Sarwendah & Giorgino: Resmi Pacaran, Menanti Jodoh

Diposting pada

Sarwendah Buka Lembaran Baru: Resmi Jalin Asmara dengan Giorgino Antonio

Setelah resmi mengakhiri pernikahannya dengan presenter ternama Ruben Onsu pada 24 September 2024, Sarwendah kini tampaknya siap untuk menapaki babak baru dalam kehidupan pribadinya. Mantan personel grup vokal Cherrybelle ini secara resmi mengumumkan bahwa dirinya tengah menjalin hubungan asmara dengan aktor Giorgino Antonio. Pengumuman ini sontak menarik perhatian publik, terutama mengingat statusnya sebagai seorang single parent yang sebelumnya memilih untuk fokus pada keluarga dan karier.

Meskipun pengumuman ini baru bersifat resmi, Sarwendah dan Giorgino Antonio sebenarnya sudah beberapa kali terlihat bersama di berbagai kesempatan. Kehadiran mereka dalam acara publik maupun momen santai sempat memicu spekulasi mengenai kedekatan keduanya. Namun, Sarwendah memilih untuk bersikap santai dan tidak terburu-buru dalam menyikapi status hubungan yang baru dijalani ini.

“Ya doakan saja ya, kan ini baru official ya,” ujar Sarwendah saat ditanya mengenai hubungannya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa ia menghargai doa dan dukungan dari publik, sembari menekankan bahwa hubungan ini masih berada dalam tahap awal.

Lebih lanjut, Sarwendah menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam melangkah ke jenjang yang lebih serius. Ia lebih memilih untuk menikmati setiap proses dan mengenal pasangannya lebih dalam. “Baru official, sabar ya kan, slow but sure gitu ya,” ungkapnya, menunjukkan pendekatan yang hati-hati namun penuh keyakinan. Ia juga mengaku belum memiliki target kapan akan kembali melepas status jandanya, prioritas utamanya saat ini adalah membangun fondasi hubungan yang kuat dan harmonis.

Keputusan Sarwendah untuk membuka diri terhadap hubungan baru ini disambut baik oleh banyak pihak. Penggemar dan publik luas mendoakan agar kisah cinta Sarwendah kali ini dapat berakhir bahagia dan membawa kebaikan bagi dirinya.

Perayaan Imlek 2026 yang Berbeda: Kesederhanaan dalam Kehangatan Keluarga

Di sisi lain kehidupan pribadinya, Sarwendah juga menjalani perayaan Imlek 2026 dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Meski tetap merayakan hari besar tersebut, kemeriahan ornamen dan tradisi yang biasanya identik dengan Imlek tampak lebih sederhana di kediamannya. Perbedaan ini disebabkan oleh masa berkabung yang masih dijalani oleh keluarga setelah kepergian ayahandanya, yang akrab disapa Yeye, yang belum genap satu tahun meninggal dunia.

“Imlek hari ini senang bisa kumpul bareng keluarga, tapi nggak boleh ada perayaan yang terlalu bagaimana karena kebetulan Yeye belum sampai satu tahun,” ujar Sarwendah saat ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Selasa, 17 Januari 2026. Kesederhanaan ini bukan berarti mengurangi makna kebersamaan, melainkan sebuah bentuk penghormatan terhadap almarhum.

Keluarga inti dan orang-orang terdekat menjadi fokus utama dalam perayaan kali ini. Acara makan bersama menjadi kegiatan utama yang dilakukan. Meskipun begitu, tradisi Imlek tetap dijalankan dengan beberapa penyesuaian yang disesuaikan dengan kepercayaan keluarga dan suasana berkabung.

Salah satu penyesuaian yang paling mencolok adalah larangan penggunaan warna merah, yang notabene adalah warna identik dengan perayaan Imlek. Sarwendah sendiri terlihat mengenakan busana berwarna biru pada momen tersebut. “Katanya boleh bagi angpao, tapi nggak boleh pakai amplop merah. Terus boleh makan-makan tapi sama keluarga, nggak boleh pakai baju warna terlalu merah,” jelasnya.

Tradisi barongsai yang biasanya selalu meramaikan rumah Sarwendah juga ditiadakan tahun ini. Ia telah menjelaskan kepada anak-anaknya mengenai kondisi keluarga saat ini, dan mereka menunjukkan pengertian yang baik. “Biasanya pasti ada barongsai di rumah. Sekarang nggak boleh ada barongsai. Anak-anak juga sudah dikasih tahu dan mereka ngerti,” tuturnya.

Meskipun perayaan berlangsung lebih sederhana, Sarwendah menegaskan bahwa kebersamaan keluarga tetap menjadi esensi utama dalam perayaan Imlek tahun ini. Baginya, momen berkumpul dengan orang-orang terkasih sudah merupakan kebahagiaan yang tak ternilai. “Yang penting bisa kumpul bareng keluarga, itu sudah cukup buat aku,” pungkasnya, menunjukkan apresiasi mendalam terhadap nilai-nilai kekeluargaan.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan