Kesiapan PLN dalam Menyokong Kelistrikan di Rote Ndao
PT PLN (Persero) berhasil mengamankan aliran listrik yang stabil tanpa gangguan selama kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (RI 2) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (22/5). Kesiapan ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) dan menjaga ketersediaan energi yang andal.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapsiagaan 58 personel PLN yang dikerahkan di berbagai titik vital. Mereka bekerja tanpa henti untuk memastikan sistem kelistrikan berjalan optimal. Salah satu fokus utama adalah Kawasan Tambak Garam Landu Leko, yang merupakan sektor industri hilirisasi strategis. Dengan keandalan listrik yang terjamin, industri ini mampu mendukung kemandirian ekonomi nasional.
Momentum keberhasilan pengamanan kelistrikan ini juga berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila. PLN melihatnya sebagai aksi nyata dalam mewujudkan sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Pengadaan listrik yang andal hingga ke pelosok perbatasan negara bukan hanya tugas teknis, tetapi juga bukti pemerataan energi yang adil.
Perjuangan Personel PLN di Lapangan
Personel PLN di Rote Ndao menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu serta kondisi geografis kepulauan yang sulit. Meski di bawah terik matahari yang menyengat atau hantaman gelombang laut saat mobilisasi peralatan, mereka tetap bersiaga penuh. Keberadaan listrik yang stabil sangat penting bagi mekanisasi proses produksi dan pengolahan garam di Landu Leko.
Perwakilan manajemen Tambak Garam Landu Leko, Budi Satria, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas PLN. Ia mengatakan, “Listrik yang andal dan stabil adalah kunci utama bagi kami untuk mengoptimalkan produksi garam guna memenuhi target nasional. Sinergi yang kuat ini membuat kami semakin optimis bahwa Landu Leko siap menjadi pilar penyangga kebutuhan garam nasional.”
Strategi Pengamanan yang Matang
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rote Ndao, Johanes Fernandez Lay, menjelaskan bahwa strategi pengamanan telah dirancang secara matang. Personel dibagi ke dalam posko-posko taktis demi mengawal jalur distribusi utama. Inspeksi menyeluruh dilakukan serta infrastruktur back-up seperti genset mobile dan UPS disiapkan di titik-titik kritis.
Petugas di lapangan tidak kenal lelah, menerobos medan sulit dalam kondisi cuaca apa pun demi memastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun pada sistem kelistrikan. Johanes menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan rangkaian agenda kenegaraan ini.
Apresiasi dari Manajemen PLN
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan pengamanan agenda kenegaraan ini. Ia menyebutkan, “Kunjungan Wakil Presiden ke pulau terselatan Indonesia ini adalah sebuah kehormatan besar, dan PLN telah menjawab kepercayaan tersebut dengan menghadirkan listrik yang tanpa cela.”
Ia juga mengapresiasi 58 personel tangguh yang telah mengorbankan waktu dan tenaga, bertaruh dengan cuaca ekstrem dan ombak lautan demi menjaga terang di Rote Ndao. Semangat mereka adalah perwujudan nyata dari pelayanan tulus untuk bangsa.
Kesuksesan Berkat Kerja Keras dan Sinergi
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang, Nikolas Denis Adrian, menegaskan bahwa kesuksesan pengawalan kelistrikan ini merupakan buah dari kerja keras, sinergi kokoh, dan semangat pengabdian yang menyala di dada setiap personel.
“Hari Pancasila yang akan datang menjadi pembakar semangat kami untuk membuktikan bahwa batasan geografis bukan halangan,” ujar Nikolas. Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keandalan listrik selama kunjungan kerja RI 2 dan operasional PSN Tambak Garam Landu Leko hari ini adalah bukti nyata komitmen PLN.
Kesiapan Energi untuk Agenda Nasional
Melalui sinergi antara PLN, pemerintah, dan sektor industri, ketahanan energi di Kabupaten Rote Ndao terbukti semakin kokoh. Hal ini siap menggerakkan roda ekonomi dan menyukseskan agenda-agenda besar strategis nasional ke depan.



















