• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Avtur Naik, Maskapai Lokal Terancam

Hidayat by Hidayat
1 April 2026 - 20:23
in Ekonomi
0

Kenaikan Harga Avtur Mengancam Industri Penerbangan, Maskapai Siapkan Strategi Bertahan

Lonjakan harga minyak mentah dunia kini mulai merembet ke harga avtur (bahan bakar pesawat), menimbulkan kekhawatiran serius bagi industri penerbangan. Beberapa negara tetangga Indonesia dilaporkan telah merasakan dampak langsungnya. Di Vietnam, maskapai mulai melakukan pengurangan frekuensi penerbangan, sementara Filipina bersiap menghadapi potensi kelangkaan pasokan avtur. China bahkan telah mengambil langkah membatasi ekspor bahan bakar jet, dan Korea Selatan sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan pasokan ekspornya demi memenuhi kebutuhan domestik.

Situasi ini tentu saja menimbulkan kegelisahan di kalangan maskapai penerbangan nasional. Meskipun demikian, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa stok avtur di Indonesia saat ini dalam kondisi aman dan bahkan melebihi standar ketahanan nasional.

Ketersediaan Avtur Nasional: Jaminan Keamanan di Tengah Gejolak Global

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan, “Untuk stok avtur Indonesia dalam kondisi sangat aman. Bahkan di atas ketahan stok yang ditentukan.” Pernyataan ini memberikan sedikit kelegaan di tengah ketidakpastian pasar global.

Namun, Pertamina tidak menampik kemungkinan adanya penyesuaian harga avtur di masa mendatang, terutama seiring dengan perkembangan situasi geopolitik yang terus berubah. Data yang dirilis Pertamina menunjukkan bahwa harga avtur untuk periode Maret 2026 di Bandara Soekarno Hatta (CGK) adalah Rp13.656,51 per liter. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,15% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat Rp13.111,14 per liter. Hingga saat ini, Pertamina masih mencermati perkembangan geopolitik sebelum merilis harga avtur untuk periode April 2026.

“Untuk penentuan harga saya pikir pasti akan terkoreksi atas dampak geopolitik. Kebijakan dan evaluasi masih dilakukan dalam memonitor kondisi terkini geopolitik dan pastinya faktor kebijakan dalam negeri juga,” ungkap Roberth.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 Jadi Rp 2.814.000 per Gram

Senada dengan Pertamina, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga memastikan ketersediaan avtur di Indonesia aman. Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, meyakini bahwa Indonesia mampu melewati kondisi krisis ini berkat produksi avtur dari kilang dalam negeri yang memadai. “Seperti yang disampaikan Pak Menteri [ESDM] sebelumnya, insyaallah kita bisa melewati kondisi ini dengan memperkuat stok energi nasional. Demikian juga untuk avtur, dari sisi stok, kita kuat, karena produksi dari kilang kita juga memadai,” jelas Dwi.

Meskipun demikian, pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak dan gas bumi (migas) di tingkat regional maupun global, khususnya yang berkaitan dengan fluktuasi harga energi akibat situasi di Timur Tengah. “Namun demikian, kami terus memonitor perkembangan pasar migas baik di tingkat regional maupun global,” ujar Dwi.

Antisipasi Maskapai: Menjaga Keberlanjutan Operasi di Tengah Tekanan Biaya

Menghadapi potensi kenaikan harga avtur yang diperkirakan akan diumumkan pada awal April 2026, maskapai penerbangan nasional telah menyiapkan sejumlah strategi antisipasi. Salah satu opsi yang paling realistis namun sulit diterapkan adalah penyesuaian tarif tiket pesawat.

Untuk penerbangan domestik, kenaikan tarif tiket sangat dibatasi oleh tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA), Bayu Sutanto, menjelaskan bahwa mau tidak mau maskapai harus meninjau ulang rute-rute yang kurang menguntungkan.

“Antisipasinya, satu, pengurangan flight atau rute yang demand atau load factor-nya rendah atau kurang ekonomis,” ujar Bayu, yang juga menjabat sebagai pimpinan PT Transnusa Aviation Mandiri.

Strategi lainnya yang diterapkan adalah memaksimalkan harga tiket dan fuel surcharge untuk rute-rute yang masih memiliki permintaan tinggi. Saat ini, tarif tiket domestik untuk pesawat jet dibatasi oleh TBA. Sebagai contoh, rute Jakarta (CGK)—Denpasar memiliki tarif minimal Rp501.000 per penumpang dan tarif maksimal Rp1.431.000. Sementara itu, rute Jakarta—Medan (KNO) memiliki tarif terendah Rp630.000 dan tertinggi Rp1.799.000 per penumpang.

Baca Juga  IHSG Naik, Bursa Asia Merah, Kospi Turun 4%

Menanggapi kondisi ini, INACA telah mengajukan permohonan kenaikan TBA sebesar 15%, seiring dengan penyesuaian fuel surcharge dari 10% menjadi 15%.

Peran Pemerintah dalam Penyesuaian Tarif dan Keseimbangan Industri

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyambut baik keresahan maskapai penerbangan dan membuka peluang untuk melakukan penyesuaian TBA maupun fuel surcharge. Namun, pemerintah akan menunggu kepastian penyesuaian harga avtur dari Pertamina yang akan dirilis setiap awal bulan, tepatnya pada 1 April 2026.

“Kami sedang menunggu pengumuman dari Pertamina, kita lihat kenaikan avturnya dengan kondisi perang di Timur Tengah saat ini,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa.

Lukman menegaskan bahwa pemerintah membuka peluang penyesuaian TBA dan fuel surcharge sesuai permintaan maskapai. Namun, keputusan tersebut perlu dibahas lebih lanjut dengan seluruh operator penerbangan, Pertamina, MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul), serta kementerian terkait lainnya setelah harga avtur terbaru dirilis.

Pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek krusial sebelum mengambil keputusan, termasuk kondisi keekonomian maskapai, daya beli masyarakat, keberlanjutan industri penerbangan, serta aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan. “Kita akan diskusi sebelum diputuskan perubahan TBA dan FS tersebut dan juga mempertimbangkan kondisi perekonomian dan tentunya daya beli masyarakat,” pungkas Lukman. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kelangsungan bisnis maskapai dan kemampuan finansial masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi udara.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Analisis Dampak dan Potensi
Bisnis

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Analisis Dampak dan Potensi

24 Juni 2026 - 08:28
Analisis Mendalam: Dampak Investasi Asing Rp Triliunan di IKN – Pro, Kontra, dan Prediksi Masa Depan
Bisnis

Analisis Mendalam: Dampak Investasi Asing Rp Triliunan di IKN – Pro, Kontra, dan Prediksi Masa Depan

24 Juni 2026 - 07:45
Investasi Asing di IKN: Analisis Dampak dan Proyeksi Mendatang Setelah Tembus Ratusan Triliun
Bisnis

Investasi Asing di IKN: Analisis Dampak dan Proyeksi Mendatang Setelah Tembus Ratusan Triliun

24 Juni 2026 - 07:03
Investasi Asing di IKN: Faktor Penarik dan Dampaknya bagi Ekonomi Makassar
Bisnis

Investasi Asing di IKN: Faktor Penarik dan Dampaknya bagi Ekonomi Makassar

24 Juni 2026 - 06:21
Investasi Asing di IKN: Fakta di Balik Angka Ratusan Triliun dan Viralitas Media Sosial
berita

Investasi Asing di IKN: Fakta di Balik Angka Ratusan Triliun dan Viralitas Media Sosial

24 Juni 2026 - 05:38
Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Masyarakat Heboh
berita

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Masyarakat Heboh

24 Juni 2026 - 04:56
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Analisis Dampak dan Potensi

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Analisis Dampak dan Potensi

24 Juni 2026 - 08:28
Cancer: Your June Career Forecast

Cancer: Your June Career Forecast

24 Juni 2026 - 08:25
Presiden Prabowo menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Presiden Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Kembali untuk Rakyat, Kuncinya Pemerintahan yang Bersih

24 Juni 2026 - 08:02
Presiden Prabowo menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa

24 Juni 2026 - 08:02
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In