Mencekam! Biawak Agresif Masuk Rumah Warga Tasikmalaya, Damkar Berhasil Evakuasi
TASIKMALAYA – Suasana tenang di sebuah kediaman di Jalan Wiradinata, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, mendadak terusik pada Minggu sore, 22 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Seekor biawak berukuran cukup besar kedapatan masuk ke dalam rumah, menimbulkan kepanikan bagi penghuninya.
Pemilik rumah, yang diidentifikasi sebagai Noni, awalnya mengira suara berisik dari area belakang rumahnya berasal dari seekor tikus. Namun, kecurigaan tersebut segera berubah menjadi keterkejutan saat ia melakukan pemeriksaan. Alih-alih tikus, Noni mendapati seekor biawak telah berada di salah satu sudut rumahnya.
Karena khawatir akan keselamatan dirinya dan anggota keluarga lainnya, Noni segera mengambil tindakan dengan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya. Pihak Damkar pun segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi terhadap reptil yang cukup besar itu.
Respons Cepat Petugas Damkar
Menanggapi laporan adanya biawak yang masuk ke dalam rumah warga, tim dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya langsung bergerak cepat. Komandan Lapangan (Korlap) Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengonfirmasi laporan tersebut.
“Sore tadi sekira pukul 15.00 WIB kami menerima laporan ada seekor biawak masuk ke dalam rumah, dan anggota langsung menuju lokasi untuk dilakukan evakuasi,” ujar Hendrik.
Tim evakuasi yang bertugas, yaitu Regu 2 yang terdiri dari tiga orang personel, tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.15 WIB. Meskipun biawak tersebut menunjukkan perilaku agresif saat akan ditangkap, proses evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, yaitu hanya memakan waktu sekitar tujuh menit, berakhir pada pukul 15.22 WIB.
Kronologi Penemuan dan Upaya Evakuasi
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Noni kepada petugas, suara gemerisik yang awalnya dikira berasal dari tikus itu terdengar dari area belakang rumah. Suara tersebut cukup mengganggu dan membuat Noni penasaran untuk memeriksanya. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa sumber suara tersebut adalah seekor biawak.
Proses penangkapan biawak tersebut dilaporkan berjalan dengan lancar, meskipun hewan tersebut cukup gesit dan berusaha melawan saat hendak diamankan. Petugas Damkar menggunakan peralatan yang sesuai untuk menjinakkan dan mengangkut biawak tersebut dengan aman.
Tindakan Lanjutan dan Imbauan
Setelah berhasil dievakuasi, biawak tersebut dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkar Kota Tasikmalaya. Tujuannya adalah untuk memastikan hewan tersebut tidak lagi membahayakan warga sekitar dan juga untuk penanganan lebih lanjut.
“Saat ini biawak kami bawa ke Mako supaya tidak mengganggu warga sekitar,” jelas Hendrik.
Lebih lanjut, Hendrik juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat Kota Tasikmalaya. Ia menekankan agar setiap kali menemukan hewan liar atau benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan, masyarakat tidak ragu untuk segera melaporkannya kepada petugas Damkar.
“Kami juga imbau jika terdapat temuan mencurigakan segera laporkan ke petugas damkar Kota Tasik,” pungkasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke lingkungan permukiman, terutama di daerah yang dekat dengan habitat alami hewan-hewan tersebut. Laporan cepat kepada pihak berwenang seperti Damkar sangat krusial untuk penanganan yang aman dan efektif.













