No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home hiburan

Ayu Ting Ting Sindir Ayah Rojak: Belanja Boros, Duit Duit Duit

Hidayat by Hidayat
24 Februari 2026 - 17:27
in hiburan
0

Kebiasaan Belanja Unik Ayah Ayu Ting Ting dan Ancaman Kecanduan Belanja Online

Ayu Ting Ting, penyanyi dangdut ternama, baru-baru ini menyinggung kebiasaan belanja sang ayah, Abdul Rozak, yang akrab disapa Ayah Rojak. Kebiasaan ini kerap membuat keluarga geleng-geleng kepala lantaran keunikannya. Hampir setiap hari, Ayah Rojak berbelanja menggunakan sistem Cash on Delivery (COD), di mana pembayaran dilakukan saat barang diterima. Dana untuk pembelian ini tentu saja berasal dari penghasilan Ayu Ting Ting.

Yang lebih menarik, Ayah Rojak kerap meminta anggota keluarga di rumah untuk membayarkan barang pesanannya begitu paket tiba. Kebiasaan ini terungkap ketika Ayu Ting Ting hendak berangkat syuting dan melihat ayahnya sedang mencoba sepatu boots baru yang dibelinya dari platform marketplace. Momen sederhana ini kembali memunculkan perbincangan mengenai kebiasaan belanja sang ayah.

“Kemarin kan gue sempet bilang di Lapor Pak kalau bapak gue itu kerjaannya COD setiap hari ngeluarin duit engga orang rumah yang disuruh bayar,” ungkap Ayu Ting Ting. Mendapat “teguran” dari putri kesayangannya yang menjadi tulang punggung keluarga, Ayah Rojak hanya bisa tersenyum.

Ayu Ting Ting kemudian meminta Ayah Rojak untuk memperlihatkan sepatu boots setinggi lutut yang sedang dicobanya. “Sekarang dia pesen ape lagi tuh lihat sepatu boots nya baru dateng,” ujar pelantun lagu “Alamat Palsu” ini. Ia juga menceritakan pengalaman sebelumnya ketika ayahnya membeli bibit tanaman secara daring, namun hingga kini benih tersebut tidak kunjung tumbuh. Ayu menduga bibit yang dibeli ayahnya adalah palsu. Diketahui, kakek Bilqis ini sedang gemar berkebun, bahkan Ayu berencana untuk memeriksa kebun ayahnya yang disebut-sebut sudah tertata rapi.

Ancaman Kecanduan Belanja: Fenomena Buying-Shopping Disorder (BSD)

Di balik kisah ayah Ayu Ting Ting, terselip isu yang lebih luas mengenai kebiasaan berbelanja, terutama di era digital ini. Siapa yang tidak suka berbelanja? Aktivitas ini seringkali memberikan rasa senang dan bahagia, apalagi dengan maraknya diskon di berbagai toko, terutama menjelang akhir tahun. Namun, bagi sebagian orang, belanja online telah berubah menjadi masalah serius. Fenomena ini dikenal sebagai Buying-Shopping Disorder (BSD), atau gangguan belanja kompulsif.

Baca Juga  Verrell Bramasta: "Berprestasilah, Jangan Cuma Nyinyir!"

Diperkirakan, sekitar 5 persen remaja di negara maju berjuang melawan kebiasaan belanja yang kompulsif dan obsesif. Pakar kesehatan bahkan menyerukan agar gangguan ini secara resmi diklasifikasikan sebagai penyakit mental. Kecanduan belanja terjadi ketika seseorang terus-menerus berbelanja hingga melampaui batas kemampuan dan secara negatif memengaruhi berbagai aspek kehidupannya. Ini merupakan salah satu efek samping dari pesatnya perkembangan e-commerce.

Sebuah penelitian berskala kecil yang diterbitkan dalam jurnal Comprehensive Psychiatry menemukan bahwa BSD telah merambah ke ranah ritel online. Sekitar sepertiga pasien yang mencari pengobatan untuk BSD dalam penelitian tersebut melaporkan bahwa gejala mereka dipicu oleh aktivitas belanja online.

“Tingginya angka buying-shopping disorder yang mengakibatkan gangguan fungsi di kehidupan sehari-hari harus diakui sebagai kondisi penyakit mental secara terpisah,” ujar Astrid Müller, peneliti utama studi tersebut dan psikoterapis di Hannover Medical School, Jerman. Meskipun demikian, penelitian ini masih memerlukan populasi yang lebih besar untuk menarik kesimpulan yang pasti. Dalam Klasifikasi Penyakit Internasional, BSD saat ini dikategorikan sebagai “gangguan kontrol impuls spesifik”, bukan sebagai gangguan kesehatan mental tersendiri.

BSD: Lebih dari Sekadar Belanja Berlebihan

BSD, atau belanja kompulsif, pada dasarnya merupakan perpaduan antara kecanduan dan gangguan kontrol impuls. Menurut Müller, kondisi ini ditandai dengan hasrat yang tak tertahankan untuk berbelanja. Sebagian besar barang yang dibeli oleh penderita BSD seringkali tidak diperlukan atau bahkan tidak pernah digunakan. Ironisnya, mereka rela menghabiskan uang lebih banyak dari yang mereka mampu.

Meskipun dorongan untuk berbelanja dapat memberikan sensasi menyenangkan, bahkan euforia, namun efek setelahnya bisa sangat melemahkan. Setelah melakukan pembelian, seringkali muncul perasaan bersalah, penyesalan, atau rasa malu. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat menimbulkan konflik besar dengan pasangan dan tentu saja merusak kondisi keuangan.

Baca Juga  Sinopsis lengkap Pengabdi Setan 2: Communion di Movievaganza spesial Tahun Baru Trans 7

Penting untuk membedakan BSD dengan overshopping atau belanja berlebihan yang sesekali dialami banyak orang. Direktur Klinik Kelainan Kontrol Impuls, Elias Aboujaoude, menjelaskan bahwa perbedaan utamanya terletak pada efek kesehatan mental dan dampak jangka panjang terhadap kehidupan seseorang.

Situs Belanja Online Memperburuk Keadaan

Belanja kompulsif bukanlah fenomena baru. Masalah ini telah dikenal sejak lebih dari 100 tahun lalu ketika psikiater Jerman, Emil Kraepelin, pertama kali mendefinisikannya sebagai “membeli mania”. Sejak saat itu, jutaan orang, termasuk tokoh publik, dilaporkan pernah mengalaminya.

Ketika internet pertama kali muncul, banyak yang beranggapan bahwa belanja online akan membantu pasien BSD karena dianggap dapat melindungi mereka dari godaan pemasaran di toko fisik. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Pemasaran online jauh lebih canggih dan ditargetkan secara mikro. Kemudahan berbelanja sepanjang waktu melalui internet justru semakin mempersulit pengendalian diri.

Selain kenyamanan “satu klik”, penelitian menunjukkan bahwa jauh lebih mudah menghabiskan uang virtual daripada uang tunai secara fisik. Satu studi menemukan bahwa orang cenderung menghabiskan 100 persen lebih banyak saat menggunakan kartu kredit dibandingkan uang tunai. Fenomena ini dikaitkan dengan konsep coupling, yaitu seberapa erat pembelian terkait dengan pembayaran. Saat membayar tunai, kita langsung menyadari biaya yang dikeluarkan. Namun, dengan kartu kredit, ada jeda waktu antara pembelian dan pembayaran, membuat kita kurang sadar akan pengeluaran.

“Kapan pun Anda ketika membeli sesuatu dengan satu klik, jarak antara Anda dan uang Anda jauh lebih besar sehingga Anda tidak sadar,” ujar April Benson, seorang psikolog yang berspesialisasi dalam overshopping.

Menurut Müller, berbagai faktor pemasaran online, seperti kecepatan transaksi, pilihan produk yang luas, penargetan iklan yang masif, dan sistem pembayaran yang mudah, dapat memicu “kecanduan” pada otak dan memperparah gangguan BSD.

Baca Juga  Pesan Terakhir Lula: Reza Arap Tersentuh Nasihatnya

Cara Mengatasi Buying-Shopping Disorder (BSD)

Mengatasi kebiasaan belanja kompulsif membutuhkan kesadaran dan langkah-langkah konkret. Donald Black, seorang profesor psikiatri yang banyak meneliti perilaku belanja kompulsif, merekomendasikan beberapa tips:

  • Singkirkan Pemicu: Jauhkan kartu kredit atau buku cek yang seringkali menjadi pemicu belanja kompulsif. Penggunaan uang tunai dapat membantu mengendalikan pengeluaran.
  • Hindari Berbelanja Sendirian: Kebanyakan orang cenderung tidak berbelanja secara kompulsif ketika ditemani orang lain. Kehadiran orang lain dapat memberikan pengingat dan dukungan.
  • Ganti Kebiasaan: Ganti waktu yang biasanya digunakan untuk berbelanja dengan kegiatan lain yang lebih bermakna dan hemat biaya.
    • Jalan-jalan santai
    • Bergabung dengan komunitas kebugaran
    • Menjadi relawan
    • Mencoba membuat kerajinan kreatif baru
      Semua kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan kesehatan mental.

Benson menyarankan pasiennya untuk mencatat setiap pengeluaran harian dan menilai pentingnya setiap item yang dibeli. Tujuannya adalah untuk menyadarkan diri tentang berapa banyak uang yang bisa dihemat jika hanya membeli barang-barang yang benar-benar diperlukan.

“Desakan untuk berbelanja pada akhirnya akan menghilang, terutama jika Anda tidak terus memberinya peluang,” tegas Benson. Ia menekankan pentingnya mengambil langkah nyata untuk membuat kemajuan dan mengatasi kebiasaan yang dapat melumpuhkan kehidupan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!
hiburan

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

24 April 2026 - 01:19
Millen Cyrus: Cewek atau Cowok? Biodata Keponakan Ashanty yang Viral Usai Unggah KTP
hiburan

Millen Cyrus: Cewek atau Cowok? Biodata Keponakan Ashanty yang Viral Usai Unggah KTP

23 April 2026 - 22:45
Sinopsis dan Daftar Pemain Film Focker-in-law, Termasuk Ariana Grande
hiburan

Sinopsis dan Daftar Pemain Film Focker-in-law, Termasuk Ariana Grande

23 April 2026 - 20:11
Playlist Popbela: Kebangkitan Suara
hiburan

Playlist Popbela: Kebangkitan Suara

23 April 2026 - 18:54
Ramalan Zodiak Hari Ini: Taurus Berani, Leo Menghadapi Perubahan
hiburan

Ramalan Zodiak Hari Ini: Taurus Berani, Leo Menghadapi Perubahan

23 April 2026 - 16:59
7 Cara Ia Hadapi Skandal Hubungannya dengan Hui Ju di Perfect Crown
hiburan

7 Cara Ia Hadapi Skandal Hubungannya dengan Hui Ju di Perfect Crown

23 April 2026 - 16:20
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Fakta Mengejutkan: Sisilah RA Kartini Ternyata Keturunan Majapahit!

Fakta Mengejutkan: Sisilah RA Kartini Ternyata Keturunan Majapahit!

24 April 2026 - 04:31
Rekomendasi Skechers untuk Tampil Trendy

Rekomendasi Skechers untuk Tampil Trendy

24 April 2026 - 04:12
Cuaca Malang Hari Ini: Cerah Sampai Berawan

Cuaca Malang Hari Ini: Cerah Sampai Berawan

24 April 2026 - 03:53
BNI Janjikan Kembalikan Dana Gereja Katolik Aek Nabara Rp 28 M, Denny Sumargo Menangis: Tuhan Jawab

BNI Janjikan Kembalikan Dana Gereja Katolik Aek Nabara Rp 28 M, Denny Sumargo Menangis: Tuhan Jawab

24 April 2026 - 03:33
Harga Baru Tabung Elpiji di Setiap Provinsi, Pemerintah Naikkan

Harga Baru Tabung Elpiji di Setiap Provinsi, Pemerintah Naikkan

24 April 2026 - 03:14

Pilihan Redaksi

Fakta Mengejutkan: Sisilah RA Kartini Ternyata Keturunan Majapahit!

Fakta Mengejutkan: Sisilah RA Kartini Ternyata Keturunan Majapahit!

24 April 2026 - 04:31
Rekomendasi Skechers untuk Tampil Trendy

Rekomendasi Skechers untuk Tampil Trendy

24 April 2026 - 04:12
Cuaca Malang Hari Ini: Cerah Sampai Berawan

Cuaca Malang Hari Ini: Cerah Sampai Berawan

24 April 2026 - 03:53
BNI Janjikan Kembalikan Dana Gereja Katolik Aek Nabara Rp 28 M, Denny Sumargo Menangis: Tuhan Jawab

BNI Janjikan Kembalikan Dana Gereja Katolik Aek Nabara Rp 28 M, Denny Sumargo Menangis: Tuhan Jawab

24 April 2026 - 03:33
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.