Safari Ramadan: Jembatan Kebersamaan Pemerintah dan Masyarakat Kapuas
Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui program Safari Ramadan. Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah momentum penting yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, sekaligus memastikan bahwa pemerintah benar-benar merasakan denyut nadi kehidupan warga.
Pada hari Senin, 2 Maret, rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas, HM Wiyatno, melakukan kunjungan ke Masjid Mihrabul Muhajirin yang berlokasi di Handel Melati, Desa Mawar Mekar, Kecamatan Pulau Petak. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini disambut dengan penuh antusiasme oleh seluruh warga. Sejak sore hari, jamaah telah memenuhi masjid, menciptakan suasana hangat dan penuh kekhusyukan saat rangkaian kegiatan Safari Ramadan dimulai.
Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menegaskan bahwa Safari Ramadan memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar acara seremonial. Beliau menyampaikan, “Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin terus menjalin kebersamaan dan memastikan pemerintah selalu hadir bersama masyarakat, terutama di bulan suci yang penuh berkah ini.” Pernyataan ini menekankan pentingnya kehadiran pemerintah yang tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam kebersamaan ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Program Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat: Dua Sisi Mata Uang Safari Ramadan
Lebih dari sekadar silaturahmi, Safari Ramadan juga menjadi wadah strategis bagi Bupati Kapuas untuk memaparkan berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Paparan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari peningkatan infrastruktur vital yang menunjang aktivitas ekonomi dan sosial, hingga perbaikan pelayanan dasar masyarakat yang meliputi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Bupati Wiyatno menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam upaya mendorong peningkatan kesejahteraan seluruh warga. Beliau menekankan bahwa pembangunan tidak akan optimal tanpa adanya masukan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, momentum Safari Ramadan juga dimanfaatkan secara maksimal untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Setiap warga diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan harapan, masukan, serta berbagai kebutuhan mendesak yang ada di lingkungan masing-masing. Diskusi dua arah ini menjadi sangat berharga bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kondisi riil di lapangan. Pendekatan partisipatif ini menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rangkaian Ibadah dan Dukungan Konkret untuk Umat
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Masjid Mihrabul Muhajirin tidak hanya diisi dengan dialog dan pemaparan program, tetapi juga dilanjutkan dengan kegiatan ibadah yang khidmat. Sesi buka puasa bersama menjadi momen kebersamaan yang menghangatkan, diikuti dengan pelaksanaan salat berjamaah yang memperkuat ikatan spiritual antara jamaah dan rombongan pemerintah.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan umat, Pemerintah Kabupaten Kapuas turut menyerahkan bantuan berupa perlengkapan keagamaan untuk Masjid Mihrabul Muhajirin. Bantuan ini diharapkan dapat semakin menunjang aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya yang diselenggarakan di masjid tersebut.
Pengurus masjid menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pemerintah daerah. Mereka berharap agar program Safari Ramadan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Harapan ini didasari oleh keyakinan bahwa kegiatan semacam ini akan senantiasa menjaga dan mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin erat antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Pulau Petak berlangsung dengan penuh kekhidmatan, kehangatan, dan menjadi sebuah potret nyata dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan seluruh elemen masyarakat dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan. Inisiatif seperti ini menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui kebersamaan dalam ibadah dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.




