Kritik Pedas Irlan Alarancia kepada Persija Jakarta
Pentolan The Jakmania, Irlan Alarancia, atau lebih dikenal dengan sebutan Abi Irlan, menyampaikan kekecewaannya terhadap performa Persija Jakarta di musim ini. Meskipun Macan Kemayoran berhasil menempati posisi ketiga dalam klasemen Super League 2025/2026, ia menilai bahwa pencapaian tersebut belum cukup untuk memenuhi target yang diharapkan oleh para suporter.
Abi Irlan menilai bahwa perlu adanya perombakan besar-besaran di tubuh klub, mulai dari jajaran manajemen hingga pemain. Menurutnya, perubahan tidak hanya harus dilakukan pada level pelatih dan pemain, tetapi juga melibatkan struktur tertinggi di klub, termasuk posisi Presiden Klub yang saat ini dijabat oleh Mohamad Prapanca.
“Kalau mau dibilang dirombak, ya bagi gua wajib dirombak. Malah dirombak bukan hanya ke pelatih, bukan hanya ke pemain ya, tapi dirombak juga dari presiden klubnya,” ujarnya kepada wartawan.
Penilaian Terhadap Pemimpin Klub
Abi Irlan menilai bahwa masa kepemimpinan Prapanca sudah cukup lama, mengingat Persija Jakarta belum mampu meraih gelar juara. Ia juga menilai bahwa Bambang Pamungkas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Klub, tidak lagi cocok berada di posisi tersebut.
“Presiden klub Prapanca gua rasa udah cukup tahun ini dan dia harus mundur. Bambang Pamungkas, mohon maaf Bepe, posisi Mas Bambang juga gua lihat di sini nggak tahu sebagai apa. Gua rasa juga gagal, Mas Bepe sudah harus mundur,” katanya.
Selain itu, Abi Irlan juga meminta Ardi Tjahjoko, yang saat ini menjabat sebagai Manajer Persija Jakarta, untuk mundur dari jabatannya. Menurutnya, sosok Purnawirawan TNI-AU tersebut tidak mampu memimpin para prajuritnya dengan baik.
“Pak Ardi, gua rasa juga harus mundur. Karena Pak Ardi gua melihat bukan seorang ksatria ya, walaupun beliau dari TNI. Bukan seorang petarung, bukan seorang pejuang, bukan seorang prajurit yang bisa meng-orkestra tarunanya, meng-orkestra prajuritnya di lapangan,” ujarnya.
Kekecewaan Saat Kekalahan dari Persib Bandung
Abi Irlan juga menyampaikan kekecewaannya saat Persija Jakarta kalah dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda. Ia menilai bahwa sosok Ardi tidak hadir menemui para suporter yang datang langsung ke stadion. Hanya Bambang Pamungkas yang datang menghampiri suporter.
“Gua terima kasih buat Mas Bepe sudah mau mendengarkan masukan anak-anak, kritikan anak-anak, bahkan cacian anak-anak. Jadi gua harap terakhir untuk Mas Bepe, Mas Panca, Pak Ardi, cukup tahun ini. Rombak total manajemen Persija,” tambahnya.
Pendapat Mengenai Pelatih
Meski menyampaikan kritik keras terhadap manajemen, Abi Irlan menegaskan bahwa sebagai suporter, ia akan tetap mendukung siapa pun pelatih yang dipilih oleh klub. Namun, ia menilai bahwa suporter memiliki hak untuk memberikan masukan kepada jajaran manajemen sebelum skuad Macan Kemayoran terbentuk untuk musim depan.
“Pelatih tinggal nunggu siapa presiden berikutnya. Kalau mau masih tetap Souza, gua nggak bisa ikut campur. Karena kita punya lagu ‘masa bodo dengan manajemen’ gitu, masa bodo dengan manajemen. Jadi kita sebagai suporter dukung aja. Cuman sebelum tim terbentuk, kita wajib kasih masukan, kita wajib kasih evaluasi, kita wajib kasih tekanan ke manajemen. Pilih pelatih yang bagus, pilih pemain yang bagus untuk skuad Persija tahun depan,” pungkas Abi Irlan.



















