jabar. CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak pelaku usaha kafe di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk lebih memprioritaskan penggunaan kopi lokal asal daerah sebagai produk utama yang disajikan kepada pelanggan. Ia menilai langkah ini penting untuk memperkenalkan kualitas kopi daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani dan pelaku usaha lokal.
Herdiat menyampaikan pesan tersebut saat hadir dalam acara pembukaan sebuah kafe di Jalan Jenderal Sudirman, Ciamis, pada Sabtu lalu. Menurutnya, kini semakin banyak kafe yang berdiri di wilayah tersebut. Namun, ia meminta agar pemilik kafe tidak melupakan sumber daya lokal, terutama kopi dari Ciamis.
Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah kafe dan tempat berkumpul masyarakat menjadi indikator perkembangan perekonomian serta kreativitas warga setempat. Meski demikian, Herdiat berharap pertumbuhan usaha kuliner dan kedai kopi dapat diiringi dengan pemanfaatan produk lokal agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurut data yang disampaikan oleh Herdiat, produksi kopi di Kabupaten Ciamis mencapai sekitar 840 ton buah kopi per tahun. Namun, sebagian besar hasil panen tersebut masih dikirim ke luar daerah untuk diolah sebelum kembali dipasarkan dengan merek dari daerah lain. Hal ini dinilai tidak optimal karena kualitas kopi Ciamis sangat baik dan mampu bersaing di pasar.
“Kopi kita dibawa ke luar daerah, lalu kembali lagi dengan kemasan daerah lain, padahal kualitas kopi Ciamis sangat bagus dan mampu bersaing,” ujarnya.
Kondisi ini menurut Herdiat membuat potensi nilai tambah kopi lokal belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Ciamis. Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Ciamis yang memiliki wilayah dataran rendah hingga tinggi mendukung pertumbuhan dua jenis kopi, yaitu robusta dan arabika, dengan kualitas yang dinilai mampu bersaing di pasaran.
Oleh karena itu, Herdiat berharap keberadaan kafe di Ciamis dapat menjadi sarana promosi kopi lokal sekaligus memperluas pengenalan kopi asal Ciamis kepada masyarakat.
- Kafe-kafe di Ciamis bisa menjadi wadah untuk memperkenalkan kopi lokal secara langsung kepada konsumen.
- Dengan adanya kafe yang menggunakan kopi lokal, masyarakat akan lebih familiar dengan rasa dan kualitas kopi Ciamis.
- Pemilik kafe juga bisa menjadi agen promosi yang efektif untuk meningkatkan permintaan kopi lokal.
Herdiat berharap, dengan hadirnya kafe-kafe baru di Ciamis, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya mendukung produk lokal. Ia optimistis bahwa kopi Ciamis, baik jenis robusta maupun arabika, bisa menjadi salah satu andalan yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.



















