Klopp Siapkan Urbig dan Pavlovic Tampil Sejak Awal Saat Jerman Jumpa Yunani

Diposting pada

Jerman akan membawa wajah baru ketika menghadapi Yunani pada lanjutan UEFA Nations League di Thessaloniki, Minggu (4/10) pukul 20.45 WIB. Jürgen Klopp memberi sinyal bahwa Jonas Urbig dan Aleksandar Pavlovic akan turun sebagai starter dalam laga keempat UEFA Nations League 2026/2027, sekaligus menjadi ajang untuk menilai lebih banyak opsi di skuadnya.

Di bawah mistar, Urbig kembali berada di jalur utama pilihan Klopp. Nama Finn Dahmen sempat disebut berpeluang mendapat kesempatan, tetapi pelatih Jerman itu tampaknya tetap mempertahankan Urbig untuk laga ini. Klopp menegaskan keputusan tersebut bukan karena status sang kiper sebagai penjaga gawang nomor satu, melainkan karena kebutuhan memberi menit bermain kepada pemain yang berbeda dengan para kiper lain di tim.

Klopp menyebut seluruh penjaga gawang yang ia bawa sudah tampil rutin bersama klub masing-masing, kecuali Urbig yang tidak memiliki menit bermain reguler di Bayern Munich. Karena itu, pertandingan melawan Yunani disiapkan sebagai panggung untuknya. Pelatih asal Jerman itu juga menilai performa para kiper selama latihan sangat memuaskan dan tidak menimbulkan kekhawatiran sedikit pun.

Di lini tengah, Pavlovic juga masuk dalam rencana utama. Gelandang Bayern Munich tersebut sebelumnya tampil saat Jerman menang 2-0 atas Serbia, dan kini berpeluang kembali mengisi starting eleven. Klopp bahkan sempat melontarkan candaan ketika berbicara kepada media soal pemain muda itu, menandakan ia cukup percaya pada kontribusi Pavlovic di sektor tengah.

Pavlovic sendiri mengaku menikmati kerja sama dengan Tom Bischof dan Florian Wirtz saat menghadapi Serbia. Menurutnya, ketiganya punya kualitas saat menguasai bola dan juga mampu saling menutup ketika tim kehilangan penguasaan. Kombinasi itu memberi Klopp alternatif menarik untuk membangun permainan Jerman dengan karakter yang lebih fleksibel.

Di sisi lain, Klopp juga menanggapi pertanyaan mengenai Joshua Kimmich dan posisinya di lini tengah. Ia menolak anggapan bahwa ada pemain yang otomatis harus selalu masuk tim inti. Bagi Klopp, susunan pemain akan ditentukan oleh kondisi fisik, kebutuhan taktik, dan variasi karakter yang dibutuhkan dalam pertandingan tertentu. Karena itu, ia menilai Jerman justru diuntungkan oleh keberagaman tipe gelandang yang dimiliki. Setelah menaklukkan Serbia, Jerman datang ke Thessaloniki dengan modal positif sekaligus misi membalas kekalahan 0-1 dari Yunani pada pertemuan sebelumnya.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan