Inovasi Pelayanan Publik: Eazy Paspor Hadir di Kampus UMI Makassar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan sebuah program inovatif bernama “Eazy Paspor”. Program ini dirancang untuk membawa kemudahan pengurusan dokumen perjalanan langsung ke lokasi yang lebih dekat dengan masyarakat, kali ini menyasar lingkungan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya “jemput bola” yang digagas oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Tujuannya jelas: memangkas birokrasi yang rumit, mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, serta memperkuat kemitraan strategis dengan institusi pendidikan.
Inisiatif Eazy Paspor ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh civitas akademika UMI serta masyarakat yang berada di sekitar kampus. Banyak pihak yang merasakan efisiensi waktu yang signifikan, karena mereka tidak perlu lagi meluangkan waktu dan tenaga untuk mendatangi kantor imigrasi secara langsung. Kehadiran layanan ini memberikan solusi praktis bagi mereka yang memiliki kesibukan padat namun tetap membutuhkan paspor untuk berbagai keperluan.
Dalam pelaksanaan layanan Eazy Paspor di kampus UMI kali ini, tercatat sebanyak 55 permohonan paspor berhasil diproses. Permohonan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari keperluan akademik yang mengharuskan perjalanan ke luar negeri, rencana liburan, hingga yang paling diminati, yaitu untuk menunaikan ibadah umrah. Para pemohon yang hadir telah melakukan registrasi antrean secara daring sebelumnya melalui aplikasi M-Paspor, sebuah langkah yang juga menunjukkan adopsi teknologi dalam proses pelayanan.
Komitmen “Imigrasi Untuk Rakyat” Melalui Layanan Jemput Bola
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, secara tegas menyatakan bahwa kegiatan Eazy Paspor di lingkungan UMI merupakan bagian integral dari implementasi program unggulan “Imigrasi Untuk Rakyat”. Program ini diprakarsai langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Bapak Hendarsam Marontoko.
“Kegiatan Eazy Paspor ini adalah wujud nyata dari pelaksanaan program ‘Imigrasi Untuk Rakyat’ yang diprakarsai oleh Direktur Jenderal Imigrasi. Melalui layanan jemput bola seperti ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan keimigrasian benar-benar semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Abdi Widodo Subagio.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan semacam ini juga berfungsi sebagai sarana strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin erat dengan Universitas Muslim Indonesia. Kemitraan ini sangat penting dalam upaya bersama untuk memberikan pelayanan publik yang prima dan berkualitas.
Apresiasi dari Pihak Universitas
Menanggapi inisiatif positif ini, Rektor Universitas Muslim Indonesia, Hambali Thalib, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar. Beliau menekankan betapa besar manfaat kehadiran layanan Eazy Paspor langsung di lingkungan kampus.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar yang telah berkenan menghadirkan layanan Eazy Paspor di Universitas Muslim Indonesia. Kehadiran layanan ini sungguh sangat membantu civitas akademika UMI yang membutuhkan paspor untuk berbagai keperluan,” ungkap Hambali Thalib.
Beliau merinci bahwa kebutuhan paspor tersebut sangat beragam, mulai dari pelaksanaan tugas akademik dan institusional ke luar negeri, rencana perjalanan liburan, hingga yang paling krusial, yaitu untuk memenuhi panggilan ibadah umrah dan haji.
“Kami sangat berharap sinergi yang baik antara UMI dan Imigrasi Makassar dapat terus terjalin dan berkembang, serta memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi seluruh masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.
Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Memperkuat Kemitraan
Melalui program Eazy Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar secara konsisten berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Fokus utamanya adalah menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan mudah diakses, tetapi juga benar-benar dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan program ini di UMI menjadi bukti nyata efektivitas pendekatan “jemput bola”. Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa. Hal ini merupakan bagian dari janji dan komitmen Imigrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat jalinan kemitraan dengan berbagai institusi, baik dari sektor pendidikan maupun pemangku kepentingan lainnya. Inisiatif ini mencerminkan visi Imigrasi yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


















