Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik lima pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat (23/10) di Kantor Kemenkeu, sebagai langkah memperkuat kepemimpinan dan memastikan kelanjutan program kementerian. Pelantikan tersebut meliputi posisi setingkat eselon I hingga staf ahli, dan berlangsung di hadapan pimpinan Kemenkeu termasuk ketiga Wakil Menteri Keuangan yang hadir mendukung proses serah terima tugas.
Pejabat yang dilantik adalah Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan; Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan; Nufransa Wira Sakti mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan; serta dua Staf Ahli Menteri Keuangan, Neilmaldrin Noor untuk bidang Pengawasan Pajak dan Hidayat Amir untuk bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional. Susunan ini diharapkan merespons kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan fiskal dan tata kelola keuangan negara.
Untuk Sekjen baru, Suahasil meminta agar posisi tersebut menjadi penggerak utama yang menyinkronkan seluruh fungsi pendukung kementerian. Astera diminta mengarahkan unit-unit seperti pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, organisasi, aspek hukum, komunikasi, hingga pengelolaan aset internal supaya prioritas kerja Kemenkeu dapat terlaksana secara efektif dan terkoordinasi.
Penunjukan Tri Budhianto sebagai Dirjen Perbendaharaan juga disertai tuntutan melakukan transformasi menuju tata kelola kas negara yang lebih modern. Tri diminta mengembangkan operasi perbendaharaan yang mampu berinteraksi lebih baik dengan kementerian/lembaga pengguna anggaran, pemerintah daerah yang menerima transfer, serta publik yang menjadi penerima pembayaran pemerintah (government-to-person payments).
Di sektor perimbangan antar pemerintah pusat dan daerah, Nufransa Wira Sakti diberi mandat untuk mempertegas kehadiran negara melalui pemanfaatan APBN dan APBD. Menkeu menekankan bahwa manfaat belanja pemerintah harus dinilai secara menyeluruh, termasuk transfer antar tingkat pemerintahan dan belanja langsung di daerah, agar dampak fiskal terasa nyata di masyarakat.
Kedua staf ahli yang baru dilantik—Neilmaldrin Noor dan Hidayat Amir—diminta menghadirkan perspektif lintas unit dengan kemampuan melihat keterkaitan antar kebijakan. Mereka diharapkan mampu menyusun rekomendasi strategis bagi Menteri Keuangan yang mendukung pengambilan kebijakan makro dan pengawasan di bidang perpajakan serta keuangan internasional.
Suahasil menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari estafet kepemimpinan yang harus menjaga dan meneruskan legacy Kemenkeu. Ia menyampaikan komitmen dukungan, bersama para wakil menterinya, kepada para pejabat baru agar dapat menjalankan tugas sesuai harapan dan memastikan prioritas Kementerian Keuangan terlaksana dengan baik.
Penulis: Redaksi




