No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional Kesehatan

6 cara ajarkan anak agar tak jadi pelaku pelecehan seksual menurut psikolog

Wafaul by Wafaul
27 April 2026 - 15:32
in Kesehatan
0

Kasus chat mahasiswa FH UI yang viral baru-baru ini tentu menjadi tamparan keras bagi kita semua.

Candaan bernada pelecehan terhadap perempuan yang justru muncul di lingkungan pendidikan membuat kita sadar, banyak anak muda yang gagal memahami batasan, empati, dan rasa hormat.

Dari kasus tersebut, terlihat bahwa normalisasi pelanggaran batasan sudah terjadi di usia muda, Ma.

Menanggapi hal ini, Psikolog Anak dan Remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, M.Psi., menekankan bahwa pencegahan pelecehan harus dimulai sejak dini, bukan saat anak sudah dewasa.

Berikut rangkumkan beberapa cara yang bisa orangtua praktikkan di rumah untuk mengajarkan anak agar tidak menjadi pelaku pelecehan seksual di kemudian hari.

1. Ajarkan empati dan rasa hormat

Vera menjelaskan bahwa fondasi utama agar anak tidak menjadi pelaku pelecehan adalah memiliki empati.

Anak harus dibiasakan melihat orang lain sebagai manusia yang punya perasaan dan batasan, bukan sekadar objek atau sumber kesenangan semata.

Mama bisa melatih anak untuk mulai peduli ketika temannya sedih, atau memahami bahwa tubuh dan perasaan orang lain itu berharga.

Dengan empati, anak akan berpikir ulang sebelum melakukan sesuatu yang bisa menyakiti orang lain.

2. Kenalkan konsep consent sejak kecil

Saat terjadi kasus pelecehan seksual, istilah consent sering kali muncul. Ini adalah persetujuan, yang bukan hanya soal hubungan dewasa.

Sejak kecil, anak perlu diajarkan untuk menghargai ketika seseorang tidak mau disentuh, dipeluk, atau dijadikan bahan bercanda.

Vera menekankan bahwa konsep “tidak berarti tidak” harus menjadi kebiasaan.

Ajarkan anak untuk selalu meminta izin sebelum menyentuh temannya, dan ajari pula bahwa mereka berhak menolak jika tidak nyaman. Dengan begitu, anak tumbuh paham bahwa batasan pribadi adalah hal yang serius.

Baca Juga  Latihan Soal PJOK Kelas 2 Semester 1: Sukses Ujian

3. Orangtua harus menjadi contoh

Sebagai peniru ulung, anak belajar paling kuat dari apa yang mereka lihat di rumah.

Itulah mengapa para ahli, termasuk Vera, mengingatkan bahwa orangtua perlu memberikan contoh konkret, misalnya bagaimana cara Papa memperlakukan Mama dengan penuh hormat, dan sebaliknya.

Ketika anak menyaksikan bahwa dalam keluarganya tidak ada kekerasan verbal, fisik, atau pelecehan dalam bentuk candaan, mereka akan meniru pola relasi yang sehat.

Untuk itu, jadilah model utama dalam menghormati pasangan dan anggota keluarga lain. Dengan begitu, anak pun akan menerapkan hal serupa dalam lingkungan pertemanannya.

4. Bangun komunikasi teruka

Anak perlu merasa aman untuk bertanya tentang seksualitas, relasi, dan batasan tanpa takut dimarahi atau dihakimi.

Itulah mengapa perlu adanya komunikasi terbuka antara anak dan orangtua, untuk mencegah anak mencari informasi dari sumber yang salah atau ikut-ikutan candaan tidak sehat.

Mama bisa memulai topik ringan sejak dini, seperti “Kamu boleh bilang tidak kalau ada yang memelukmu tanpa izin.”

Dengan komunikasi yang hangat, anak akan lebih nyaman mendiskusikan hal-hal yang mengganggu pikirannya, termasuk tentang seksualitas.

5. Koreksi perilaku yang kurang tepat sejak dini

Sering kali orangtua tertawa atau menganggap lucu ketika anak kecil menarik rambut teman perempuannya atau melucu soal bagian tubuh.

Nah, berawal dari candaan inilah yang justru jadi perilaku keliru yang perlu diluruskan, Ma.

Vera memeringatkan bahwa jangan pernah menormalisasi ucapan seperti “namanya juga anak laki-laki” karena justru di situlah pembentukan nilai harus dilakukan.

Setiap perilaku yang mengarah pada pelanggaran batasan, sekecil apa pun itu, maka harus segera dikoreksi. Jelaskan dengan tenang mengapa hal tersebut tidak boleh diulang, dan arahkan ke perilaku yang lebih hormat.

Baca Juga  Dua Penghargaan Dunia, Siloam Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi di Siloam Fair 2026 Medan

6. Ajarkan tanggung jawab digital

Terakhir, Vera juga mengingatkan orangtua untuk mengajarkan anak etika bermedia sosial.

Di era digital, pelecehan tidak hanya terjadi secara fisik, tapi juga lewat pesan teks, meme, atau komentar di media sosial.

Anak perlu paham bahwa mengirim gambar tidak pantas, membuat candaan seksis di grup chat, atau mengomentari tubuh orang lain secara online adalah bagian dari pelecehan.

Ajarkan anak untuk selalu berpikir sebelum mengetik, dan laporkan jika melihat konten yang melanggar batasan. Dengan tanggung jawab digital, mereka tidak akan menjadi bagian dari budaya pelecehan di media sosial.

Mencegah anak menjadi pelaku pelecehan seksual bukan berarti menuduh anak kita melakukannya ya, Ma, justru membekali mereka dengan nilai empati, consent, dan rasa hormat sejak dini.

Dengan konsistensi di rumah, komunikasi terbuka, dan koreksi perilaku yang tepat, Mama bisa membantu melahirkan generasi yang lebih aman, beradab, dan menghargai sesama manusia.

Viral, Ini Kronologi 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat 5 Cara Lindungi Anak dari Pelecehan Seksual, Jaga Anak Mama! Ramai Grok AI di X Jadi Alat Pelecehan Digital, Bisa Melucuti Baju Hanya Pakai Prompt

Tags: ajarkankesehatanmenurutpelakupelecehanpsikologseksual
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

5 Cara Efektif Meningkatkan Imunitas untuk Cegah Campak
Kesehatan

5 Cara Efektif Meningkatkan Imunitas untuk Cegah Campak

27 April 2026 - 17:08
Ramalan Shio Hari Ini April 2026: Jaga Emosi dan Kesehatan di Waktu Sibuk
Kesehatan

Ramalan Shio Hari Ini April 2026: Jaga Emosi dan Kesehatan di Waktu Sibuk

27 April 2026 - 16:11
Cara Mendaftar Loker BPJS Kesehatan: Persyaratan dan Kualifikasi Anggota Komite Non Dewan Pengawas
Kesehatan

Cara Mendaftar Loker BPJS Kesehatan: Persyaratan dan Kualifikasi Anggota Komite Non Dewan Pengawas

27 April 2026 - 03:21
Emanuel Laga Kobun, 7 Tahun Berkhidmat Tanpa Gaji Sebagai Nakes Sukarela
Kesehatan

Emanuel Laga Kobun, 7 Tahun Berkhidmat Tanpa Gaji Sebagai Nakes Sukarela

26 April 2026 - 23:31
Janin Tidak Berkembang, Apakah Perut Tetap Membesar?
Kesehatan

Janin Tidak Berkembang, Apakah Perut Tetap Membesar?

26 April 2026 - 22:52
Rahasia Marsha Timothy Jadi Glowing di Usia 40-an!
Kesehatan

Rahasia Marsha Timothy Jadi Glowing di Usia 40-an!

26 April 2026 - 19:40
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Picu Kenaikan Harga Barang

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Picu Kenaikan Harga Barang

27 April 2026 - 19:04
Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Studi Mahasiswa Fakultas Hukum Internasional UII Yogyakarta

Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Studi Mahasiswa Fakultas Hukum Internasional UII Yogyakarta

27 April 2026 - 19:01
Pansus DPRD Batam Gelar Rapat Lanjutan, Bahas Ranperda PSU Perumahan

Pansus DPRD Batam Gelar Rapat Lanjutan, Bahas Ranperda PSU Perumahan

27 April 2026 - 19:00
Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah

Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah

27 April 2026 - 19:00
Ramalan Zodiak Leo dan Virgo April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

27 April 2026 - 18:45

Pilihan Redaksi

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Picu Kenaikan Harga Barang

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Picu Kenaikan Harga Barang

27 April 2026 - 19:04
Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Studi Mahasiswa Fakultas Hukum Internasional UII Yogyakarta

Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Studi Mahasiswa Fakultas Hukum Internasional UII Yogyakarta

27 April 2026 - 19:01
Pansus DPRD Batam Gelar Rapat Lanjutan, Bahas Ranperda PSU Perumahan

Pansus DPRD Batam Gelar Rapat Lanjutan, Bahas Ranperda PSU Perumahan

27 April 2026 - 19:00
Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah

Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah

27 April 2026 - 19:00
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.