BI Tukar Uang Sobek: Solusi Warga Tanakeke

Diposting pada

Syarat Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia: Kondisi Minimal Dua Pertiga Keaslian

Dalam sebuah kegiatan layanan publik yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di halaman depan Kantor Desa Mattiro Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, muncul berbagai pertanyaan dari masyarakat. Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan berkaitan dengan kelayakan penukaran uang Rupiah yang mengalami kerusakan fisik, seperti sobek.

Menanggapi rasa ingin tahu warga Pulau Satanga, Desa Mattiro Baji, Staf Senior Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan, memberikan penjelasan rinci mengenai prosedur dan syarat yang berlaku. Ia menegaskan bahwa uang yang sobek masih memiliki peluang untuk ditukarkan dengan uang Rupiah yang baru atau layak edar. Namun, kesempatan ini tidak berlaku tanpa syarat.

Syarat Utama Penukaran Uang Sobek

Sofyan menjelaskan bahwa syarat krusial yang harus dipenuhi agar uang yang sobek dapat ditukarkan adalah kondisi keasliannya yang masih utuh minimal dua pertiga dari bagian aslinya. Ini berarti, jika uang tersebut sobek menjadi dua bagian atau lebih, setidaknya dua pertiga dari total luas uang asli harus masih ada dan dapat dikenali.

“Bisa ditukarkan, boleh,” ujar Sofyan, memberikan kepastian kepada warga yang hadir.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa nilai penukaran akan tetap sama dengan nilai nominal uang yang diserahkan. Artinya, jika warga membawa uang pecahan Rp100.000 yang sobek namun memenuhi kriteria, mereka akan tetap menerima uang baru senilai Rp100.000. “Kalau seratus, kembali seratus,” tegasnya.

Proses Penukaran yang Mudah dan Transparan

Selain mengenai kelayakan uang yang rusak, masyarakat juga mempertanyakan tata cara penukaran uang secara umum serta apakah ada biaya tambahan yang dikenakan dalam proses tersebut. Sofyan menjelaskan bahwa prosedur penukaran uang di Bank Indonesia dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat.

“Warga hanya perlu membawa uang yang ingin ditukar ke stan penukaran yang telah disediakan,” jelas Sofyan. Ia menekankan bahwa tidak ada biaya tambahan yang dikenakan untuk layanan penukaran uang ini. Bank Indonesia berkomitmen untuk memberikan layanan yang bebas dari pungutan liar dan mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (8/3/2026) tersebut, Bank Indonesia telah menyiapkan berbagai pecahan uang baru untuk ditukarkan, mulai dari nominal Rp1.000 hingga Rp20.000. Ketersediaan pecahan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai yang layak edar untuk berbagai keperluan.

“Jadi langsung saja, bapak ibu yang ingin menukarkan uangnya. Kita menyiapkan kuota Rp5,3 juta,” ungkap Sofyan, menginformasikan jumlah dana yang telah disiapkan untuk layanan penukaran uang pada hari itu.

Pasar Murah: Sembako Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Tidak hanya berhenti pada layanan penukaran uang, kegiatan yang diadakan oleh Bank Indonesia ini juga dirangkai dengan penyelenggaraan pasar murah. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sebanyak 250 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat. Paket sembako ini ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp60.000 per paket. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga normal yang diperkirakan mencapai Rp100.000.

“Kalau pakai QRIS, harganya turun lagi jadi Rp50 ribu,” tambah Sofyan, memberikan opsi pembayaran tambahan yang semakin menguntungkan bagi warga yang menggunakan sistem pembayaran digital.

Langkah Bank Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan layanan penukaran uang dan pasar murah ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui program-program seperti ini, Bank Indonesia berusaha untuk menjangkau langsung masyarakat di berbagai daerah, memberikan solusi atas kebutuhan mendesak, serta mengedukasi masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka terkait pengelolaan uang Rupiah. Keberadaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan warga di Kecamatan Kepulauan Tanakeke.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan