Tambahnya 20 Ormas dalam FORMAS, Perkuat Peran Masyarakat Sipil
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, resmi menambahkan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru ke dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS). Penambahan ini dilakukan untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengawal berbagai program pemerintah yang sedang dijalankan.
Hashim, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina FORMAS, menyampaikan bahwa dengan penambahan tersebut, jumlah ormas yang bergabung dalam FORMAS saat ini mencapai 103 organisasi. Di antaranya adalah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Ia menjelaskan bahwa keberadaan FORMAS sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan menjaga keberlangsungan Indonesia. “Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo, agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat,” ujar Hashim.
Peran FORMAS dalam Mendukung Program Pemerintah
Ketua Dewan Pakar FORMAS, Serian Wijatno, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bentuk nyata dari upaya pihaknya dalam memperkuat peran ormas dalam mendukung serta mengawal program pembangunan pemerintah. “Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini,” ujar Serian.
Menurutnya, FORMAS tidak hanya bertindak sebagai wadah bagi ormas, tetapi juga berupaya memastikan bahwa kebijakan dan program strategis pemerintah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Semangat Baru dalam Mendukung Program Pemerintah
Sementara itu, Ketua Umum FORMAS, Yohanes Handojo Budhisedjati, menyampaikan bahwa penambahan anggota ormas semakin memperkuat barisan masyarakat sipil dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan,” ujar Handojo.
Ia menekankan bahwa FORMAS memiliki visi untuk menjadi mitra strategis dalam memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat secara langsung. Dengan tambahan 20 ormas, FORMAS semakin siap menjadi bagian penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat sipil dalam pembangunan nasional.
Kepedulian terhadap Kesejahteraan Rakyat
Dalam kesempatan ini, Hashim juga menyampaikan bahwa kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat menjadi salah satu alasan utama dibentuknya FORMAS. Ia mengatakan bahwa program seperti Mandiri Berkarya (MBG) lahir dari keprihatinan akan kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya sejahtera.
FORMAS, kata Hashim, berkomitmen untuk terus bergerak dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pemerintah. Dengan adanya penambahan ormas, semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat.
Tantangan yang Dihadapi Indonesia
Selain itu, Serian Wijatno menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk ormas. “FORMAS siap menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut,” katanya.
Dengan struktur organisasi yang lebih luas, FORMAS diharapkan bisa menjadi wadah yang efektif dalam mengakomodasi berbagai aspirasi masyarakat dan mendukung program pemerintah secara lebih optimal. Hal ini juga menjadi bukti bahwa peran masyarakat sipil sangat penting dalam membangun Indonesia yang lebih baik.




