Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Tottenham, Gabriel Magalhaes Ejek Richarlison
Pertarungan sengit di Liga Inggris kembali menyajikan drama yang memikat, kali ini melibatkan dua rival sekota London, Arsenal dan Tottenham Hotspur. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur pada Minggu malam (22/2/2026) WIB, Arsenal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini bukan hanya memperkokoh posisi Arsenal di puncak klasemen, tetapi juga diwarnai dengan aksi saling sindir antar pemain, khususnya antara bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, dan penyerang Tottenham, Richarlison.
Hasil imbang yang mengejutkan di pertandingan tengah pekan sebelumnya melawan Wolves sempat memberikan tekanan tambahan bagi Arsenal yang memimpin klasemen. Hanya terpaut dua poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City, The Gunners sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga keunggulan. Pertandingan bertajuk Derbi London ini menjadi ajang pembuktian bagi anak asuh Mikel Arteta untuk mengamankan tiga poin krusial.
Tottenham Hotspur sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-34 melalui gol yang dicetak oleh Randal Kolo Muani. Namun, semangat juang Arsenal tidak padam. Sepasang gol gemilang dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres memastikan kemenangan bagi The Gunners, yang membuat mereka berhasil mencuri poin penuh di kandang rival abadi mereka.
Dengan kemenangan ini, Arsenal kembali memperlebar jarak dengan Manchester City menjadi lima poin. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa Arsenal telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan The Citizens. Perjalanan menuju gelar juara Liga Inggris masih panjang, dan Arsenal akan berupaya melanjutkan momentum positif mereka dalam pertandingan selanjutnya melawan sesama tim London, Chelsea, di Stadion Emirates pada akhir pekan mendatang.
Performa Solid Arsenal dan Momen Sindiran Gabriel
Di jantung pertahanan Arsenal, Gabriel Magalhaes kembali menunjukkan performa yang impresif. Berduet dengan William Saliba, lini belakang Arsenal tampil kokoh, hanya membiarkan Tottenham Hotspur melepaskan total enam tembakan sepanjang pertandingan. Ketangguhan mereka menjadi salah satu kunci kemenangan Arsenal.
Sementara itu, Richarlison, yang masuk menggantikan Randal Kolo Muani di 22 menit sisa waktu normal, gagal memberikan dampak signifikan bagi timnya. Kehadirannya tidak mampu mengubah jalannya pertandingan yang sudah dikuasai oleh Arsenal.
Tak lama setelah masuknya Richarlison, Gabriel Magalhaes memastikan untuk menambah “penderitaan” rekan senegaranya asal Brasil tersebut. Bek tengah Arsenal ini menggunakan platform Instagram untuk melancarkan sindiran halus. Gabriel menandai Richarlison dalam sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang memegang kartu remi bernomor empat, sambil berpose di atas bus tim Arsenal. Aksi ini sontak menarik perhatian publik, dengan unggahan tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 180.000 tanda suka dan 5.000 komentar hanya dalam waktu satu jam.
Sindiran dari Gabriel ini bukanlah tanpa sebab. Ternyata, aksi ini merupakan balasan atas sindiran serupa yang pernah dilancarkan Richarlison. Setelah kemenangan Tottenham atas Arsenal dalam pertandingan pramusim musim panas lalu, Richarlison juga menandai Gabriel dalam sebuah unggahan di media sosial. Foto tersebut menampilkan Richarlison yang berpose dengan penghargaan pemain terbaik pertandingan dan trofi yang dimenangkan Tottenham di Hong Kong.
Ini bukan kali pertama Gabriel merespons aksi Richarlison. Sebelumnya, setelah kemenangan Arsenal di kandang Tottenham pada bulan November, Gabriel juga sempat melancarkan serangan verbal kepada rekan senegaranya tersebut. Aksi saling sindir antar pemain ini menambah bumbu persaingan yang sudah memanas antara kedua klub London tersebut.
Pesan Arteta: Perjalanan Masih Panjang
Meskipun bangga dengan penampilan luar biasa Arsenal dalam laga derbi tersebut, manajer Mikel Arteta mengingatkan para pemainnya bahwa perjalanan menuju gelar juara Liga Inggris masih sangat panjang. Dengan sepuluh pertandingan tersisa di musim ini, Arteta menekankan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi.
“Saya sangat senang, sangat bangga dengan cara kami memainkan pertandingan ini,” ujar pelatih asal Spanyol itu dalam wawancara pasca pertandingan dengan BBC Sport. “Inisiatif dan kualitas yang kami tunjukkan untuk datang ke sini dan memenangkan pertandingan dengan cara seperti itu.”
Arteta juga merefleksikan pertandingan sebelumnya melawan Wolves, di mana timnya harus puas dengan hasil imbang. “Itulah indahnya sepak bola. Jika Anda melihat kembali pertandingan melawan Wolves, bagaimana kita bisa meraih hasil imbang dari sana? Saya bersama mereka setiap hari dan saya tahu betapa mereka menginginkannya.”
“Ini Liga Inggris, pasti akan berlangsung hingga pertandingan terakhir. Sepuluh pertandingan di Liga Inggris itu perjalanan yang panjang,” tegasnya.
Pujian untuk Eberechi Eze
Dalam kesempatan yang sama, Mikel Arteta secara khusus memberikan pujian kepada Eberechi Eze, gelandang yang tampil gemilang dalam pertandingan tersebut. Arteta mengapresiasi upaya keras Eze dalam beradaptasi dengan gaya permainan baru yang diterapkan di Arsenal.
“Dia memiliki keyakinan itu dan saya sangat senang dengannya,” kata Arteta mengenai mantan pemain Crystal Palace tersebut. “Dia benar-benar berusaha untuk membentuk diri dan beradaptasi sesuai dengan apa yang kami inginkan darinya.” Performa dan dedikasi Eze diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Arsenal dalam perburuan gelar juara.












