Sejarah Baru bagi Como 1907
Como 1907 berhasil memastikan diri tampil di Liga Champions musim depan setelah mengalahkan tuan rumah Cremonese dengan skor 4-1 dalam pertandingan pekan terakhir Liga Italia 2025/26 di Stadio Giovanni Zini pada Senin (25/5). Kemenangan ini menjadi momen penting dalam sejarah klub yang bermarkas di Italia utara tersebut.
Lucas Da Cunha menjadi bintang utama dalam laga ini dengan mencetak dua gol. Sementara itu, dua gol lainnya dicetak oleh Jesus Rodriguez dan Anastasios Douvikas. Di sisi lain, Cremonese hanya mampu membalas melalui gol Federico Bonazzoli. Hasil ini membuat Como finis di zona empat besar, sementara Cremonese harus rela terdegradasi ke Serie B musim depan.
Tekanan Besar di Awal Pertandingan
Kedua tim datang ke pertandingan dengan tekanan besar karena kemenangan belum tentu cukup untuk mencapai target masing-masing. Como mulai memberikan ancaman melalui sundulan Assane Diao yang masih melenceng. Namun, tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.
Diao menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang yang sempat ditepis Emil Audero saat mengantisipasi sepakan Tasos Douvikas. Bola muntah hasil sapuan buruk Giuseppe Pezzella justru jatuh ke kaki Jesus Rodriguez yang tanpa kesulitan mencetak gol pembuka untuk Como.
Dominasi Como di Babak Kedua
Keunggulan itu bertahan hingga jeda sebelum Como kembali menghukum tuan rumah pada awal babak kedua. Pada menit ke-51, Jesus Rodriguez berganti peran menjadi pemberi assist. Umpannya dari sisi lapangan berhasil diselesaikan Tasos Douvikas di tiang jauh untuk menggandakan keunggulan Como menjadi 2-0.
Cremonese sempat membuka harapan empat menit berselang. Tuan rumah mendapatkan penalti setelah Jacobo Ramon menjatuhkan Jamie Vardy di dalam kotak terlarang. Federico Bonazzoli yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil skor menjadi 2-1 pada menit ke-55. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama.
Momentum Berubah Setelah Kartu Merah
Perjuangan Cremonese untuk bertahan di Serie A menjadi berat pada menit ke-70. Alberto Grassi diganjar kartu merah hasil tinjauan VAR dan diganjar penalti. Lucas Da Cunha memanfaatkan situasi itu dengan baik dan mengeksekusi penalti pada menit ke-74 untuk membawa Como unggul 3-1. Gelandang asal Prancis tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor tujuh menit kemudian.
Da Cunha melepaskan tembakan keras mendatar ke tiang dekat yang mengecoh kiper Cremonese dan memastikan kemenangan Como menjadi 4-1. Como sebenarnya sempat mencetak gol kelima melalui Sergi Roberto, tetapi dianulir karena Alvaro Morata lebih dulu berada dalam posisi offside.
Kemenangan yang Membawa Keberhasilan
Selepas peluit akhir, kabar dari pertandingan lain memastikan pesta Como semakin sempurna. Kekalahan AC Milan membuat hasil Juventus tidak lagi berpengaruh dan Como resmi mengamankan tiket Liga Champions berkat keunggulan head-to-head.
Kemenangan 4-1 ini menjadi tonggak sejarah bagi Como yang untuk pertama kalinya akan tampil di Liga Champions, sementara Cremonese harus menerima kenyataan pahit turun ke Serie B musim depan.






