Jambore Dunia 2027: Biaya & Syarat Lengkap

Diposting pada

Gerakan Pramuka Indonesia tengah bersiap untuk mengirimkan perwakilannya ke ajang Jambore Dunia ke-26 yang akan diselenggarakan di Gdansk, Polandia, pada tanggal 30 Juli hingga 8 Agustus 2027. Keputusan ini diambil oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, yang telah menetapkan estimasi biaya partisipasi sebesar Rp 67 juta per peserta. Biaya ini dibebankan kepada para peserta yang berasal dari Kwartir Daerah (Kwarda) di seluruh Indonesia.

Mayor Jenderal Purnawirawan Toto Siswanto, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi anggaran yang ada. “Kami menyadari adanya pemangkasan anggaran yang sedang dilakukan oleh pemerintah, oleh karena itu, setiap Kwarda hanya diminta untuk mengirimkan dua orang perwakilan, satu putra dan satu putri,” ujar Toto. Jumlah ini merupakan perwakilan resmi dari Gerakan Pramuka Indonesia yang akan bergabung dalam Jambore Dunia.

Jumlah peserta yang dikirim kali ini dipastikan akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Jambore Dunia sebelumnya di Korea Selatan, yang dihadiri oleh sekitar 1.400 orang dari Indonesia. Toto Siswanto menekankan bahwa angka Rp 67 juta per peserta tersebut masih bersifat estimasi atau perkiraan dan belum final. “Angka itu semuanya masih estimasi atau perkiraan, belum fix,” tegasnya.

Faktor Penentu Estimasi Biaya

Beberapa faktor utama yang memengaruhi estimasi biaya ini adalah:

  • Fluktuasi Harga Tiket Pesawat: Biaya tiket pesawat internasional merupakan komponen yang sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Biaya Pendaftaran dari Penyelenggara: Biaya pendaftaran ditetapkan oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM) dan disesuaikan dengan standar Polandia. Untuk Jambore Dunia kali ini, biaya pendaftaran per peserta diperkirakan sekitar 3.200 Zloty Polandia, yang setara dengan Rp 14 hingga Rp 15 juta.

Estimasi Rp 67 juta per peserta ini tidak hanya mencakup biaya pendaftaran, tetapi juga mencakup biaya tiket pesawat pulang pergi dan akomodasi selama berada di Polandia.

Struktur Kontingen dan Subsidi

Kwarnas Pramuka akan menanggung biaya untuk tim inti yang berjumlah tujuh orang. Tim inti ini bertugas untuk mendukung kelancaran partisipasi kontingen Indonesia, meliputi ketua kontingen, tim kesehatan, tim logistik, dan tim dokumentasi.

Selain itu, WOSM juga akan memberikan subsidi bagi sembilan peserta yang menunjukkan prestasi luar biasa. Subsidi ini bertujuan untuk meringankan beban biaya partisipasi bagi para pramuka berprestasi tersebut.

Kepastian mengenai rincian biaya final baru akan diumumkan pada bulan Desember 2026 atau Januari 2027, mengingat jadwal pelaksanaan Jambore Dunia yang masih cukup jauh, yaitu Agustus 2027.

Rincian Estimasi Biaya per Peserta

Berdasarkan surat edaran tertanggal 10 Februari 2026, Kwarnas merinci estimasi biaya sebesar Rp 67,2 juta per peserta. Rincian tersebut meliputi:

  • Fee Tuan Rumah: Sebesar 3.200 Zloty Polandia, yang diperkirakan mencapai Rp 15,36 juta.
  • Akomodasi: Dialokasikan sebesar Rp 44,6 juta untuk kebutuhan tempat tinggal selama kegiatan.
  • Perlengkapan Kontingen: Mencakup biaya untuk perlengkapan yang dibutuhkan oleh seluruh kontingen, sebesar Rp 3,393 juta.
  • Pelatihan dan Konsumsi: Disediakan anggaran sebesar Rp 780 ribu untuk keperluan pelatihan dan konsumsi peserta.
  • Biaya Visa: Diperkirakan sebesar Rp 3,1 juta untuk pengurusan visa ke Polandia.

Syarat dan Ketentuan Menjadi Peserta

Untuk dapat berpartisipasi dalam Jambore Dunia ke-26 di Polandia, para calon peserta harus memenuhi beberapa kriteria ketat yang telah ditetapkan:

  • Usia: Peserta harus berusia antara 14 hingga 16 tahun. Tanggal kelahiran yang dipersyaratkan adalah antara Agustus 2011 hingga Agustus 2013.
  • Tingkatan Pramuka: Peserta harus sudah mencapai tingkatan Pramuka Garuda, menunjukkan dedikasi dan pencapaian tertinggi dalam Gerakan Pramuka.
  • Status Keanggotaan: Wajib menjadi anggota Pramuka yang aktif dan memiliki rekam jejak yang baik.
  • Kesehatan: Kondisi fisik dan mental peserta harus dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani.
  • Kemampuan Bahasa Inggris: Peserta harus mampu berkomunikasi aktif dalam Bahasa Inggris, mengingat Jambore Dunia adalah ajang internasional.
  • Kemampuan Finansial: Calon peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk membiayai partisipasinya, meskipun ada subsidi yang mungkin tersedia.
  • Proses Seleksi: Peserta harus bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pembentukan kontingen yang diselenggarakan oleh Kwarnas.

Proses pendaftaran dan seleksi akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Batas akhir pendaftaran ke Kwarnas adalah tanggal 31 Maret 2026. Penyerahan berkas-berkas persyaratan akan dilakukan mulai tanggal 1 hingga 30 April 2026.

Selanjutnya, proses verifikasi dan penetapan struktur kontingen akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Pembayaran biaya partisipasi akan dilakukan secara bertahap, dengan jadwal pembayaran pada bulan Juni, Agustus, dan Oktober 2026.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan