DAMRI Layani Rute Tana Tidung – Tanjung Selor, Pahami Jadwal, Tarif, dan Imbauan Penting
Perusahaan Umum (Perum) DAMRI kini membuka layanan angkutan penumpang yang menghubungkan Kabupaten Tana Tidung (KTT) dengan Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara. Rute ini menjadi salah satu pilihan transportasi vital bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antara kedua wilayah tersebut, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi lainnya.
Layanan bus DAMRI ini beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan di pagi hari. Titik keberangkatan utama bagi penumpang berada di Terminal DAMRI yang berlokasi di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Lokasi terminal ini mudah dikenali karena berada tepat di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Tana Tidung.
Fasilitas dan Kapasitas Bus DAMRI
Bus DAMRI yang melayani rute Tana Tidung – Tanjung Selor memiliki kapasitas yang cukup memadai untuk menampung penumpang. Setiap bus dapat mengangkut hingga 45 orang penumpang. Kapasitas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk.
Durasi Perjalanan yang Perlu Diperhatikan
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat jam. Durasi ini bisa bervariasi tergantung pada kondisi lalu lintas dan cuaca di sepanjang rute. Oleh karena itu, penumpang disarankan untuk memperhitungkan waktu tempuh ini saat merencanakan perjalanan mereka.
Jadwal Keberangkatan Harian
Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, DAMRI menetapkan jadwal keberangkatan harian. Bus dari rute KTT – Tanjung Selor dijadwalkan berangkat pada pukul 09.30 WITA. Penting bagi penumpang untuk memperhatikan jadwal ini agar tidak ketinggalan bus.
Tarif yang Bervariasi Sesuai Titik Naik dan Turun
DAMRI menerapkan sistem tarif yang berbeda-beda, disesuaikan dengan titik naik dan turun penumpang di sepanjang rute. Perbedaan tarif ini bertujuan untuk memberikan keadilan bagi penumpang yang menggunakan layanan DAMRI dari berbagai lokasi.
Berikut adalah rincian tarif untuk rute dari wilayah Tana Tidung menuju Tanjung Selor:
- Tidung Pale (KTT) – Tanjung Selor: Rp100.000
- Sesayap – Tanjung Selor: Rp100.000
- Tidung Pale (KTT) – Panca Agung/Pimping: Rp80.000
- Sekatak Buji – Tanjung Selor: Rp85.000
- Panca Agung – Tanjung Selor: Rp60.000
- Tidung Pale (KTT) – Sekatak Buji: Rp50.000
Imbauan Keselamatan Perjalanan
Menyadari kondisi geografis dan potensi risiko di sepanjang rute, baik penumpang maupun pengemudi DAMRI diimbau untuk senantiasa mengutamakan keselamatan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama saat musim hujan.
“Untuk sopir maupun penumpang kami imbau selalu utamakan keselamatan selama diperjalanan, apalagi medan yang kita lalui itu cukup sulit terutama saat musim hujan,” ujar Arief.
Terdapat beberapa titik yang rawan longsor di sepanjang jalur yang dilalui. Oleh karena itu, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan. Pengemudi diharapkan selalu berhati-hati dalam mengendalikan kendaraan, sementara penumpang juga disarankan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari kru bus.
Tips untuk Penumpang
Untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan, masyarakat yang ingin menggunakan layanan DAMRI diimbau untuk datang lebih awal ke titik keberangkatan. Kedatangan lebih awal tidak hanya membantu menghindari keterlambatan, tetapi juga memastikan ketersediaan kursi, terutama jika ada lonjakan penumpang.
Layanan DAMRI ini diharapkan dapat terus menjadi solusi transportasi yang andal dan aman bagi masyarakat Tana Tidung dan Tanjung Selor, serta berkontribusi pada kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan Utara.



















