Bantahan Angelina Sondakh Terkait Hubungan dengan Aaliyah Massaid
Isu keretakan hubungan antara Angelina Sondakh dan putri sambungnya, Aaliyah Massaid, baru-baru ini merebak di publik. Jarangnya mereka tampil bersama memicu spekulasi mengenai renggangnya jalinan ibu dan anak sambung ini.
Menanggapi berbagai rumor yang beredar, Angelina Sondakh akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar yang tidak benar tersebut. Ia dengan tegas membantah adanya ketidakakuran dengan Aaliyah.
Komunikasi Terjaga Meski Sibuk Berkegiatan
Mantan politisi Partai Demokrat ini menjelaskan bahwa kesibukan masing-masing menjadi alasan utama mengapa mereka jarang bertemu secara langsung. Namun, komunikasi antara dirinya dan Aaliyah tetap terjalin dengan sangat baik.
“Sebenarnya sih baik-baik aja ya,” ujar wanita yang akrab disapa Angie ini. Ia menambahkan bahwa mereka sempat merencanakan pertemuan, namun terhalang oleh jadwal penerbangan Aaliyah ke Jepang dan dirinya ke Manado.
Baca Juga: Berita Selebriti Trending Minggu Ini
Isi Chat Pribadi Ungkap Kedekatan dan Kabar Baby Arash
Meski sulit bertemu langsung, Angelina mengaku sering mendapatkan kabar terbaru mengenai cucunya, Arash, putra dari Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar. Angie bahkan membeberkan isi percakapan pribadinya dengan Aaliyah untuk membuktikan kedekatan mereka.
Komunikasi mereka justru sering diisi dengan candaan hangat dan saling berbagi kabar seputar perkembangan Baby Arash. “Alhamdulillah sih enggak pernah ada (konflik), kalau chatting-chattingan malah kita sering bercanda,” ungkap Angelina.
Angelina Sondakh Pasang Badan Dukung Keputusan Aaliyah
Bukan kali ini saja Angelina Sondakh menunjukkan dukungannya. Saat Aaliyah Massaid sempat disorot karena menghadiri pernikahan sahabatnya, Al Ghazali, tak lama setelah melahirkan, Angie dengan sigap memberikan pembelaan.
Angelina menyatakan keyakinannya bahwa Aaliyah adalah sosok yang tahu apa yang terbaik untuk dirinya dan anaknya. Ia percaya bahwa generasi muda saat ini sudah memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni untuk menjadi orang tua siaga tanpa harus terus-menerus didikte.


















