Borneo FC Samarinda dikabarkan tengah merancang strategi besar untuk mengamankan peluang juara di BRI Super League musim 2025/26. Klub berjuluk Pesut Etam ini menunjukkan keseriusan mereka dengan mengincar seorang penyerang asal Argentina.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa manajemen Borneo FC tertarik untuk mendatangkan Nicolas Orsini, seorang penyerang yang saat ini masih terikat kontrak dengan Boca Juniors. Orsini sendiri tengah menjalani masa peminjaman di Club Atlético Platense. Ketertarikan Borneo FC ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan tim untuk memperdalam dan meningkatkan kualitas lini depan mereka.
Mengapa Orsini?
Persaingan di papan atas klasemen BRI Super League semakin sengit. Borneo FC saat ini menduduki peringkat kedua dengan 40 poin, hanya terpaut satu poin dari Persib Bandung yang berada di puncak dan unggul tiga poin dari Persija Jakarta di posisi ketiga. Penambahan amunisi di lini depan dianggap krusial untuk menjaga konsistensi performa dan bersaing dalam perburuan gelar juara.
Profil Singkat Nicolas Orsini
Nicolas Orsini lahir di Morteros, Argentina, pada 12 September 1994. Penyerang berusia 31 tahun ini memiliki postur tubuh yang ideal dengan tinggi 1,91 meter. Ia berposisi sebagai striker murni dengan kaki kanan sebagai kaki dominannya. Orsini dikenal sebagai target man yang kuat dalam duel udara dan memiliki kemampuan untuk memantulkan bola bagi pemain sayap dan tengah.
Perjalanan Karier Orsini
Sejak bergabung dengan Boca Juniors pada tahun 2021, Orsini belum mendapatkan peran utama. Ia mencatatkan 27 penampilan dengan satu gol untuk klub raksasa Argentina tersebut. Dalam beberapa musim terakhir, Boca Juniors lebih sering meminjamkannya ke klub lain, termasuk:
- Unión Santa Fe (musim 2023–2024): 47 laga, 6 gol
- Platense (musim 2025): 20 penampilan, 1 gol
Pengalaman di Asia
Menariknya, jika benar-benar bergabung dengan klub Indonesia, Orsini bukanlah sosok asing di sepak bola Asia. Pada periode 2016–2018, ia pernah berkarier di Jepang bersama Tokushima Vortis, meskipun tidak mendapatkan kesempatan bermain. Ia juga pernah dipinjamkan ke FC Anyang di Korea Selatan serta Fagiano Okayama di Jepang. Pengalaman ini menjadi nilai tambah karena Orsini dianggap sudah cukup familiar dengan kultur sepak bola Asia.
Jejak Rekam Orsini
Karier profesional Orsini dimulai bersama Tiro Federal pada musim 2012–2013, sebelum melanjutkan perjalanan ke Atlético de Rafaela. Namanya mulai mencuri perhatian saat memperkuat Sarmiento pada 2018–2019 dengan torehan 11 gol dari 29 pertandingan. Performa apiknya membawanya ke Lanús dan kemudian ke Boca Juniors.
Prestasi
Dari sisi prestasi, Orsini tercatat meraih dua gelar juara Liga Argentina serta satu trofi Copa de la Liga Profesional bersama Boca Juniors.
Detail Kontrak dan Nilai Pasar
Kontrak Orsini bersama Boca Juniors masih berlaku hingga Desember 2026. Saat ini, nilai pasarnya diperkirakan mencapai Rp6,95 miliar dan ia berada di bawah naungan agen MVP Group.
Kemungkinan Pengganti Douglas Coutinho
Jika transfer ini terealisasi, kemungkinan Orsini akan menggantikan peran Douglas Coutinho, penyerang asal Brasil yang telah dipinjamkan ke Penang FC setelah mencetak lima gol dari 15 penampilan bersama Borneo FC.
Evaluasi Lini Depan oleh Fabio Lefundes
Di bawah asuhan pelatih Fabio Lefundes, Borneo FC memang tengah melakukan evaluasi menyeluruh di lini depan. Joel Vinícius baru mencetak tujuh gol dari 18 pertandingan dan menjadi top skor kedua tim, di bawah winger Argentina Mariano Peralta yang telah mengoleksi 10 gol. Secara keseluruhan, Borneo FC telah mencetak 32 gol musim ini, hanya kalah dari Malut United dan Persija Jakarta.
Langkah Strategis Borneo FC
Dengan kondisi tersebut, ketertarikan Borneo FC terhadap Nicolas Orsini dinilai sebagai langkah yang realistis dan strategis. Pengalaman, postur tubuh yang ideal, serta jam terbangnya di level kompetitif diharapkan mampu menjadi pembeda dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/26. Kehadiran Orsini diharapkan dapat meningkatkan daya gedor lini depan Borneo FC dan memberikan opsi taktik yang lebih variatif bagi pelatih Fabio Lefundes. Selain itu, pengalaman Orsini di sepak bola Asia juga menjadi pertimbangan penting, mengingat adaptasi yang lebih cepat akan sangat membantu tim dalam meraih hasil maksimal.


















