Harga Emas Batangan Antam Tetap Stabil pada Akhir Pekan Ini
Harga emas batangan bersertifikat dari Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tidak mengalami perubahan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini menunjukkan stabilitas harga yang cukup baik di tengah situasi pasar yang dinamis.
Menurut data yang dirilis oleh situs Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan satu gram berada di kisaran Rp 2.893.000. Angka ini sama dengan harga yang tercatat pada Jumat, 20 Maret 2026, yang juga berada di level Rp 2.893.000 per gram. Stabilitas harga ini menunjukkan bahwa permintaan dan penawaran di pasar emas masih seimbang.
Selain itu, harga buyback emas Antam juga tetap stabil. Harga buyback untuk satu gram emas Antam saat ini berada di tingkat Rp 2.610.000 per gram. Angka ini sama dengan harga buyback yang tercatat pada hari sebelumnya, yaitu Jumat, 20 Maret 2026.
Berikut adalah daftar lengkap harga emas batangan Antam dalam berbagai ukuran berat per hari Sabtu, 21 Maret 2026, yang belum termasuk pajak:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.496.500
- Harga emas 1 gram: Rp 2.893.000
- Harga emas 5 gram: Rp 14.240.000
- Harga emas 10 gram: Rp 28.425.000
- Harga emas 25 gram: Rp 70.937.000
- Harga emas 50 gram: Rp 141.795.000
- Harga emas 100 gram: Rp 283.512.000
- Harga emas 250 gram: Rp 708.515.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.416.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.833.600.000
Penjelasan Mengenai Perbedaan Harga Berdasarkan Berat Batang Emas
Logam Mulia Antam menjual emas dan perak dalam berbagai ukuran berat, mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram. Biasanya, harga per gram emas Antam akan bervariasi tergantung pada berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena adanya biaya tambahan untuk proses pencetakan dan pengemasan. Sehingga, harga per gram emas Antam yang memiliki ukuran kecil cenderung lebih mahal dibandingkan dengan emas batangan yang lebih besar.
Secara umum, harga yang tercantum dalam daftar di atas merupakan harga per gram emas batang 1 kilogram. Harga ini sering digunakan sebagai patokan oleh pelaku bisnis emas di pasar Indonesia. Dengan demikian, harga tersebut menjadi acuan utama bagi para pembeli maupun penjual emas batangan.












