Antusias Warga Boalemo Menyaksikan Balap Perahu 2026 di Desa Pentadu Barat

Diposting pada

Lomba Balap Perahu di Desa Pentadu Barat, Boalemo

Lomba balap perahu kembali digelar di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo pada hari Sabtu (30/05/2026). Acara ini menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan untuk memeriahkan perayaan hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idulfitri dan Iduladha. Tahun ini, lomba kembali menarik antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan usia.

Antusiasme Masyarakat yang Luar Biasa

Babak final lomba balap perahu disambut dengan antusias oleh penonton. Mulai dari orang tua hingga anak-anak tampak hadir memberikan dukungan kepada para peserta. Dukungan yang diberikan sejumlah warga berupa teriakan heboh dari awal hingga akhir babak final.

Lomba balap perahu ini menjadi salah satu ajang yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat setempat dalam agenda tahunan tersebut. Salah satu warga Desa Pentadu Barat, Firdaus Dukalang (23), mengungkapkan bahwa dirinya sangat merindukan perlombaan seperti ini. Ia mengatakan bahwa ia sempat melihat balap perahu seperti ini, tapi sudah lama.

Menurut Firdaus, pelaksanaan lomba perahu ini sangat ramai disaksikan warga karena perlombaan seperti inilah yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Pentadu Barat. Ia saat ini sedang menempuh kuliah di salah satu kampus di Kota Gorontalo. Namun, setelah menerima informasi terkait lomba di desanya, ia memutuskan untuk pulang kampung.

Ia menambahkan bahwa informasi mengenai lomba tersebut didapatkannya dari salah seorang rekan saat ia masih berada di Kota Gorontalo.

Tanggung Jawab dan Evaluasi

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pentadu Barat, Tamin Saidi, mengungkapkan rasa syukurnya karena Desa Pentadu Barat sukses menyelenggarakan lomba balap perahu ini. “Kegiatan ini sudah setiap tahun dilaksanakan oleh desa kami, alhamdulillah selama saya Pj dari 2025 sudah melaksanakan 2x dengan hari ini,” ungkap Tamin saat ditemui di lokasi acara.

Menurutnya, balap perahu seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Pentadu Barat karena dilaksanakan dalam rangka perayaan hari besar keagamaan. Ia menambahkan, tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Pentadu Barat.

“Kegiatan tahun ini akan kami evaluasi sebentar, agar di tahun depan bisa lebih baik lagi dari tahun ini,” tutupnya.

Tradisi yang Tetap Terjaga

Lomba balap perahu tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga tradisi dan budaya lokal. Dengan adanya lomba ini, masyarakat dapat merasakan kembali kebersamaan dan kekompakan yang sering kali terabaikan dalam rutinitas sehari-hari.

Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang promosi bagi desa, karena banyak warga yang datang dari luar daerah untuk menyaksikan acara ini. Hal ini membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal.

Dalam rangkaian acara, terdapat berbagai aktivitas lain yang turut memeriahkan, seperti pertunjukan seni dan kerajinan tangan. Semua ini mencerminkan semangat masyarakat yang ingin menjaga identitas dan kebudayaan mereka sendiri.

Kesimpulan

Lomba balap perahu di Desa Pentadu Barat bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga merupakan simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta dan penonton, acara ini berhasil menciptakan momen yang berkesan dan bermakna.




Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan