• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Daerah

3.132 PPPK Paruh Waktu Terpilih: Alasan Bupati SBT Ungkap

Erwin by Erwin
13 Maret 2026 - 10:53
in Daerah
0

Bupati Seram Bagian Timur Beri Kepastian Status bagi Ribuan Tenaga Honorer Melalui Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

Keputusan strategis diambil oleh Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, untuk mengangkat 3.132 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi mendalam terhadap dedikasi dan pengabdian panjang para tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkungan pemerintahan daerah, namun belum memiliki status kepegawaian yang pasti. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang atas tiga opsi yang tersedia, masing-masing dengan implikasi yang berbeda.

Pertimbangan Tiga Opsi dan Dampaknya

Sebelum meresmikan pengangkatan PPPK paruh waktu ini, pemerintah daerah SBT dihadapkan pada tiga skenario pilihan yang krusial. Opsi pertama adalah menolak seluruh pengajuan tenaga honorer untuk diangkat menjadi PPPK. Opsi kedua adalah menerima sebagian tenaga honorer, sementara sisanya ditolak. Opsi ketiga, yang akhirnya dipilih, adalah menerima seluruh tenaga honorer yang memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Bupati Fachri Alkatiri mengungkapkan bahwa opsi pertama, yaitu menolak semua, sebenarnya merupakan pilihan yang paling mudah dari sisi finansial. Kondisi keuangan daerah yang sedang menghadapi keterbatasan menjadi pertimbangan utama. Namun, opsi ini mengabaikan realitas pengabdian puluhan tahun yang telah diberikan oleh para tenaga honorer.

Sementara itu, opsi kedua, yakni menerima sebagian dan menolak sebagian, dinilai memiliki risiko polemik yang tinggi di tengah masyarakat. Fachri khawatir jika keputusan ini diambil, akan muncul tudingan pilih kasih terhadap para tenaga honorer. “Kalau saya terima sebagian dan tolak sebagian, nanti muncul isu lagi bahwa Bupati pilih kasih,” ujar Bupati Fachri. Hal ini tentu akan menimbulkan ketidakpuasan dan kegaduhan di kalangan masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil.

Baca Juga  Hujan Batu dan Besi di Kantor BP Batam

Keputusan Manusiawi dan Pemberian Kepastian Status

Meskipun demikian, Bupati Fachri mengaku tidak sanggup jika harus menolak seluruh tenaga honorer yang telah mengabdikan diri begitu lama. Ia memaparkan bahwa banyak di antara mereka yang telah bekerja selama puluhan tahun dengan harapan dapat memperoleh status kepegawaian yang lebih baik, bahkan jika itu hanya sebagai PPPK paruh waktu. “Saya punya hak untuk tidak terima siapapun dengan alasan kondisi keuangan daerah terbatas. Saya yakin kalau saya tolak semua, pasti akan ada banyak air mata yang berguguran,” tuturnya dengan nada prihatin.

Keputusan untuk menerima seluruh 3.132 PPPK paruh waktu, meskipun akan menambah beban anggaran daerah secara signifikan, dinilai sebagai pilihan yang paling manusiawi. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk menunjang kebijakan ini diperkirakan mencapai Rp 11 miliar per tahun. Beban anggaran ini dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima demi memberikan kepastian status dan rasa penghargaan kepada para tenaga honorer.

Lebih lanjut, Bupati Fachri menegaskan bahwa dalam proses pengambilan keputusan ini, ia tidak mendasarkan pada kedekatan pribadi atau hubungan favoritisme. Fokus utamanya adalah pada pengabdian dan dedikasi para tenaga honorer kepada daerah. “Saya tutup mata terhadap siapa yang favorit dan siapa yang bukan. Saya lihat mereka ini anak-anak negeri yang sudah lama mengabdi bagi daerah,” jelasnya. Pendekatan ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa penghargaan diberikan berdasarkan kontribusi nyata, bukan berdasarkan koneksi personal.

Gaji dan Tantangan Keuangan

Keputusan monumental ini tentu saja membawa implikasi finansial yang tidak sedikit bagi kas daerah SBT. Dengan jumlah penerima yang sangat besar, yaitu 3.132 orang, pemerintah daerah harus menyediakan anggaran yang memadai. Untuk mengelola anggaran yang terbatas, ditetapkanlah skema gaji bagi para PPPK paruh waktu ini.

Baca Juga  Kabupaten Serang: Rp3,1 Miliar untuk Tanggap Bencana

PPPK paruh waktu di SBT akan menerima gaji sebesar Rp 250 ribu. Angka ini tentu relatif kecil, namun menjadi solusi dalam kerangka anggaran yang ada. Total anggaran yang dialokasikan untuk menggaji seluruh 3.132 PPPK paruh waktu ini adalah Rp 11 miliar per tahun. Skema gaji ini merupakan refleksi dari upaya pemerintah daerah untuk menyeimbangkan antara kebutuhan untuk memberikan kepastian status dan keterbatasan sumber daya keuangan yang dimiliki.

Kebijakan pengangkatan PPPK paruh waktu ini menjadi bukti nyata komitmen Bupati Fachri Alkatiri dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga honorer. Meskipun dihadapkan pada tantangan keuangan, prioritas diberikan pada pemberian kepastian status dan pengakuan atas jasa para pekerja yang telah lama berkontribusi bagi pembangunan daerah. Diharapkan, dengan status yang lebih jelas, para PPPK paruh waktu ini dapat menjalankan tugasnya dengan lebih bersemangat dan profesional, serta terus berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Seram Bagian Timur.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Validasi IPKD, Batam Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Batam

Validasi IPKD, Batam Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

18 Juni 2026 - 15:02
Polres Loteng Naik Tipe A: Struktur dan SDM Siap
Daerah

Polres Loteng Naik Tipe A: Struktur dan SDM Siap

18 Juni 2026 - 13:24
Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur, Ekonomi Daerah Bersemi
Daerah

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur, Ekonomi Daerah Bersemi

18 Juni 2026 - 12:06
Sekda Firmansyah Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Batam Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Batam

Sekda Firmansyah Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Batam Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

18 Juni 2026 - 12:02
Aktual

Waspada Flu Burung Varian Baru: Kemenkes Perketat Pengawasan di Sejumlah Daerah Termasuk Surabaya

18 Juni 2026 - 10:35
Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa
Batam

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

18 Juni 2026 - 09:02
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Swift’s Toy Story 5 Original Track Revealed

Swift’s Toy Story 5 Original Track Revealed

18 Juni 2026 - 15:34
Jadwal Indonesia Open 2026: Jonatan Christie vs Jason Teh Hari Ini

Jadwal Indonesia Open 2026: Jonatan Christie vs Jason Teh Hari Ini

18 Juni 2026 - 15:34
Kabar Surabaya: Suksesnya Festival Musik Terbesar 2024, Jejak Ratusan Ribu Penonton di Tanah Air

Kabar Surabaya: Suksesnya Festival Musik Terbesar 2024, Jejak Ratusan Ribu Penonton di Tanah Air

18 Juni 2026 - 15:31

Cuaca Bengkulu Tengah 2 Juni: Cerah Berawan, Hujan Ringan

18 Juni 2026 - 15:08
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In