No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Mengapa Orang Ramah pada Orang Lain Tapi Marah ke Keluarga? Ini Penjelasan Psikolog

Rizki by Rizki
22 Maret 2026 - 22:23
in Opini
0

Mengapa Seseorang Bisa Ramah ke Orang Lain Tapi Mudah Marah ke Keluarga Sendiri?

Pernahkah Anda bertemu seseorang yang tampak ramah dan sabar saat berinteraksi dengan orang asing, tetapi justru mudah marah ketika berada di rumah bersama keluarganya? Fenomena ini menjadi topik hangat yang dibahas di media sosial setelah sebuah unggahan di Instagram mengangkat isu tersebut. Unggahan tersebut menanyakan apakah ada anggota keluarga yang memiliki perilaku seperti itu atau bahkan mungkin diri sendiri.

Unggahan tersebut memicu banyak respons dari warganet. Salah satu komentar menyebutkan, “Gue bingung. Punya luka apa dulu sampai segitunya marah ke anak?” Sementara yang lain berkomentar, “Yang paling sedih itu kita yang jadi sasarannya. Terus disalahkan tanpa sebab jelas.” Beberapa pengguna juga mengungkapkan bahwa mereka merasa terlibat dalam situasi serupa, dengan harapan untuk bisa keluar dari sikap jahat tersebut.

Lantas, mengapa seseorang bisa begitu ramah kepada orang lain, namun justru mudah meledak emosinya di rumah sendiri? Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Keluarga sebagai Zona Aman Emosional

Menurut psikolog klinis Adityana Kasandra Putranto, salah satu alasan utamanya adalah karena keluarga dianggap sebagai zona aman secara emosional. Di luar rumah, seseorang cenderung menahan diri karena takut ditolak, dihakimi, atau kehilangan relasi. Akibatnya, emosi terpendam sering kali dilepaskan di rumah.

Dengan kata lain, seseorang merasa keluarga tidak akan meninggalkannya, sehingga merasa bebas mengekspresikan emosi, termasuk kemarahan. Hal ini membuat mereka merasa nyaman untuk menunjukkan sisi yang lebih asli.

2. Peran Sosial vs Identitas Asli

Ketika berinteraksi dengan orang lain, seseorang biasanya mengenakan ‘topeng sosial’, yakni bersikap ramah, sopan, dan sabar untuk menjaga citra serta harmoni. Namun di rumah, topeng itu dilepas.

Baca Juga  Mengapa Cuti Mempengaruhi Kinerja Kerja?

Adityana menjelaskan, individu menunjukkan dirinya apa adanya, termasuk sisi yang lelah, kesal, atau frustrasi. Di lingkungan yang lebih intim, mereka merasa lebih bebas untuk mengekspresikan perasaan tanpa rasa takut akan penilaian.

3. Ekspektasi Tinggi terhadap Keluarga

Orang cenderung memiliki harapan lebih besar terhadap keluarga dibandingkan terhadap orang lain. Jika pasangan, orang tua, atau anak tidak sesuai ekspektasi, kita lebih mudah marah. Sementara orang luar tidak mendapat tekanan harapan sebesar itu.

Ini mencerminkan bahwa keluarga sering kali dianggap sebagai tempat untuk menuntut kepuasan emosional, sehingga ketika harapan tidak terpenuhi, kemarahan pun muncul.

4. Budaya “Menjaga Muka”

Budaya Indonesia yang kuat dalam menghormati orang luar, seperti anggapan bahwa tamu adalah raja, juga turut berperan. Namun, ketika di dalam rumah, batasan sopan santun sering kendur dengan pikiran bahwa “Ah, kan keluarga sendiri.”

Hal ini membuat seseorang merasa lebih bebas untuk tidak menjaga etika yang sama seperti di luar rumah, sehingga kemarahan bisa lebih mudah muncul.

5. Akumulasi Stres Harian

Setiap hari, seseorang mungkin menahan emosi di tempat kerja, di jalan, atau di lingkungan sosial. Ketika pulang ke rumah, semua beban itu dilepaskan. Hubungan dengan keluarga adalah tempat paling aman untuk mengekspresikan emosi, termasuk yang negatif.

Karena merasa diterima tanpa syarat, seseorang jadi menurunkan kontrol emosi di rumah. Di sisi lain, di ruang publik, tekanan sosial untuk menjaga citra membuat regulasi emosi lebih terjaga.

Selain itu, perilaku ini juga bisa dipengaruhi oleh pola yang ditiru sejak kecil. Jika seseorang tumbuh di keluarga yang sering mengekspresikan kemarahan secara bebas, pola itu bisa terbawa sampai dewasa. Ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki dampak besar pada cara seseorang mengelola emosi.

Baca Juga  7 shio berpeluang menerima kemudahan dan kelancaran di tahun kuda api 2026, lengkap dengan pesan pentingnya
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jangan Asal Bersikap, Gaya Orang Tua Bentuk Hubungan Kakak Adik
Opini

Jangan Asal Bersikap, Gaya Orang Tua Bentuk Hubungan Kakak Adik

30 April 2026 - 23:37
12 tanda suami tidak taat dalam Islam, merendahkan harga diri istri
Opini

12 tanda suami tidak taat dalam Islam, merendahkan harga diri istri

30 April 2026 - 22:52
Kisah Hidup Tokek Karakter Aming di Ghost in the Cell yang Menyentuh Hati
Opini

Kisah Hidup Tokek Karakter Aming di Ghost in the Cell yang Menyentuh Hati

30 April 2026 - 22:16
Apakah Kucing Bisa Merasa Cemburu?
Opini

Apakah Kucing Bisa Merasa Cemburu?

30 April 2026 - 22:11
5 Kebiasaan Belanja yang Dihindari Orang Kaya
Opini

5 Kebiasaan Belanja yang Dihindari Orang Kaya

30 April 2026 - 21:53
7 Alasan Anime Modern Tak Berani Tiru One Piece
Opini

7 Alasan Anime Modern Tak Berani Tiru One Piece

30 April 2026 - 21:12
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Panduan Lengkap Membeli POCO M7: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan

Panduan Lengkap Membeli POCO M7: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan

1 Mei 2026 - 00:13
Prabowo Minta Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi

Prabowo Minta Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi

1 Mei 2026 - 00:04
Wikipedia Dihentikan di RI Mulai Rabu (22/4/2026), Ini Penyebabnya

Wikipedia Dihentikan di RI Mulai Rabu (22/4/2026), Ini Penyebabnya

30 April 2026 - 23:59
Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi yang Perlu Anda Ketahui

Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi yang Perlu Anda Ketahui

30 April 2026 - 23:59
Satu Pilar Hilang, Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Satu Pilar Hilang, Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

30 April 2026 - 23:59

Pilihan Redaksi

Panduan Lengkap Membeli POCO M7: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan

Panduan Lengkap Membeli POCO M7: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan

1 Mei 2026 - 00:13
Prabowo Minta Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi

Prabowo Minta Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi

1 Mei 2026 - 00:04
Wikipedia Dihentikan di RI Mulai Rabu (22/4/2026), Ini Penyebabnya

Wikipedia Dihentikan di RI Mulai Rabu (22/4/2026), Ini Penyebabnya

30 April 2026 - 23:59
Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi yang Perlu Anda Ketahui

Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi yang Perlu Anda Ketahui

30 April 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.