Sorotan Sengit Babak Play-off 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Misi Balas Dendam dan Deja Vu PSG
Musim 2025/2026 Liga Champions kembali menyajikan drama yang tak kalah panas. Babak play-off 16 besar yang akan bergulir tengah pekan ini menjanjikan pertandingan-pertandingan sarat gengsi, di mana beberapa tim memiliki misi khusus yang patut disorot. Dari ambisi balas dendam Real Madrid hingga perjalanan unik Paris Saint-Germain (PSG) yang mengingatkan pada musim lalu, setiap laga diprediksi akan menyajikan tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola.
Jadwal Lengkap Leg Pertama Play-off 16 Besar Liga Champions 2025/2026:
Pertandingan babak play-off 16 besar akan dibuka dengan duel seru antara Galatasaray melawan Juventus pada hari Rabu, 18 Februari 2026, pukul 00.45 WIB. Galatasaray akan memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih hasil positif sebelum melakoni laga tandang di leg kedua.
Selanjutnya, tiga pertandingan menarik lainnya akan digelar serentak pada pukul 03.00 WIB di hari yang sama:
* Borussia Dortmund vs Atalanta
* Monaco vs PSG
* Benfica vs Real Madrid
Sehari kemudian, tepatnya pada Kamis, 19 Februari 2026, babak play-off akan kembali bergulir. Qarabag akan menjamu Newcastle United pada pukul 00.45 WIB, diikuti oleh tiga pertandingan sengit lainnya yang dimulai pukul 03.00 WIB:
* Olympiakos vs Bayer Leverkusen
* Bodo/Glimt vs Inter Milan
* Club Brugge vs Atletico Madrid
Misi Balas Dendam Real Madrid atas Benfica
Salah satu sorotan utama yang tak bisa dilewatkan adalah bentrokan antara Benfica dan Real Madrid di Estadio Da Luz. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak 16 besar, melainkan juga misi balas dendam bagi tim raksasa Spanyol tersebut. Real Madrid masih menyimpan luka pahit dari kekalahan tragis yang mereka alami saat menghadapi Benfica di fase grup Liga Champions beberapa waktu lalu.
Pada pertandingan krusial di matchday terakhir fase grup, Real Madrid harus menelan pil pahit dengan skor 4-2. Momen kekalahan tersebut semakin dramatis ketika kiper Benfica, Anatoliy Trubin, berhasil membobol gawang Thibaut Courtois, yang notabene adalah kiper utama Real Madrid. Kekalahan ini membuat Real Madrid harus berjuang lebih keras untuk melaju ke fase gugur, sementara Benfica yang awalnya diprediksi gagal, justru lolos secara dramatis berkat kemenangan tersebut.
Kini, di babak play-off 16 besar, kedua tim kembali dipertemukan di stadion yang sama. Real Madrid, yang dikabarkan telah menemukan kembali performa terbaiknya, memiliki kesempatan emas untuk membalaskan dendam kekalahan tersebut. Apalagi, pertandingan ini akan semakin panas dengan kehadiran sosok Jose Mourinho di bangku kepelatihan Benfica. Mourinho, yang pernah menukangi Real Madrid dari tahun 2010 hingga 2013, tentu akan menambah bumbu rivalitas dalam duel ini.
Deja Vu PSG: Perjalanan Play-off yang Mirip Musim Lalu
Sorotan menarik lainnya tertuju pada perjalanan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions musim ini. Sebagai juara bertahan, PSG harus menghadapi kenyataan pahit karena gagal lolos otomatis ke babak 16 besar. Hasil minor di fase grup membuat mereka hanya mampu menempati peringkat kesebelas, sehingga memaksa mereka harus berjuang melalui babak play-off untuk bisa melangkah lebih jauh.
Yang membuat perjalanan PSG kali ini semakin unik adalah mereka akan berhadapan dengan sesama klub Prancis, Monaco, di babak play-off. Situasi ini seolah menciptakan deja vu bagi tim ibu kota Prancis tersebut, mengingatkan pada musim lalu ketika mereka juga harus memulai langkah di fase gugur melalui babak play-off, dan lagi-lagi menghadapi tim asal Prancis, yaitu Brest.
Musim lalu, PSG menunjukkan dominasinya dengan menghancurkan Brest dengan agregat skor telak 10-0 di babak play-off. Perjalanan gemilang tersebut berlanjut hingga akhirnya mereka berhasil meraih gelar juara Liga Champions. Kini, dengan Luis Enrique sebagai pelatih, PSG dihadapkan pada tantangan untuk kembali mengukir sejarah dengan menjuarai kompetisi melalui jalur yang sama. Mampukah PSG mengulang kesuksesan musim lalu dan membuktikan diri sebagai tim terkuat di Eropa sekali lagi?
Kedua sorotan di atas hanyalah sebagian kecil dari drama yang akan tersaji di babak play-off 16 besar Liga Champions musim 2025/2026. Seluruh pecinta sepak bola tentu menantikan bagaimana setiap tim akan berjuang untuk meraih kemenangan dan melaju ke fase selanjutnya.















