No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

Luna by Luna
18 Mei 2026 - 19:29
in politik
0

Ringkasan Berita

Pegiat media sosial Said Didu menyebut praktik judi online di Indonesia diduga terbagi ke dalam dua kelompok besar. Meski disebut memiliki koordinator berbeda, kedua kelompok itu diduga mempunyai sosok “pelindung” yang sama. Ia juga mengungkap adanya informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak tertentu yang dekat dengan lingkaran kekuasaan dalam mengendalikan jaringan judi online luar negeri.

Penggerebekan markas judi online di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, kembali menjadi perhatian publik. Kasus ini memunculkan dugaan adanya jaringan judi online berskala internasional yang diduga beroperasi di Indonesia dengan pola terorganisir. Said Didu menyebut praktik judi online di Indonesia terdiri dari dua kelompok, yaitu yang beroperasi di dalam negeri dan yang dikendalikan dari luar negeri.

Menurutnya, meski memiliki koordinator berbeda, kedua kelompok tersebut diduga memiliki pelindung yang sama. Pernyataan tersebut disampaikan Said Didu melalui akun media sosial pribadinya dan langsung menarik perhatian warganet. Ia juga menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu yang dekat dengan lingkaran kekuasaan dalam mengendalikan jaringan judi online luar negeri. Dugaan itu turut dikaitkan dengan pengiriman Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bekerja sebagai operator di Kamboja.

“Info bahwa Judi Online (Judol) di Indonesia terdiri dari 2 (dua) kelompok, yaitu Judol yg beroperasi di dalam negeri dan di luar negeri yang dikoordinir oleh orang yg berbeda, tapi “pelindungnya”sama,” tulis Said Didu dikutip Warta Kota dari X pribadinya, Senin (11/5/2026).

Menurut Said Didu, pola koordinasi jaringan yang digerebek di kawasan Hayam Wuruk diduga memiliki kemiripan dengan jaringan judi online yang beroperasi di luar negeri. Hal itu dinilai memperkuat dugaan adanya keterhubungan antarjaringan. Kasus penggerebekan ini pun dinilai menjadi momentum penting bagi aparat penegak hukum untuk membongkar jaringan judi online hingga ke akar-akarnya. Publik kini menanti langkah lanjutan dari aparat terkait pengusutan kasus tersebut.

Baca Juga  Presiden Sebut 1.800 Perlintasan Sebidang di Jawa Butuh Rp4 Triliun

Said Didu berharap pengungkapan kasus di Jakarta Barat tidak berhenti pada level operator semata. Ia menilai penindakan harus dilakukan secara menyeluruh agar praktik judi online dapat diberantas secara tegas. Di bawah pemerintahan Prabowo Subianto, penanganan kasus judi online disebut diharapkan menjadi lebih serius dan menyentuh aktor-aktor besar di balik jaringan tersebut.

Sorotan publik terhadap kasus ini pun terus menguat, terutama terkait dugaan adanya jaringan internasional yang selama ini disebut leluasa menjalankan operasinya di Indonesia.

Lokasi Penggerebekan Masih Dijaga Polisi

Sementara itu, Polda Metro Jaya masih menempatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk melakukan penjagaan di gedung perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pascapenindakan terhadap praktik perjudian online jaringan internasional yang sebelumnya terungkap di lokasi tersebut, Senin (11/5/2026). Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto membenarkan masih adanya personel yang bersiaga di kawasan apartemen tersebut.

“Benar, saat ini masih terdapat personel Brimob Polda Metro Jaya yang melaksanakan penjagaan di kawasan Apartemen Hayam Wuruk,” kata Budi dalam keterangannya, Senin. Ia menjelaskan, penjagaan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan pascapenindakan yang telah dilakukan sebelumnya. Adapun kehadiran aparat di lokasi bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Penjagaan tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan pascapenindakan yang telah dilakukan sebelumnya,” tutur dia. “Kehadiran personel di lokasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” lanjutnya. Budi menambahkan, sebanyak satu pleton atau 30 personel Brimob Polda Metro Jaya disiagakan di lokasi. Pengamanan tersebut dipimpin oleh Ipda Hamdan.

Terkait durasi penjagaan, pelaksanaannya bersifat situasional dengan mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan pengamanan di lapangan. Sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar praktik sindikat judi online yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta. Dalam penggerebekan tersebut, aparat mengamankan sebanyak 321 orang yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian daring berskala internasional. Dari total pelaku yang diamankan, sebanyak 320 orang merupakan warga negara asing (WNA), sedangkan satu lainnya adalah warga negara Indonesia (WNI).

Baca Juga  Agar Kasus TKW Muijah Tidak Terulang, Wabup Serang Najib Hamas Ingatkan PMI Harus Berangkat Melalui Jalur Formal

Ratusan tersangka itu kemudian digiring menggunakan bus menuju rumah detensi Imigrasi pada Minggu (10/5/2026) sore. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengatakan para WNA tersebut untuk sementara dititipkan di dua lokasi rumah detensi Imigrasi, yakni di kawasan Kuningan dan Jakarta Barat. Sementara satu tersangka WNI dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Total ada 321 orang yang diamankan. Sebanyak 320 merupakan WNA dan satu orang WNI,” ujar Wira, Minggu (10/5/2026). Pantauan di lokasi menunjukkan suasana pengamanan berlangsung ketat. Para tersangka tampak digiring secara berkelompok menuju bus pengangkut dengan pengawalan aparat kepolisian. Sebagian dari mereka mengenakan pakaian santai dan menutupi wajah saat dibawa keluar dari lokasi penindakan.

Pengungkapan kasus ini menambah daftar panjang praktik judi online yang dikendalikan jaringan lintas negara dan beroperasi di Indonesia. Aparat menduga para pelaku menjalankan aktivitas perjudian berbasis daring dengan sistem terorganisasi, termasuk dugaan pengelolaan server, operator, hingga layanan pelanggan. Hingga kini, Bareskrim Polri masih mendalami peran masing-masing pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya aliran dana dan keterlibatan jaringan internasional lain dalam kasus tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait status keimigrasian para WNA yang diamankan.

Keberadaan ratusan WNA dalam satu operasi penggerebekan sekaligus menjadi sorotan tersendiri. Aparat kini menelusuri legalitas izin tinggal dan aktivitas para tersangka selama berada di Indonesia. Kasus ini disebut menjadi salah satu pengungkapan besar praktik judi online di wilayah Jakarta dalam beberapa waktu terakhir. Polisi memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar aktor utama di balik operasional sindikat tersebut.

Komposisi Pelaku dan Modus Operandi

Dari total 321 WNA yang ditangkap, mayoritas berasal dari Vietnam dengan jumlah 228 orang, disusul oleh 57 warga Tiongkok. Sisanya terdiri dari warga negara Myanmar (13 orang), Laos (11 orang), Thailand (5 orang), serta Malaysia dan Kamboja masing-masing 3 orang. Dalam dua bulan operasinya, sindikat ini diketahui telah memanfaatkan sedikitnya 75 domain dan situs judi online untuk menjaring korban. Di lokasi kejadian, polisi juga menyita tumpukan barang bukti mulai dari paspor para pelaku, ponsel, laptop, perangkat komputer, hingga tumpukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Indonesia Jadi Target Baru Kejahatan Siber

Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, menyoroti fenomena yang cukup mengkhawatirkan. Ia menilai terdapat pergeseran pola operasi kejahatan siber internasional ke wilayah Indonesia. Hal ini dipicu oleh penertiban besar-besaran yang sebelumnya dilakukan oleh otoritas keamanan di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam. “Setelah penertiban di sejumlah negara tersebut, terjadi pergeseran aktivitas ke Indonesia,” ujar Untung. Kini, para pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis pada KUHP baru terkait perjudian. Sementara itu, penyidik Bareskrim terus melakukan tracing terhadap aliran dana serta memburu server dan IP address yang digunakan untuk mengungkap dalang utama di balik jaringan raksasa ini.

Baca Juga  Pemerintah Antisipasi Skenario Terburuk
Tags: bocorkandiserbu,markasonlinepelindungnyapemilikpolitik
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Hakim Setujui Tahanan Rumah Nadiem Makarim di Kebayoran Baru, Tak Boleh Keluar 24 Jam
politik

Hakim Setujui Tahanan Rumah Nadiem Makarim di Kebayoran Baru, Tak Boleh Keluar 24 Jam

18 Mei 2026 - 17:41
MPR Minta Maaf Atas Kekeliruan Juri Lomba Cerdas Cermat
politik

MPR Minta Maaf Atas Kekeliruan Juri Lomba Cerdas Cermat

18 Mei 2026 - 16:10
Cara cek penerima bansos PKH BPNT 2026, pencairan dijadwalkan
politik

Cara cek penerima bansos PKH BPNT 2026, pencairan dijadwalkan

18 Mei 2026 - 11:58
Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Pelecehan Seksual
politik

Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Pelecehan Seksual

18 Mei 2026 - 08:57
Jerome Polim Terkejut dengan Sikap Juri Lomba MPR di Kalbar: Bukan Tuhan, Bisa Salah
politik

Jerome Polim Terkejut dengan Sikap Juri Lomba MPR di Kalbar: Bukan Tuhan, Bisa Salah

18 Mei 2026 - 08:39
Bupati Badung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi
politik

Bupati Badung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

18 Mei 2026 - 08:03
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Mobil diesel beralih ke Pertamina Dex, ini akibatnya

Mobil diesel beralih ke Pertamina Dex, ini akibatnya

18 Mei 2026 - 20:23
Dokumen Wajib Jual Beli Tanah

Dokumen Wajib Jual Beli Tanah

18 Mei 2026 - 20:05
Yang Sering Dibeli Orang Miskin untuk Gengsi, Tapi Jarang Dihargai Orang Kaya

Yang Sering Dibeli Orang Miskin untuk Gengsi, Tapi Jarang Dihargai Orang Kaya

18 Mei 2026 - 19:47
Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

18 Mei 2026 - 19:29
Alasan Kampus Menolak Bangun Dapur MBG

Alasan Kampus Menolak Bangun Dapur MBG

18 Mei 2026 - 19:11

Pilihan Redaksi

Mobil diesel beralih ke Pertamina Dex, ini akibatnya

Mobil diesel beralih ke Pertamina Dex, ini akibatnya

18 Mei 2026 - 20:23
Dokumen Wajib Jual Beli Tanah

Dokumen Wajib Jual Beli Tanah

18 Mei 2026 - 20:05
Yang Sering Dibeli Orang Miskin untuk Gengsi, Tapi Jarang Dihargai Orang Kaya

Yang Sering Dibeli Orang Miskin untuk Gengsi, Tapi Jarang Dihargai Orang Kaya

18 Mei 2026 - 19:47
Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

18 Mei 2026 - 19:29
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.