Keputusan Strategis Timnas Indonesia: Mengapa Eliano Reijnders dan Jordi Amat Tidak Masuk Skuad FIFA Matchday?
Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, baru-baru ini mengumumkan daftar 23 pemain yang akan memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada bulan Juni. Keputusan ini tentu saja selalu menyita perhatian, terutama ketika ada nama-nama yang sebelumnya diprediksi akan masuk namun akhirnya harus tersingkir dari daftar skuad sementara. Dua nama yang menjadi sorotan utama adalah Eliano Reijnders dan Jordi Amat.
Herdman memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan di balik pencoretan kedua pemain tersebut, menekankan bahwa ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kebugaran dan performa optimal para pemainnya.
Eliano Reijnders: Cedera dan Kebutuhan Pemulihan
Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan adalah Eliano Reijnders. Penampilannya yang memukau bersama Persib Bandung di Super League 2025/2026 membuatnya menjadi kandidat kuat untuk mengisi lini tengah Timnas Indonesia. Fleksibilitasnya yang mampu bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah yang signifikan. Namun, Herdman mengungkapkan bahwa ada faktor cedera yang menghalangi Eliano untuk bergabung dalam pemusatan latihan kali ini.
“Eliano sempat mengalami cedera dan sementara harus menjalani pemulihan,” jelas Herdman. Keputusan ini sejalan dengan penanganan pemain lain yang juga mengalami masalah serupa, seperti Jay Idzes yang terpaksa absen dari FIFA Matchday bulan ini akibat cedera. Herdman menegaskan pentingnya memastikan para pemain berada dalam kondisi fisik yang prima sebelum kembali beraksi di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka menjadi sehat,” ujar pelatih asal Kanada tersebut. Ia menambahkan bahwa keputusan ini juga berlaku untuk persiapan jelang Piala AFF 2026, di mana baik Jordi maupun Eliano dipastikan tidak dapat mengikuti pemusatan latihan jika masih dalam proses pemulihan cedera.
Jordi Amat: Pertimbangan Musim Panjang dan Kesempatan untuk Pemain Lain
Sementara itu, Jordi Amat, seorang pemain senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia, juga tidak masuk dalam daftar skuad kali ini. Herdman menjelaskan bahwa Jordi telah melalui musim yang sangat panjang dan melelahkan bersama klubnya.
“Jordi Amat, dia telah melewati musim yang panjang,” kata Herdman. Ia mengakui bahwa dirinya telah mengamati perjuangan Jordi, terutama pada jendela transfer bulan Maret lalu. Sebagai seorang pemimpin di dalam tim, Herdman memahami dedikasi Jordi. Namun, ia juga melihat adanya kebutuhan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk unjuk gigi dan membuktikan kemampuannya di kancah internasional.
“Saya memahami dia sebagai pemain, sebagai pemimpin. Jadi, saya pikir penting untuk memberikan kesempatan lain kepada pemain lain agar saya bisa melihat mereka,” terangnya.
Percakapan Terbuka dan Fokus pada Kebugaran
Menariknya, Herdman telah melakukan percakapan langsung dengan Jordi Amat mengenai situasinya. Dalam dialog tersebut, Jordi sendiri yang memutuskan untuk mengambil jeda sejenak demi menjaga kebugaran. Tujuannya adalah agar ia dapat kembali dalam kondisi prima pada bulan Juli mendatang, siap untuk bersaing memperebutkan kembali tempatnya di timnas.
“Jadi, percakapan yang baik dengan Jordi. Dia adalah pemain profesional yang lebih senior,” puji Herdman. Ia melanjutkan, “Dia memahami tubuhnya dan apa yang dia butuhkan.” Keputusan ini menunjukkan kedewasaan Jordi sebagai atlet yang mengutamakan kesehatan jangka panjang demi performa terbaiknya.
Herdman optimis bahwa dengan istirahat yang cukup, Jordi akan kembali dengan kondisi yang segar dan siap untuk berlatih serta bersaing di bulan Juli. “Jadi, dia akan kembali dalam kondisi siap di bulan Juli, segar, sehat, untuk, untuk berlatih dan bersaing memperebutkan posisinya,” tutupnya.
Keputusan-keputusan strategis seperti ini menunjukkan bahwa manajemen timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman tidak hanya berfokus pada kekuatan skuad saat ini, tetapi juga pada pembangunan tim yang berkelanjutan, memastikan ketersediaan pemain terbaik dalam kondisi fisik optimal untuk menghadapi berbagai kompetisi di masa depan.


















