• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Awardee LPDP Viral: Anggota DPR Ciamis Angkat Bicara

Hidayat by Hidayat
13 Maret 2026 - 22:49
in politik
0

Urgensi Penanaman Nilai Kebangsaan Sejak Dini di Tengah Fenomena Awardee LPDP

Perkembangan zaman dan globalisasi seringkali membawa tantangan baru dalam menjaga identitas dan nilai-nilai kebangsaan. Baru-baru ini, sebuah kasus yang menjadi viral di masyarakat mengenai seorang penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tinggal di luar negeri dan merasa bangga anaknya berstatus Warga Negara Asing (WNA) turut menjadi sorotan publik. Fenomena ini memicu diskusi luas mengenai sejauh mana penanaman rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan tertanam pada generasi muda yang mengenyam pendidikan di luar negeri.

Menanggapi isu tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, dalam sebuah kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menekankan pentingnya perspektif yang lebih luas dalam memandang persoalan ini. Ia berpendapat bahwa menyalahkan individu semata bukanlah solusi yang tepat. Sebaliknya, polemik ini seharusnya menjadi momentum untuk mengkaji ulang fondasi pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini di lingkungan keluarga.

“Kalau ada yang dengan mudah mengabaikan Indonesia, saya tidak langsung menyalahkan anaknya. Saya mempertanyakan orang tuanya, keluarganya selama ini ke mana? Apakah sejak kecil sudah ditanamkan nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan?” ujar Agun Gunandjar Sudarsa saat memberikan pandangannya di hadapan forum bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa akar permasalahan seringkali bermula dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

Peran Krusial Keluarga dan Pendidikan Karakter

Agun Gunandjar Sudarsa menyoroti bahwa program beasiswa bergengsi seperti LPDP, meskipun memberikan kesempatan emas untuk pengembangan diri dan keilmuan, tidak secara spesifik memasukkan mata pelajaran yang secara langsung mengajarkan wawasan kebangsaan. Hal ini semakin memperkuat argumennya bahwa pondasi nasionalisme seharusnya sudah tertanam kuat sebelum seseorang melangkah ke jenjang pendidikan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga  Jokowi vs. Tanak: Duel KPK dan UU Kontroversial

“Pendidikan karakter itu dimulai dari keluarga. Bagaimana nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, itu dibiasakan sejak kecil,” tegasnya. Penanaman nilai-nilai fundamental ini, menurutnya, harus menjadi prioritas utama dalam pembentukan karakter anak. Kebiasaan-kebiasaan kecil di rumah, seperti menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, dan semangat gotong royong, akan membentuk individu yang memiliki kepedulian terhadap bangsanya.

Memanfaatkan Momentum untuk Memperkuat Identitas

Agun juga mengaitkan pentingnya penanaman nilai-nilai ini dengan momentum bulan Ramadan yang saat itu sedang berlangsung. Ia melihat bulan suci ini sebagai waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai religius sekaligus memperdalam pemahaman tentang kebangsaan.

“Momentum Ramadan, lanjut dia, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai religius dan kebangsaan. Ia mengajak para ibu untuk aktif mengajarkan anak-anak tentang Pancasila, semangat persatuan, serta pentingnya menjaga solidaritas dan tidak mudah terprovokasi.”

Dalam konteks ini, peran ibu menjadi sangat sentral. Ibu adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anak. Melalui pengajaran yang konsisten dan teladan yang baik, para ibu dapat menanamkan kecintaan pada tanah air, pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Agun menambahkan, “Biasakan musyawarah dalam mengambil keputusan. Karena keadilan tidak mungkin ditemukan tanpa proses musyawarah.” Nilai musyawarah mufakat yang merupakan salah satu pilar demokrasi Pancasila, juga harus dibiasakan sejak dini dalam kehidupan keluarga.

Aspirasi Masyarakat dan Harapan untuk Masa Depan

Lebih dari sekadar menyoroti isu nasionalisme, Agun Gunandjar Sudarsa juga memanfaatkan kunjungannya ke Kabupaten Ciamis untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Berbagai permasalahan lokal yang dihadapi warga, mulai dari isu banjir di wilayah Pamarican hingga maraknya praktik judi online dan investasi bodong, turut ia dengarkan dan catat.

Baca Juga  Prioritas Guru PPPK Garuda: Surat Terbuka untuk Presiden, Siapa Bertanggung Jawab?

Dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat, Agun berharap agar masyarakat Ciamis, khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, senantiasa dapat menjaga nilai-nilai kebangsaan dan religiusitas dalam setiap aspek kehidupan. Di tengah derasnya arus informasi dan berbagai tantangan zaman, kemampuan untuk tetap berpegang teguh pada identitas diri dan nilai-nilai luhur bangsa menjadi semakin penting.

“Ia berharap masyarakat Ciamis tetap menjaga nilai kebangsaan dan religiusitas dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus aktif membangun solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan zaman,” demikian harapan yang disampaikan. Solidaritas sosial yang kuat akan menjadi benteng pertahanan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, serta memastikan pembangunan bangsa berjalan harmonis dan merata. Dengan fondasi karakter yang kuat dan rasa cinta tanah air yang mendalam, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang positif bagi Indonesia.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?
Nasional

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
politik

Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral, Pengamat Politik Angkat Bicara

3 Juni 2026 - 12:14
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya
Nasional

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?
Nasional

Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?

3 Juni 2026 - 07:20
Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya
berita

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung
berita

Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung

3 Juni 2026 - 02:56
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai

3 Juni 2026 - 15:40
Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah

Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah

3 Juni 2026 - 15:11
Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

3 Juni 2026 - 14:41
Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

3 Juni 2026 - 14:33

Pilihan Redaksi

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai

3 Juni 2026 - 15:40
Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah

Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah

3 Juni 2026 - 15:11
Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

3 Juni 2026 - 14:41
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.