• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Breaking News

Anton Kurniawan Todongkan Senpi, Kabur Sebelum Tewas

Hendra by Hendra
14 Juni 2026 - 14:16
in Breaking News
0

Misteri Kematian Anton Kurniawan di Lapas: Upaya Kabur yang Berujung Tragis

Kematian narapidana kasus penembakan, Anton Kurniawan, di Lapas Kelas IIA Palangka Raya pada Sabtu malam (30/5/2026) menyisakan berbagai pertanyaan. Pria yang sebelumnya berprofesi sebagai anggota kepolisian ini, yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, ditemukan meninggal dunia di dalam sel isolasi. Namun, sebelum ajal menjemput, terkuak bahwa Anton Kurniawan diduga telah melakukan upaya pelarian yang berakhir dengan insiden di dalam lapas.

Upaya Pelarian yang Gagal dan Dugaan Kekerasan

Informasi mengenai percobaan pelarian Anton Kurniawan terungkap saat kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, ke Lapas Kelas IIA Palangka Raya pada Senin (1/6/2026). Dalam kunjungannya, Bias Layar meninjau berbagai fasilitas lapas dan meminta penjelasan mendalam terkait kronologi kematian narapidana seumur hidup tersebut.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Palangka Raya, Muh Alamsyah Rahman, memberikan keterangan terkait insiden tersebut. Ia membenarkan adanya luka lebam pada tubuh Anton saat jenazahnya diperiksa. Menurut Alamsyah, luka lebam tersebut merupakan akibat dari upaya pelumpuhan yang dilakukan petugas saat Anton mencoba melarikan diri.

Percobaan pelarian itu terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Anton Kurniawan dilaporkan berupaya kabur dengan menggunakan senjata api. Dalam aksinya, ia bahkan sempat menodongkan senjata tersebut ke arah petugas yang sedang berjaga dan mencoba melepaskan tembakan.

“Saat senjata api ditodongkan ke petugas yang sedang berjaga, senjata api itu ditekan pelatuknya, namun tidak meledak,” jelas Alamsyah di hadapan Bias Layar. “Respons salah satu petugas langsung membanting.”

Setelah insiden tersebut, petugas lainnya segera bergerak untuk mengamankan Anton, yang saat itu masih memegang senjata api. Alamsyah menambahkan bahwa selama proses pelumpuhan, Anton melakukan perlawanan, yang mengharuskan petugas mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan situasi. “Makanya pada mukanya itu ada lebam-lebam, karena ini upaya melumpuhkan,” ujarnya.

Baca Juga  Maut Karawang: Kontainer Hantam Sedan, Keluarga Tewas Seketika

Seruan Evaluasi Menyeluruh di Lingkungan Lapas

Menanggapi berbagai peristiwa yang terjadi di lapas, termasuk kematian Anton Kurniawan, Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, menekankan pentingnya pembenahan total di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Ia meminta agar seluruh jajaran lapas dan rumah tahanan melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia maupun fasilitas pendukung yang tersedia.

“Saya minta berbenah diri kepada seluruh jajaran yang ada, baik lapas, rutan, dan yang lain-lainnya untuk memperbaiki diri,” tegas Bias Layar. “Dari personel mereka sampai juga fasilitas yang ada dan apa pun yang menyangkut warga binaan.”

Kronologi Penemuan Jenazah Anton Kurniawan

Anton Kurniawan ditemukan meninggal dunia di dalam sel isolasi. Menurut Murdiana, yang memberikan keterangan saat jumpa pers pada Minggu (31/5/2026), Anton berada di sel isolasi sendirian, tanpa narapidana lain di kamarnya.

Pihak lapas diketahui rutin melakukan pengecekan kondisi Anton di sel isolasi setiap satu jam sekali. Pada saat pengecekan terakhir sekitar pukul 20.32 WIB, petugas masih melihat adanya pergerakan dari Anton.

Namun, sekitar satu jam setelah pemeriksaan tersebut, petugas kembali memantau kondisi Anton dengan memanggilnya dari luar ruang tahanan. Panggilan tersebut tidak mendapatkan respons. Kecurigaan petugas pun muncul, dan laporan segera disampaikan kepada atasan yang bertugas saat itu.

Bersama komandan jaga, petugas kembali melakukan pengecekan mendalam pada pukul 23.35 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, Anton ditemukan dalam posisi telungkup dengan wajah menghadap ke lantai sel. Petugas segera melaporkan temuan ini kepada Kepala Lapas dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Penanganan Lanjut dan Hasil Sementara

Selama menunggu kedatangan petugas kepolisian, jenazah Anton Kurniawan tetap berada di dalam sel isolasi. Setelah dipastikan meninggal dunia, tim kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Selanjutnya, jenazah Anton Kurniawan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. “Dari hasil sementara ada gagal jantung di situ,” ungkap Murdiana.

Baca Juga  Indonesia Murka: Hentikan Agresi Israel ke Lebanon

Anton Kurniawan diketahui merupakan mantan anggota kepolisian yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Vonis ini dijatuhkan terkait kasus penembakan terhadap seorang sopir ekspedisi bernama Budiman Arisandi dari Kalimantan Selatan, yang terjadi pada November 2024. Pada saat peristiwa penembakan itu terjadi, Anton masih aktif sebagai anggota Polresta Palangka Raya.

Tags: breakingkurniawantodongkan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Letusan Kembar Lewotobi Pagi Ini
Breaking News

Letusan Kembar Lewotobi Pagi Ini

14 Juni 2026 - 15:08
Oz On-Ramp Shut After Dozens Wrong-Way Drivers
Breaking News

Oz On-Ramp Shut After Dozens Wrong-Way Drivers

14 Juni 2026 - 12:58
Polres Morowali Gagalkan Peredaran 45 Gram Sabu di Bahomakmur
Breaking News

Polres Morowali Gagalkan Peredaran 45 Gram Sabu di Bahomakmur

14 Juni 2026 - 09:30
Polda Kejar Pelaku Karhutla
Breaking News

Polda Kejar Pelaku Karhutla

14 Juni 2026 - 08:12
Kronologi 2 WNA Tersangkut di Tebing Pantai Bali Dihantam Ombak Besar
Breaking News

Kronologi 2 WNA Tersangkut di Tebing Pantai Bali Dihantam Ombak Besar

14 Juni 2026 - 03:56
Gunung Dukono Erupsi: Kolom Abu Setinggi 1,3 Km
Breaking News

Gunung Dukono Erupsi: Kolom Abu Setinggi 1,3 Km

14 Juni 2026 - 00:25
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Trump Admin Ignored Park Lease Warnings: Report

Trump Admin Ignored Park Lease Warnings: Report

14 Juni 2026 - 15:34
Tangis Hanggini Sambut Sang Buah Hati

Tangis Hanggini Sambut Sang Buah Hati

14 Juni 2026 - 15:34
Meta Smart Glasses: Masa Depan Komputasi Atau Sekadar Tren Canggih?

Meta Smart Glasses: Masa Depan Komputasi Atau Sekadar Tren Canggih?

14 Juni 2026 - 15:31
Letusan Kembar Lewotobi Pagi Ini

Letusan Kembar Lewotobi Pagi Ini

14 Juni 2026 - 15:08
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.