No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Diya: Jembatan Informasi Tuli Tanahlaut, Perkaya Bahasa Isyarat

Luna by Luna
9 Maret 2026 - 01:33
in Lokal
0

Diya Lovena: Sang Jembatan Komunikasi di Pelaihari untuk Komunitas Tuli

Di tengah hiruk-pikuk ruang konferensi pers di Markas Kepolisian Resor Tanahlaut, perhatian audiens tak hanya tertuju pada penjelasan Kapolres mengenai berbagai kasus kriminalitas yang sedang ditangani. Di samping beliau, berdiri seorang perempuan muda dengan gestur tangan yang lincah dan sorot mata yang penuh konsentrasi. Ia dengan sigap menerjemahkan setiap kata yang terucap menjadi rangkaian gerakan yang dapat dipahami oleh mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran.

Perempuan muda ini adalah Diya Lovena, seorang juru bahasa isyarat (JBI) yang berasal dari Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan. Bagi sebagian besar orang, gerakan-gerakan tangan yang ia peragakan mungkin tampak seperti tarian tanpa makna. Namun, bagi para penyandang disabilitas rungu, gerakan tersebut adalah kunci utama, sebuah jembatan vital yang menghubungkan mereka dengan dunia informasi yang selama ini terasa sulit dijangkau.

Diya Lovena sehari-hari mengabdikan diri sebagai seorang pendidik di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Pelaihari. Sejak resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2020, ia telah mencurahkan energinya untuk mendidik anak-anak tunarungu. Baginya, bahasa isyarat bukan sekadar alat bantu komunikasi di dalam kelas, melainkan telah menjadi bahasa kehidupan yang esensial bagi para siswanya.

“Untuk anak tunarungu, memang sudah seharusnya diajarkan bahasa isyarat. Karena sebagian besar informasi yang mereka terima berasal dari stimulus visual,” jelas Diya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini mulai merambah peran sebagai juru bahasa isyarat pada awal tahun 2024. Awalnya, ia diminta untuk membantu menerjemahkan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala. Permintaan tersebut kemudian berlanjut ke sejumlah agenda publik lainnya, termasuk kegiatan yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tala. Sejak saat itu, Diya telah tampil setidaknya lima kali, bahkan lebih, sebagai JBI dalam berbagai acara dan kegiatan berskala publik.

Baca Juga  Festival Balon Pekalongan: Wali Kota Aaf Ingatkan Aturan Tambat

Tantangan di Balik Keluwesan Gerakan

Meskipun gerakannya terlihat luwes dan penuh keyakinan, Diya mengakui bahwa pekerjaan sebagai JBI bukanlah perkara mudah. Tantangan terbesar yang ia hadapi adalah bagaimana menyelaraskan kecepatan dan ketepatan ucapan narasumber dengan bahasa isyarat yang harus ia sampaikan.

“Kadang pembicara berbicara terlalu cepat. Jadi, kami harus benar-benar fokus agar isyarat yang kami sampaikan tetap sesuai dengan maksud asli dari pembicara,” ungkapnya dengan serius.

Selain tuntutan kecepatan, seorang JBI juga dituntut untuk menguasai repertoar kosakata bahasa isyarat yang sangat luas. Menghafal dan memahami makna di balik setiap isyarat adalah sebuah proses pembelajaran berkelanjutan yang terus ia jalani.

Keterbatasan Juru Bahasa Isyarat di Tala

Di Kabupaten Tanahlaut, keberadaan juru bahasa isyarat masih tergolong sangat terbatas. Bahkan, pemanfaatan JBI dalam berbagai kegiatan publik pun masih terbilang minim. Meskipun beberapa acara berskala besar telah mulai mengikutsertakan JBI, seperti konferensi pers Polres Tala pada Maret 2025 atau pembukaan Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalsel di Tala pada November 2025, namun di banyak kegiatan lain, terutama yang hanya disebarkan melalui platform media sosial, kehadiran penerjemah bahasa isyarat seringkali terlewatkan.

Padahal, menurut Diya, keberadaan JBI merupakan salah satu bentuk nyata dari inklusi sosial. Hal ini penting agar para penyandang disabilitas, khususnya mereka yang tunarungu, dapat memperoleh akses informasi yang setara tanpa adanya diskriminasi.

“Di tengah keramaian publik, pasti ada saja individu yang memiliki disabilitas. Oleh karena itu, sangat penting agar inti informasi tetap tersampaikan kepada mereka,” tegas Diya.

Menuju Layanan Inklusif yang Lebih Baik

Secara ideal, seorang juru bahasa isyarat seharusnya memiliki lisensi resmi yang dikeluarkan oleh Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ). Namun, hingga saat ini, di Tala, jumlah JBI yang memiliki lisensi resmi masih sangat sedikit. Meskipun demikian, di lingkungan sekolah tempat Diya mengajar, terdapat cukup banyak guru yang sebenarnya memiliki kemampuan menggunakan bahasa isyarat. Sayangnya, tidak semuanya memiliki keberanian untuk tampil di depan publik.

Baca Juga  Maling Mewah Jakarta: Polisi Kejar Spesialis Hotel Bintang

Dari segi honorarium, yang diterima oleh seorang JBI juga tidak selalu memiliki nominal yang tetap. Untuk acara-acara berskala besar, tarifnya biasanya mengacu pada standar kota besar seperti Banjarmasin, yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah per acara. Sementara itu, untuk kegiatan lain yang berdurasi sekitar dua jam, honornya bisa lebih rendah.

Namun, bagi Diya Lovena, nilai dari pekerjaan ini jauh melampaui sekadar imbalan materi. Ia memiliki harapan besar agar semakin banyak pihak yang menyadari betapa pentingnya kehadiran juru bahasa isyarat, terutama di era media sosial yang kini telah menjelma menjadi arena interaksi publik yang baru.

Harapan Diya ini sejalan dengan perkembangan positif di Pelaihari, yaitu mulai hadirnya Unit Layanan Disabilitas (ULD). Keberadaan ULD ini diharapkan dapat mendorong penguatan layanan yang inklusif, termasuk peningkatan penggunaan bahasa isyarat di ruang-ruang publik, demi terciptanya masyarakat yang lebih adil dan setara bagi semua.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral
Lokal

Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

23 April 2026 - 20:50
Pacaran di Batbat Kendari, Mahasiswa Jadi Korban Begal
Lokal

Pacaran di Batbat Kendari, Mahasiswa Jadi Korban Begal

23 April 2026 - 19:04
Polisi Tangkap Anggota LSM di Lampung Timur Diduga Pemerasan
Lokal

Polisi Tangkap Anggota LSM di Lampung Timur Diduga Pemerasan

23 April 2026 - 18:35
Hamas: Israel Sengaja Tunda dan Langgar Kesepakatan
Lokal

Gowa Masuk Lima Besar MTQ Sulsel 2026, Bangkitkan Generasi Cinta Al-Qur’an

23 April 2026 - 17:56
Prakiraan Cuaca Kepri Hari Ini, April 2026, dari BMKG Hang Nadim Batam
Lokal

Prakiraan Cuaca Kepri Hari Ini, April 2026, dari BMKG Hang Nadim Batam

23 April 2026 - 15:03
Warga Cilacap Terkejut Harga BBM Melonjak Tajam, Wiguna: Kenaikan yang Gila-Gilaan
Lokal

Warga Cilacap Terkejut Harga BBM Melonjak Tajam, Wiguna: Kenaikan yang Gila-Gilaan

23 April 2026 - 14:06
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

23 April 2026 - 21:09
WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

23 April 2026 - 21:00
Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana

Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana

23 April 2026 - 20:55
Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

23 April 2026 - 20:50
Terinspirasi dari Inggris, Ini Alasan Kimberly Ryder Memilih Bidan saat Melahirkan

Terinspirasi dari Inggris, Ini Alasan Kimberly Ryder Memilih Bidan saat Melahirkan

23 April 2026 - 20:30

Pilihan Redaksi

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

23 April 2026 - 21:09
WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

23 April 2026 - 21:00
Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana

Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana

23 April 2026 - 20:55
Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

23 April 2026 - 20:50
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.