PUPR Sulbar Imbau Masyarakat Waspada dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Imbauan ini dilakukan setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi cuaca ekstrem yang terjadi hampir setiap saat.
Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menyampaikan bahwa curah hujan tinggi disertai angin kencang serta potensi longsor dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Hal ini terutama berdampak pada jalur lintas provinsi dan kawasan pegunungan.
“Kami mengimbau masyarakat agar sementara waktu mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama saat hujan deras atau angin kencang,” ujar Surya Yuliawan pada Minggu (2/11/2025).
Ia menambahkan bahwa jika tidak mendesak, sebaiknya menunda bepergian demi keselamatan diri dan keluarga. Ia juga menyoroti kondisi kawasan hilir Kali Mamuju, khususnya di Jalan Ir Juanda 1 dan 2. Ruas jalan tersebut sering terendam banjir setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Mamuju.
Menurutnya, sekitar 500 kepala keluarga terdampak banjir pada peristiwa terakhir yang terjadi beberapa hari lalu. “Kami prihatin dengan kondisi ini. Setiap hujan deras, kawasan tersebut selalu tergenang,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menugaskan staf untuk memantau langsung dan akan melakukan evaluasi langkah penanganan. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Kementerian PUPR serta Dinas PUPR Kabupaten Mamuju untuk mencari solusi permanen,” tambahnya.
Langkah Antisipatif PUPR Sulbar
Sebagai langkah antisipatif, PUPR Sulbar telah menyiagakan personel dan alat berat di sejumlah titik rawan bencana. Termasuk di ruas jalan provinsi yang berpotensi terdampak longsor atau genangan air.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait agar jalur transportasi tetap aman dan segera tertangani jika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Kata dia, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk menjaga keselamatan warga serta memastikan infrastruktur publik tetap berfungsi optimal di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Permasalahan Banjir di Wilayah Mamuju
Kawasan Jalan Juanda, khususnya di hilir Kali Mamuju, menjadi salah satu daerah yang sering terkena dampak banjir. Setiap kali hujan deras mengguyur, wilayah ini selalu tergenang. Hal ini menyebabkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari dan menghambat kelancaran lalu lintas.
PUPR Sulbar berkomitmen untuk mencari solusi permanen guna mengatasi masalah ini. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan langsung oleh staf dan koordinasi dengan instansi terkait seperti Balai Kementerian PUPR serta Dinas PUPR Kabupaten Mamuju.
Kesiapan Personel dan Alat Berat
Untuk memastikan kelancaran jalur transportasi, PUPR Sulbar telah menempatkan personel dan alat berat di sejumlah titik rawan. Tindakan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor atau genangan air yang bisa mengganggu lalu lintas.
Personel yang ditempatkan di lokasi rawan akan terus memantau kondisi cuaca dan situasi di lapangan. Jika terjadi gangguan, mereka siap memberikan respons cepat untuk memperbaiki kondisi dan memastikan keamanan pengguna jalan.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
PUPR Sulbar juga aktif berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak-pihak lain yang terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jalur transportasi tetap aman dan dapat segera ditangani jika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.
Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat dan menjaga kelancaran aktivitas di wilayah Sulawesi Barat.
Kesimpulan
Dengan adanya peringatan cuaca ekstrem dari BMKG, PUPR Sulbar terus memantau kondisi wilayah dan mengambil langkah-langkah antisipatif. Imbauan untuk waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Selain itu, upaya pencarian solusi permanen untuk mengatasi masalah banjir di kawasan hilir Kali Mamuju juga terus dilakukan. Dengan kesiapan personel dan alat berat, serta koordinasi dengan instansi terkait, PUPR Sulbar berkomitmen untuk menjaga kelancaran transportasi dan keselamatan warga.



















