Seleksi Paskibraka Tahun 2026 di Kabupaten Kepahiang Dimulai
Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Upacara pembukaan digelar di halaman Kantor Kesbangpol Kepahiang pada Senin pagi (6/4/2026). Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepahiang Husni Thamrin, Kepala Kesbangpol Dendi beserta jajaran, unsur TNI-Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), tim seleksi, serta para peserta dari perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Kepahiang.
Acara dimulai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis dan diakhiri dengan doa serta foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB.
Proses Seleksi yang Dilakukan
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kepahiang, Dendi dalam laporannya menyampaikan bahwa seleksi Paskibraka merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka mempersiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 RI tahun 2026. Jumlah pendaftar sebanyak 157 orang, dan setelah melalui tahap verifikasi administrasi, sebanyak 129 peserta dinyatakan lulus, terdiri dari 62 putra dan 67 putri. Dari jumlah tersebut akan dipilih 35 orang sebagai Paskibraka Kabupaten, serta tiga pasang di antaranya akan diutus ke tingkat provinsi dan nasional.
Proses seleksi dilakukan secara menyeluruh meliputi aspek administrasi, kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, hingga kepribadian, dengan melibatkan tim dari TNI, Polri, tenaga medis, serta PPI. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan guna menjaring generasi muda yang berkualitas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Pesan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Dalam amanatnya, Husni Thamrin menekankan pentingnya kesungguhan dan sportivitas peserta dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. Ia menyatakan bahwa seleksi ini merupakan tahapan penting untuk memilih putra-putri terbaik yang akan bertugas sebagai Paskibraka pada HUT RI ke-81 Tahun 2026. Oleh karena itu, seluruh peserta harus mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar prestasi, melainkan amanah besar yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta integritas dan jiwa kepemimpinan. “Menjadi Paskibraka adalah amanah besar yang membutuhkan fisik, mental, integritas, serta jiwa kepemimpinan yang baik. Tunjukkan kemampuan terbaik selama seleksi berlangsung,” ujarnya.
Tugas dan Tanggung Jawab Panitia Seleksi
Pembina upacara juga meminta seluruh panitia dan tim seleksi untuk menjalankan tugas secara profesional dan objektif demi menghasilkan Paskibraka terbaik bagi Kabupaten Kepahiang. Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang siap menjadi contoh dan teladan dalam menjaga semangat kebangsaan serta kepercayaan masyarakat.
Proses Seleksi yang Menyeluruh
Proses seleksi Paskibraka tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga pada sikap mental dan kepribadian peserta. Setiap tahapan dilakukan dengan ketat dan transparan agar bisa memilih calon-calon terbaik yang mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Paskibraka yang terpilih benar-benar layak dan mampu mewakili Kabupaten Kepahiang dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026.
Keberlanjutan dan Harapan Masa Depan
Dengan adanya seleksi ini, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para pelajar di Kabupaten Kepahiang untuk lebih giat belajar dan berdisiplin. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka, peserta yang terpilih akan memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari salah satu kegiatan nasional yang penuh makna dan penghargaan.



















