Anak Pertama

Amanda Manopo Akui Kurang Percaya Diri Saat Hamil Anak Pertama

28 April 2026 - 10:08
Hasil Liga Inggris Malam Ini: Man City Ikuti Nasib United dan Liverpool, Arsenal Khawatir di Puncak Klasemen

Hasil Liga Inggris Malam Ini: Man City Ikuti Nasib United dan Liverpool, Arsenal Khawatir di Puncak Klasemen

28 April 2026 - 09:48
Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan di Timur Indonesia dengan Buka Service Center di Kolaka

Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan di Timur Indonesia dengan Buka Service Center di Kolaka

28 April 2026 - 09:46
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.