Kemenangan Manchester City Mengurangi Jarak dengan Arsenal di Klasemen
Manchester City berhasil memberikan tekanan besar kepada Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier League 2025-2026 setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Chelsea di Stadion Stamford Bridge, London, pada Minggu (12/4/2026). Hasil ini membuat jarak poin antara Manchester City dan Arsenal berkurang menjadi 6 poin.
Pertandingan antara Chelsea dan Manchester City di pekan ke-32 Liga Inggris berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim asuhan Pep Guardiola. Tiga gol kemenangan City tercipta di babak kedua, masing-masing dicetak oleh Nico O’Reilly (menit 51), Marc Guéhi (menit 57), dan Jeremy Doku (menit 68).
Kemenangan ini tidak hanya memperkecil jarak poin dengan Arsenal, tetapi juga memberi dorongan psikologis bagi Manchester City. Kekalahan yang dialami Arsenal pada pertandingan sebelumnya turut berkontribusi pada situasi saat ini. Meskipun masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan, Manchester City akan bertemu dengan Arsenal di pekan ke-33. Jika City mampu memenangkan dua pertandingan penting tersebut, maka posisi poin kedua tim bisa sama.
Dominasi Penguasaan Bola dan Serangan Efektif
Dalam laga ini, Manchester City tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 62,7 persen. Mereka juga melepaskan lebih banyak tembakan ke gawang Chelsea, yaitu sebanyak 18 kali dibandingkan 12 tembakan dari Chelsea yang hanya menguasai 37,3 persen bola.
Guardiola menyebut bahwa performa timnya di babak kedua sangat agresif. Ia mengatakan bahwa para pemain memiliki mentalitas yang tepat untuk menang. “Babak kedua luar biasa karena kami memiliki mentalitas yang tepat. Bukan taktik,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi klub.
Ia juga mengungkapkan bahwa penjaga gawang Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan penting di sisi kiri, yang kemudian menjadi dasar serangan efektif Manchester City. Guardiola menegaskan bahwa para pemain seperti Matheus Nunes dan Rayan Cherki tampil lebih agresif di babak kedua.
Perkembangan Tim dan Persiapan untuk Pertandingan Berikutnya
Guardiola sangat menghormati Arsenal sebagai tim terbaik di Inggris. Ia mengakui bahwa Arsenal memiliki angka yang bagus di klasemen. Namun, ia tetap optimis bahwa Manchester City dapat membuktikan diri di pertandingan mendatang.
“Yang mendefinisikan sebuah tim adalah bagaimana Anda bermain. Jika Anda tidak berkembang sebagai tim dalam cara Anda bermain, Anda tidak akan menang. Kita harus bersikeras untuk bermain lebih baik,” katanya.
Manchester City telah mengamankan trofi pertama musim ini dengan mengalahkan Arsenal di Wembley dalam pertandingan Piala Carabao pada bulan Maret. Kemenangan itu memberi kepercayaan diri pada skuad City. Sebelum kemenangan atas Chelsea, mereka juga mengalahkan Liverpool 4-0 di Piala FA.
Susunan Pemain dan Performa Pemain Utama
Susunan pemain untuk Chelsea dalam pertandingan ini adalah:
- 1-Robert Sánchez
- 27-Malo Gusto (digantikan oleh 34-Joshua Acheampong di menit 88)
- 29-Wesley Fofana
- 21-Jorrel Hato
- 3-Marc Cucurella
- 25-Moisés Caicedo (digantikan oleh 14-Dario Essugo di menit 82)
- 17-Andrey Santos (digantikan oleh 45-Roméo Lavia di menit 67)
- 41-Estêvão (digantikan oleh 49-Alejandro Garnacho di menit 67)
- 10-Cole Palmer
- 7-Pedro Neto
- 20-João Pedro (digantikan oleh 9-Liam Delap di menit 81)
Pelatih: Liam Rosenior
Sementara itu, susunan pemain Manchester City adalah:
- 25-Gianluigi Donnarumma
- 33-Nico O’Reilly (digantikan oleh 21-Rayan Aït-Nouri di menit 64)
- 15-Marc Guéhi
- 45-Abdukodir Khusanov
- 27-Matheus Nunes
- 16-Rodri
- 11-Jérémy Doku (digantikan oleh 26-Savinho di menit 76)
- 20-Bernardo Silva (digantikan oleh 8-Mateo Kovačić di menit 81)
- 10-Rayan Cherki (digantikan oleh 47-Phil Foden di menit 76)
- 42-Antoine Semenyo
- 9-Erling Haaland
Pelatih: Pep Guardiola



















