No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Breaking News

AS: Serangan ke Iran Bisa Sabtu Ini

Rizki by Rizki
21 Februari 2026 - 13:25
in Breaking News
0

Ketegangan Meningkat: AS Siap Gempur Iran, Keputusan Trump Masih Dinamis

Situasi di Timur Tengah dilaporkan semakin memanas dengan munculnya kabar bahwa militer Amerika Serikat telah mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan terhadap Iran dalam waktu dekat. Laporan terbaru menyebutkan bahwa serangan tersebut bisa saja terjadi pada akhir pekan ini atau awal pekan depan. Meskipun demikian, keputusan final mengenai peluncuran serangan ini masih berada di tangan Presiden Donald Trump, yang terus melakukan diskusi intensif dengan para pejabat keamanan nasionalnya. Diskusi yang dinamis ini mencakup peninjauan mendalam terhadap berbagai risiko eskalasi, serta konsekuensi politik dan militer yang mungkin timbul dari setiap langkah yang diambil.

Persiapan Militer AS dan Potensi Eskalasi

Para pejabat keamanan nasional Amerika Serikat telah menginformasikan kepada Presiden Trump mengenai kesiapan militer untuk melakukan serangan terhadap Iran. Pernyataan ini diungkapkan oleh sumber-sumber yang memahami jalannya diskusi antara pejabat militer AS dan Donald Trump. Sebagai bagian dari langkah antisipasi, Pentagon telah mulai melakukan pergeseran personel dari wilayah Timur Tengah menuju Eropa atau kembali ke Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan. Tindakan ini merupakan prosedur standar militer yang bertujuan untuk melindungi aset-aset AS dari potensi serangan balasan Iran apabila operasi militer benar-benar dilancarkan.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam sebuah konferensi pers beberapa waktu lalu, menyatakan bahwa terdapat “banyak alasan dan argumen yang dapat diajukan untuk serangan terhadap Iran.” Namun, ia juga menekankan bahwa diplomasi selalu menjadi pilihan utama bagi presiden. Pernyataannya tersebut tidak merinci apakah potensi serangan akan dikoordinasikan dengan Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dikabarkan berencana untuk mengunjungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam waktu sekitar dua minggu ke depan untuk membahas lebih lanjut situasi yang berkembang.

Baca Juga  Tabrakan Maut: Kereta Bandara Seret Truk di Poris

Pengerahan Armada Kapal Induk USS Gerald R. Ford

Di tengah ketidakpastian situasi, kelompok tempur kapal induk (carrier strike group/CSG) USS Gerald R. Ford dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Timur Tengah untuk ditempatkan di sekitar wilayah Iran. Pengerahan ini merupakan bagian dari upaya Presiden Donald Trump untuk terus membangun konsentrasi kekuatan militer yang signifikan di kawasan tersebut guna meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Dengan pengerahan ini, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memiliki dua gugus tempur kapal induk di kawasan tersebut. USS Abraham Lincoln telah lebih dulu berada di Teluk Persia bersama sembilan kapal perang lainnya, termasuk lima kapal perusak kelas Arleigh Burke. Selain itu, sejumlah kapal selam AS yang jumlahnya tidak dirinci juga dilaporkan beroperasi di kawasan tersebut, bersama dengan hampir 30.000 personel militer yang tersebar di 18 pangkalan AS di Timur Tengah.

Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Daryl Caudle, sebelumnya menyatakan bahwa USS Gerald R. Ford memiliki kapabilitas luar biasa. Ia menyebutkan, “Dari perspektif kemampuan, Ford adalah opsi yang sangat berharga untuk setiap langkah militer yang ingin dilakukan presiden.”

Kontroversi dan Kekhawatiran Terkait Pengerahan Ford

Namun, pengerahan USS Gerald R. Ford ini tidak lepas dari kontroversi. Sejumlah pihak mempertanyakan kesiapan kapal induk beserta sekitar 4.500 awaknya untuk menghadapi kemungkinan operasi intensif di sekitar Iran. Ini merupakan perpanjangan penugasan kedua bagi USS Ford. Sejak Juni tahun lalu, kapal ini telah meninggalkan pangkalan asalnya di Norfolk untuk berlayar ke Mediterania. Pada bulan Oktober, kapal ini bahkan sempat dikirim ke Karibia seiring dengan meningkatnya tekanan Washington terhadap Venezuela. USS Ford turut ambil bagian dalam Operasi Absolute Resolve pada awal Januari, yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Baca Juga  NYC Blocks Non-Ticket Holders from Penn Station During World Cup

Awalnya, penugasan pertama USS Ford dijadwalkan berakhir pada akhir Desember. Namun, pengerahan ulang ke Karibia menyebabkan jadwal kepulangan kapal ini tertunda. Para awak kapal sempat berharap dapat kembali pada awal Maret, tetapi perpanjangan kedua ini membuat kepulangan paling cepat baru mungkin terjadi pada awal April, atau bahkan lebih lama jika operasi terhadap Iran berlarut-larut.

Dampak Tekanan Operasional terhadap Kesiapan Tempur

Dalam konteks ini, analis pertahanan Sumit Ahlawat menilai bahwa tekanan operasional yang berkepanjangan dapat memengaruhi kesiapan tempur. “Secara strategis, pengerahan USS Ford meningkatkan daya gentar Washington terhadap Iran. Namun secara operasional, perpanjangan berulang tanpa jeda perawatan yang memadai berisiko menurunkan kesiapan tempur,” ujar Sumit Ahlawat. Ia menambahkan bahwa kapal induk modern seperti Ford sangat bergantung pada sistem teknologi canggih yang memerlukan pemeliharaan berkala di galangan. “Jika jadwal dry dock terus tertunda, biaya perbaikan bisa melonjak dan risiko gangguan sistem saat operasi tempur nyata akan meningkat,” kata Ahlawat.

Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa risiko tersebut sangat nyata. Kelompok tempur kapal induk USS Harry S. Truman mengalami sejumlah insiden saat bertugas di Timur Tengah tahun lalu, termasuk insiden salah tembak, tabrakan dengan kapal niaga, serta kehilangan dua jet tempur F/A-18. Investigasi Angkatan Laut AS menyebutkan tekanan penugasan yang sangat tinggi sebagai faktor utama di balik insiden-insiden tersebut.

Iran dipandang sebagai lawan yang jauh lebih tangguh dibandingkan kelompok Houthi di Yaman. Oleh karena itu, meskipun USS Gerald R. Ford memberikan Presiden Trump opsi militer yang lebih luas, kelelahan awak dan potensi masalah pemeliharaan dapat menjadi faktor krusial jika krisis ini benar-benar berubah menjadi konflik terbuka.

Baca Juga  LaGuardia Survivor: Defying Death, Facing Scars

Peta Kekuatan Militer AS yang Mengepung Iran

Amerika Serikat telah menumpuk sejumlah besar aset militer di sekitar Iran. Berikut adalah rincian alutsista yang mengerikan tersebut:

  • Kapal Laut/Gugus Tempur Angkatan Laut AS:

    • USS Abraham Lincoln: Gugus tempur kapal induk yang sudah berada di kawasan, berfungsi sebagai pusat proyeksi kekuatan udara laut.
    • USS Gerald R. Ford: Gugus tempur kedua yang sedang dalam perjalanan menuju Timur Tengah, memperkuat armada di wilayah operasi.
    • Kapal perusak kelas Arleigh Burke (sejumlah unit): Kapal perang permukaan berpeluru kendali yang mengawal gugus tempur serta siap meluncurkan rudal serang jarak jauh ke target di daratan Iran.
    • Kapal selam serang bertenaga nuklir: Dilaporkan setidaknya satu unit sedang beroperasi di wilayah perairan strategis, meningkatkan opsi peluncuran rudal jelajah dari bawah permukaan laut.
  • Aset Udara & Jet Tempur:

    • Pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning II: Dikerahkan baik dari kapal induk maupun dari pangkalan darat untuk misi superioritas udara dan serangan presisi.
    • Jet tempur F-22 Raptor: Termasuk di antara puluhan pesawat yang dipindahkan ke kawasan untuk misi pertahanan udara dan serangan strategis.
    • F-15E Strike Eagle: Dikerahkan dari Eropa ke pangkalan di Yordania, dirancang untuk penetrasi dalam wilayah musuh dengan bom berpemandu presisi.
    • F/A-18 Super Hornet dan EA-18G Growler: Beroperasi dari kapal induk sebagai dukungan serangan dan perang elektronik (mengacaukan radar musuh).
    • Pesawat pembom B-2 Spirit: Dalam status siaga tinggi dan dapat dipindahkan untuk menyerang fasilitas strategis jika diperlukan.
    • Pesawat tanker pengisian udara (KC-135 dan sejenisnya): Memperluas jangkauan misi udara dengan pengisian bahan bakar di udara.
    • Pesawat intai & UAV (seperti MQ-9 Reaper): Mendukung pengintaian dan targetting di seluruh wilayah Iran dan sekitarnya.
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Airline Halts Australian Flights Due to Fuel Shortage
Breaking News

Airline Halts Australian Flights Due to Fuel Shortage

16 April 2026 - 22:54
Israeli police find 70 men in garbage truck
Breaking News

Israeli police find 70 men in garbage truck

16 April 2026 - 22:04
22kg discovery in tractor sparks national alarm: ‘Serious and harmful’
Breaking News

22kg discovery in tractor sparks national alarm: ‘Serious and harmful’

16 April 2026 - 19:32
Grim road toll update after tragedy
Breaking News

Grim road toll update after tragedy

16 April 2026 - 13:08
Millions on Edge for Ex-Cyclone Rain
Breaking News

Millions on Edge for Ex-Cyclone Rain

16 April 2026 - 12:25
Metro, trouble ahead: Tunnel trains probed for possible flaw
Breaking News

Metro, trouble ahead: Tunnel trains probed for possible flaw

16 April 2026 - 08:12
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 13: Apa yang Perlu Diketahui?

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 13: Apa yang Perlu Diketahui?

21 April 2026 - 10:55
Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi K70 yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi K70 yang Wajib Diketahui

21 April 2026 - 04:32
Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan

Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan

20 April 2026 - 22:27
Review Lengkap Redmi K70 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi K70 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

20 April 2026 - 22:10
Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

20 April 2026 - 20:00

Pilihan Redaksi

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 13: Apa yang Perlu Diketahui?

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 13: Apa yang Perlu Diketahui?

21 April 2026 - 10:55
Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi K70 yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi K70 yang Wajib Diketahui

21 April 2026 - 04:32
Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan

Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan

20 April 2026 - 22:27
Review Lengkap Redmi K70 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi K70 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

20 April 2026 - 22:10
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.