Penampilan Spektakuler di Babak Spekta 8 Indonesian Idol 2026
Babak Spekta 8 Indonesian Idol 2026 berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Tema utama dari babak ini adalah “Idol and the Beat”, yang menggabungkan penampilan solo dan duet para peserta dengan aransemen musik EDM. Kolaborasi dengan produser musik ternama, Eka Gustiwana, membawa nuansa baru dalam penyajian lagu-lagu legendaris Indonesia.
Penampilan Solo yang Menggugah
Penampilan dimulai dengan Rio Lahskart yang membawakan lagu “Empat Mata” dari D’Bagindas. Maia Estianty menyampaikan bahwa Rio sudah siap untuk terjun ke industri musik dengan suaranya yang sejuk. Soleh Solihun menilai Rio mampu melahap berbagai genre lagu.
Kezi Stephanie tampil selanjutnya dengan lagu “Hampa Hatiku” dari Ungu. Rossa menilai Kezi cocok dengan lagu-lagu up-beat, meskipun ada beberapa nada yang belum tepat. BCL menilai Kezi memiliki aura bintang.
Dandy Panjawi membawakan “Biarlah” dari Nidji. Soleh Solihun menilai penampilannya baik, sementara Maia Estianty merasa vokal Dandy masih pop dan kurang bersatu dengan aransemen EDM. Judika dan BCL menilai Dandy tidak menyampaikan isi lagu secara maksimal.
Meidra tampil dengan lagu “Ketahuan” dari Matta Band. BCL menyukai penampilannya yang mencuri perhatian, sementara Judika menilai Meidra berhasil menyampaikan makna lagu meskipun ada beberapa bagian nada yang belum sempurna.
Josh Flo membawakan “Sahabat Jadi Cinta” dari Zigaz. BCL menikmati penampilannya, meskipun ada bagian yang tidak sempurna. Maia Estianty dan Rossa menilai Josh sudah mengerti cara membawakan lagu EDM dengan improvisasi yang baik.
Niki Becker tampil dengan lagu “I Miss You But I Hate You” dari Slank. BCL memberikan standing ovation, sementara Soleh Solihun memperhatikan ketidak-konsistenan pergantian lirik.
Ecky membawakan “Aku Masih Sayang” dari ST12. Soleh Solihun menyukai gaya cengkok Melayu khas Charlie ST12 yang ditampilkan Ecky, serta koreo yang asik.
Celyna Grace menutup penampilan solo dengan lagu “Mau Dibawa Ke Mana” dari Armada. Ia mendapatkan tiga standing ovation dari BCL, Maia Estianty, dan Rossa.
Penampilan Duet yang Menarik Perhatian
Penampilan duet dibuka oleh Josh Flo dan Niki Becker dengan lagu “Kau” dari Dua. Rossa menilai duet ini manis, meskipun ada bagian nada yang tidak tepat dari Niki Becker.
Dandy Panjawi dan Meidra berduet dengan lagu “Saat Bahagia” dari Ungu featuring Andien. Maia Estianty menilai mereka kehilangan tempo di tengah lagu, sementara koreo terlihat seperti Dandy sedang berusaha mendapatkan hati Meidra.
Ecky dan Kezi Stephanie berduet dengan lagu “Hikayat Cinta” dari Glenn Fredly featuring Dewi Perssik. Maia Estianty menilai penampilan masih belum sempurna, sementara BCL menikmati penampilan keduanya.
Panggung Spekta 8 ditutup oleh duet Rio Lahskart dan Celyna Grace dengan lagu “Rindu dalam Hati” dari Arsy Widianto dan Brisia Jodie. Duet ini mendapatkan standing ovation sempurna pertama di panggung Spektakuler Show. Soleh Solihun berdiri memberikan standing ovation, sementara Maia Estianty naik ke atas meja.
Hasil Eliminasi
Setelah semua peserta tampil, host Robby Purba dan Enzy Storia mengumumkan hasil voting terendah. Dandy Panjawi dan Josh Flo menjadi dua peserta dengan hasil voting terendah. Dandy Panjawi terpilih sebagai peserta dengan voting terendah, sehingga harus tereliminasi.
Peserta yang melaju ke babak Spekta 9 atau Top 7 adalah Rio Lahskart, Celyna Grace, Meidra, Ecky, Kezi Stephanie, Josh Flo, dan Niki Becker.




















