Polemik Tiket Kapal Roro di Batam: Pemudik Kecewa, Kapolda Turun Tangan
Menjelang musim mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah, Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam, kembali dilanda polemik terkait tiket kapal roro. Kekesalan seorang pemudik yang kesulitan mendapatkan tiket melalui aplikasi resmi Ferizy.com bahkan membawanya mendatangi posko terpadu pelabuhan pada Jumat sore (13/3/2026). Situasi ini tidak luput dari perhatian otoritas, termasuk Kapolda Kepulauan Riau (Kepri).
Menanggapi maraknya keluhan dan dugaan praktik percaloan tiket kapal roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, melakukan kunjungan langsung ke pelabuhan pada Sabtu siang (14/3/2026). Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut adalah Gubernur Kepri, Kepala BP, dan Wadan Kodaeral IV. Rombongan tersebut langsung menuju posko terpadu pelabuhan untuk menggali informasi mendalam terkait kesulitan yang dihadapi para pemudik dalam memperoleh tiket.
Salah satu pemudik yang menjadi korban praktik ini adalah seorang ibu rumah tangga yang hanya dikenal dengan nama Wisnu. Bersama suaminya, ia mendatangi pelabuhan dengan harapan dapat memperoleh tiket keberangkatan menuju Kuala Tungkal, Jambi. Namun, kekecewaan menghampirinya saat mendapati tiket di aplikasi Ferizy.com tercatat kosong, sementara praktik percaloan justru marak dengan harga yang melambung tinggi. Tarif normal tiket kapal roro untuk penumpang pejalan kaki dari Batam ke Kuala Tungkal seharusnya hanya Rp186 ribu. Namun, di tangan para agen, tiket tersebut dijual dengan harga fantastis, mulai dari Rp350 ribu hingga Rp500 ribu per orang.
Menyikapi situasi ini, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik percaloan. Ia menyatakan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun dan akan menindak tegas para pelaku yang terbukti bermain mata dalam penyediaan tiket mudik. Pernyataan ini disampaikan langsung di pelabuhan, menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas praktik yang merugikan masyarakat.

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026: Menanti Kepastian Tanggal Lebaran
Menjelang perayaan hari kemenangan umat Islam, pertanyaan mengenai kapan Idul Fitri akan dirayakan di Indonesia masih menjadi tanda tanya. Penetapan tanggal 1 Syawal, atau hari Lebaran, di Indonesia secara tradisional dilakukan melalui mekanisme sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Sidang isbat ini merupakan momen penting yang biasanya dilaksanakan pada penghujung bulan Ramadan. Tujuannya adalah untuk memantau dan menentukan posisi hilal, yaitu penampakan bulan baru yang menjadi penanda awal bulan Syawal. Hasil dari sidang isbat inilah yang kemudian akan menjadi acuan resmi kapan umat Muslim di seluruh Indonesia akan merayakan Idul Fitri.
Tragedi di Padang: Wanita Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Angkatnya
Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, di mana seorang wanita paruh baya berinisial AY (50) menjadi korban penganiayaan sadis. Ia dibakar hidup-hidup oleh anak angkatnya sendiri pada Kamis (12/3/2026). Akibat kejadian mengerikan tersebut, korban mengalami luka bakar yang sangat parah, mencapai 70 persen dari luas tubuhnya.
Dugaan kuat menunjukkan bahwa tindakan keji ini telah direncanakan oleh pelaku. Sehari sebelum kejadian, pelaku dilaporkan meminta adiknya untuk membelikan satu botol bensin. Minyak bakar jenis pertalite inilah yang kemudian digunakan pelaku untuk menyiram dan membakar korban, meninggalkan luka fisik dan trauma mendalam.

Pemadaman Listrik di Singkep, Lingga: Gangguan Sistem Pembangkit PLTD Setajam
Warga di wilayah Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami pemadaman listrik mendadak pada Sabtu (14/3/2026). Pemadaman ini terjadi baik pada pagi maupun siang hari, menimbulkan keresahan di tengah aktivitas masyarakat.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dabo Singkep, Suheri, memberikan penjelasan terkait penyebab pemadaman tersebut. Ia mengungkapkan bahwa gangguan terjadi pada sistem pembangkitan di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Setajam. Saat ini, tim teknis PLN sedang berupaya keras untuk melakukan proses pemulihan (recovery) agar pasokan listrik dapat kembali normal. Suheri juga mengindikasikan kemungkinan adanya pemadaman listrik secara bergilir selama proses penanganan gangguan ini.

Safari Ramadan Bupati Karimun di Pulau Manda: Kolaborasi dengan Swasta untuk Kemajuan Daerah
Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Wali, Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, pada Jumat sore (13/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mendengarkan aspirasi langsung dari berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Karimun.
Dalam kunjungannya, Bupati Karimun juga menyempatkan diri untuk meninjau sebuah tambak udang yang saat ini terbengkalai. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong kemajuan daerah. “Jika kita berikhtiar dan berkolaborasi dengan pihak swasta, daerah ini pasti akan berkembang pesat. Tetap semangat membangun kehidupan di pulau ini,” ujar Bupati, memberikan motivasi kepada masyarakat Pulau Manda.

Nelayan di Lingga Dilaporkan Hilang Saat Melaut
Kekhawatiran melanda warga Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menyusul hilangnya salah seorang nelayan bernama Rahman Gani (65). Pria lansia tersebut dilaporkan hilang setelah pergi menjaring ikan pada Jumat malam (13/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Hingga Sabtu sore (14/3/2026), Rahman Gani belum juga kembali ke rumah, menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh warga pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB berhasil menemukan jaring milik korban. Namun, hingga berita ini ditulis, korban beserta perahunya belum ditemukan, menyisakan misteri dan harapan akan ditemukannya beliau dalam keadaan selamat.




















