Panduan Lengkap Sholat Qobliyah Jumat: Niat & Tata Cara

Diposting pada

Memperdalam Keutamaan Sholat Sunnah Qobliyah Jumat: Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara

Sholat Jumat merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim laki-laki yang telah mencapai usia baligh. Di samping kewajiban utama ini, terdapat amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan sebelum Sholat Jumat, yaitu Sholat Sunnah Qobliyah Jumat. Ibadah tambahan ini memiliki tujuan mulia, yakni mempersiapkan hati agar lebih khusyuk dalam menerima khutbah dan menunaikan sholat Jumat, menambah timbangan pahala, serta sebagai bentuk ketaatan mengikuti anjuran Rasulullah SAW.

Memahami tata cara dan bacaan niat Sholat Qobliyah Jumat akan semakin menyempurnakan ibadah ini. Artikel ini akan menguraikan secara rinci mengenai niat Sholat Qobliyah Jumat, baik yang dilaksanakan dua rakaat maupun empat rakaat, beserta panduan pelaksanaannya. Selain itu, akan dibahas pula lafadz niat Sholat Jumat bagi makmum dan imam, serta tata cara pelaksanaannya.

Niat Sholat Sunnah Qobliyah Jumat

Sholat Sunnah Qobliyah Jumat dapat dilaksanakan sebanyak dua rakaat atau empat rakaat, tergantung pada kemampuan dan kebiasaan masing-masing individu.

Sholat Qobliyah Jumat Dua Rakaat

Bagi yang melaksanakan Sholat Qobliyah Jumat sebanyak dua rakaat, niat yang dibaca adalah sebagai berikut:

  • Lafadz Niat:
    أُصَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى
    (Ushalli sunnatal jumu’ati rak’ataini qabliyyatan lillahi ta’ala.)

  • Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah qobliyah Jumat dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Sholat Qobliyah Jumat Empat Rakaat

Jika ingin melaksanakan Sholat Qobliyah Jumat sebanyak empat rakaat, niat yang dibaca adalah:

  • Lafadz Niat:
    صَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ أَرْبَعَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى
    (Ushalli sunnatal Jumu’ati arba’a rak’ataini qabliyyatan lillāhi ta’ālā.)

  • Artinya: “Saya niat sholat sunnah qobliyah Jumat empat rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Qobliyah Jumat

Pelaksanaan Sholat Qobliyah Jumat pada dasarnya sama dengan sholat sunnah pada umumnya, yaitu terdiri dari dua rakaat yang salam. Berikut adalah rincian tata cara pelaksanaannya:

Rakaat Pertama:

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat.
  2. Membaca niat Sholat Qobliyah Jumat sesuai dengan jumlah rakaat yang diinginkan.
  3. Takbiratul ihram: Mengucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan.
  4. Membaca doa Iftitah (sunnah).
  5. Membaca surat Al-Fatihah.
  6. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an (disunnahkan membaca surat-surat pendek seperti Al-A’la, Al-Ghasyiyah, atau surat lainnya yang dihafal).
  7. Rukuk: Melakukan rukuk dengan tuma’ninah (tenang).
  8. Iktidal: Bangkit dari rukuk dengan tuma’ninah.
  9. Sujud pertama: Melakukan sujud dengan tuma’ninah.
  10. Duduk di antara dua sujud: Duduk dengan tuma’ninah.
  11. Sujud kedua: Melakukan sujud kedua dengan tuma’ninah.
  12. Duduk untuk tasyahud awal (jika melaksanakan empat rakaat).
  13. Bangkit untuk masuk ke rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

  1. Membaca surat Al Fatihah.
  2. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an.
  3. Rukuk dengan tuma’ninah.
  4. Iktidal dengan tuma’ninah.
  5. Sujud pertama dengan tuma’ninah.
  6. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  7. Sujud kedua dengan tuma’ninah.
  8. Duduk untuk tasyahud akhir.
  9. Salam: Mengucapkan salam untuk mengakhiri sholat.

Niat dan Tata Cara Sholat Jumat (Bagi Makmum dan Imam)

Sholat Jumat dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah, dengan imam memimpin sholat dan makmum mengikuti. Penting untuk mengetahui bacaan niat yang benar sesuai dengan kedudukan masing-masing.

Niat Sholat Jumat untuk Makmum

Bagi Anda yang berniat menjadi makmum dalam Sholat Jumat, lafadz niat yang dibaca adalah:

  • Lafadz Niat:
    اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَاْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
    (Ushollii fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillaahi ta’aala.)

  • Artinya: “Aku niat melakukan shalat jum’at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, menjadi makmum, karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Jumat untuk Imam

Jika Anda mendapatkan amanah untuk menjadi imam dalam Sholat Jumat, bacaan niat perlu disesuaikan. Kata “ma’muuman” (menjadi makmum) diganti menjadi “imaaman” (menjadi imam).

  • Lafadz Niat:
    اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
    (Usholli fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.)

  • Artinya: “Aku niat melakukan shalat jum’at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, menjadi imam, karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Jumat (Imam dan Makmum)

Pelaksanaan Sholat Jumat, baik oleh imam maupun makmum, memiliki urutan yang terstruktur untuk memastikan kesempurnaan ibadah:

  1. Niat: Membaca niat sholat Jumat sesuai dengan kedudukan (imam/makmum).
  2. Takbiratul ihram: Diikuti dengan doa iftitah (bagi imam dan makmum).
  3. Membaca surat Al Fatihah: Dilanjutkan dengan surat dari Al-Qur’an. Bagi imam, disunnahkan membaca surat Al A’la pada rakaat pertama.
  4. Ruku’: Melakukan rukuk dengan tuma’ninah.
  5. I’tidal: Bangkit dari rukuk dengan tuma’ninah.
  6. Sujud: Melakukan sujud dengan tuma’ninah.
  7. Duduk di antara dua sujud: Dilakukan dengan tuma’ninah.
  8. Sujud kedua: Dilakukan dengan tuma’ninah.
  9. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua.
  10. Membaca surat Al Fatihah: Dilanjutkan dengan surat dari Al-Qur’an. Bagi imam, disunnahkan membaca surat Al Ghatsiyah pada rakaat kedua.
  11. Ruku’ dengan tuma’ninah.
  12. I’tidal dengan tuma’ninah.
  13. Sujud dengan tuma’ninah.
  14. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  15. Sujud kedua dengan tuma’ninah.
  16. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah.
  17. Salam: Mengakhiri sholat dengan salam.

Dengan memahami dan mengamalkan tata cara serta niat Sholat Qobliyah Jumat dan Sholat Jumat itu sendiri, diharapkan setiap muslim dapat meraih kesempurnaan ibadah dan keberkahan dari Allah SWT. Amalan sunnah seperti Qobliyah Jumat menjadi sarana tambahan untuk mendekatkan diri kepada-Nya, sekaligus menyempurnakan kewajiban pokok.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan