Program Mudik Gratis Pemerintah Kota Malang Dibuka, Fasilitasi Warga Rayakan Idul Fitri 1447 H
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan telah resmi membuka pendaftaran untuk program mudik gratis yang diperuntukkan bagi warga asli Kota Malang. Program ini merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi dengan lebih nyaman dan terjangkau. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, Senin, 9 Maret 2026, secara offline di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka Kota Malang Ramayana.
Program mudik gratis ini menyediakan delapan rute tujuan yang mencakup berbagai kota di Jawa Timur, menggunakan armada bus yang telah disiapkan. Namun, perlu dicatat bahwa kuota yang tersedia untuk program ini sangat terbatas, sehingga calon peserta diimbau untuk segera mendaftar selagi masih ada kesempatan.
Jadwal Penting Program Mudik Gratis:
- Waktu Pendaftaran:
Pendaftaran dibuka pada hari Senin, 9 Maret 2026, mulai pukul 09:00 hingga 15:00 WIB.
Lokasi pendaftaran berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka Kota Malang Ramayana. - Jadwal Keberangkatan:
Peserta yang telah terdaftar akan diberangkatkan pada hari Selasa, 17 Maret 2026. Jadwal keberangkatan ini memberikan waktu yang cukup bagi calon pemudik untuk mempersiapkan diri.
Persyaratan Pendaftaran yang Perlu Dipenuhi:
Untuk dapat mengikuti program mudik gratis ini, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan dasar. Persyaratan ini dirancang untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada warga asli Kota Malang yang membutuhkan.
- Status Kependudukan:
Peserta harus merupakan warga asli Kota Malang. Hal ini dibuktikan dengan dokumen kependudukan yang sah. - Dokumen yang Dibawa:
Calon pemudik wajib membawa dokumen-dokumen berikut saat melakukan pendaftaran:- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli Kota Malang.
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) asli yang mencantumkan domisili di Kota Malang.
Pastikan semua dokumen yang dibawa lengkap dan sesuai dengan persyaratan untuk menghindari kendala saat proses pendaftaran. Petugas di MPP Ramayana akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan.
Rute Tujuan Mudik Gratis yang Disediakan:
Pemerintah Kota Malang telah merancang delapan rute perjalanan mudik yang melayani berbagai wilayah di Jawa Timur. Rute-rute ini dipilih berdasarkan permintaan dan kebutuhan mayoritas warga Kota Malang yang merantau atau memiliki keluarga di daerah tersebut.
Berikut adalah rute-rute tujuan mudik gratis yang tersedia:
- Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek – Ponorogo: Rute ini mencakup beberapa kabupaten di bagian barat daya Jawa Timur, memberikan akses bagi warga yang menuju daerah-daerah tersebut.
- Malang – Blitar – Kediri – Jombang – Nganjuk – Madiun – Ngawi: Rute yang lebih panjang ini menjangkau beberapa kota dan kabupaten penting di Jawa Timur bagian barat, termasuk pusat-pusat aktivitas ekonomi.
- Malang – Lamongan – Bojonegoro: Rute ini melayani pemudik yang menuju wilayah utara Jawa Timur, khususnya daerah sekitar Lamongan dan Bojonegoro.
- Malang – Lamongan – Tuban: Rute alternatif menuju wilayah utara, fokus pada daerah pesisir utara Jawa Timur seperti Tuban.
- Malang – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi: Rute ini ditujukan bagi pemudik yang akan menuju wilayah timur Jawa Timur, termasuk daerah-daerah pesisir utara hingga ujung timur pulau Jawa.
- Malang – Probolinggo – Lumajang – Jember – Banyuwangi: Rute lain yang juga menuju timur, namun melalui jalur selatan Jawa Timur yang melewati Lumajang dan Jember sebelum mencapai Banyuwangi.
- Malang – Bangkalan: Rute ini secara spesifik melayani pemudik yang akan menuju Pulau Madura, khususnya wilayah Bangkalan.
- Malang – Sampang: Rute ini juga menuju Pulau Madura, namun fokus pada wilayah Sampang.
Dengan adanya program mudik gratis ini, Pemerintah Kota Malang berharap dapat meringankan beban biaya transportasi bagi warganya, serta mempererat tali silaturahmi antar keluarga saat momen Idul Fitri. Diharapkan partisipasi warga dalam program ini dapat berjalan lancar dan tertib, sehingga semua yang membutuhkan dapat terfasilitasi dengan baik.



















