No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Dedi Mulyadi Sindir Keras Pungli Pantai Lebaran

Hidayat by Hidayat
30 Maret 2026 - 09:28
in politik
0

Teguran Keras Gubernur Jabar Terhadap Pungli di Destinasi Wisata: “Aksi Bunuh Diri Ekonomi”

Fenomena pungutan liar (pungli) di sejumlah destinasi wisata Jawa Barat, khususnya saat momen libur panjang seperti Lebaran, kembali menjadi sorotan tajam. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara tegas mengecam praktik tersebut, menyebutnya sebagai “aksi bunuh diri” bagi perekonomian daerah. Kritikan ini muncul menyusul keluhan sejumlah wisatawan yang merasa dirugikan oleh praktik pungli di berbagai lokasi, salah satunya di Pantai Sayang Heulang, Garut.

Wisatawan asal Bandung, Rina (32), menceritakan pengalamannya yang kurang menyenangkan saat mengunjungi Pantai Sayang Heulang. Ia mengaku diminta membayar sejumlah uang yang melebihi tarif resmi tanpa diberikan karcis atau bukti pembayaran yang sah. “Di Sayang Heulang saya diminta Rp15 ribu untuk tiket masuk, lalu Rp5 ribu untuk parkir. Tapi saya disuruh bayar total Rp45 ribu. Saya bingung, itu dasar penarikannya apa. Tidak ada karcis juga,” keluh Rina, yang semakin kecewa melihat kondisi pantai yang dinilainya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, bahkan banyak sampah dan minimnya kebersihan.

Imbauan Gubernur: Jaga Kebersihan dan Keamanan, Bukan Sekadar Memungut Uang

Menanggapi keluhan wisatawan, Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Melalui unggahan video terbarunya, Gubernur yang akrab disapa KDM ini menyampaikan sindiran keras kepada masyarakat, terutama para pelaku pungli. Ia mengingatkan bahwa wisatawan yang datang ke destinasi wisata adalah tamu yang membawa rezeki. Oleh karena itu, mempersulit kedatangan mereka adalah tindakan yang merugikan.

“Ingat orang datang itu bisa membawa rezeki. Karena orang datang membawa rezeki jangan mempersulit kedatangannya,” ujar Dedi Mulyadi. Ia menyoroti praktik mempersulit pengunjung, baik di perjalanan maupun saat memasuki area wisata, yang seringkali berujung pada pungli. “Banyak sekali masyarakat di area pantai, sibuk sekali dengan pungutan yang pada akhirnya orang malas datang ke situ,” tambahnya.

Baca Juga  Profil dan Perjalanan Karier Annisa Pohan, Istri Agus Harimurti Yudhoyono

Gubernur menegaskan bahwa praktik pungli dapat menciptakan efek domino negatif terhadap kemajuan ekonomi daerah. Berkurangnya jumlah pengunjung akan berdampak langsung pada pedagang di sekitar lokasi wisata, yang berpotensi mengalami penurunan omzet.

Pungli Disebut “Aksi Bunuh Diri” Ekonomi

Dedi Mulyadi secara lugas menyindir sikap masyarakat yang hanya mementingkan keuntungan pribadi tanpa memedulikan aspek lain yang krusial bagi pariwisata. “Untuk itu semua pihak harus memahami, sikap-sikap yang selalu mengambil keuntungan pada setiap keramaian adalah sikap bunuh diri,” sindirnya.

Ia menekankan bahwa fokus pada keuntungan sesaat tanpa disertai upaya penataan, perawatan, dan penjagaan kebersihan serta keamanan area wisata adalah sebuah kesia-siaan. Keindahan sebuah tempat wisata, menurut Dedi, akan menjadi tidak berarti jika tidak dibarengi dengan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung.

Gubernur Jawa Barat ini mengimbau seluruh masyarakat Jawa Barat untuk tidak melestarikan kebiasaan pungli jika ingin daerah mereka maju. “Pariwisata hanya akan terbangun dengan citra yang baik, pariwisata bebas pungli adalah harapan karena orang datang ingin mendapat kenyamanan,” tegasnya. Dedi Mulyadi meyakini bahwa pengalaman pungli tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menciptakan rasa intimidasi dan ketidaknyamanan bagi wisatawan.

Klarifikasi dan Tindakan Tegas dari Pemerintah Daerah

Menanggapi keluhan wisatawan mengenai pungli di Pantai Sayang Heulang, Pemerintah Kabupaten Garut, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, telah memberikan klarifikasi terkait tarif resmi. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga, menjelaskan bahwa tarif resmi telah ditetapkan dan dipasang di pos jaga sebagai panduan bagi pengunjung.

“Tarif resmi sudah kami tetapkan dan tempel di pos, mulai Rp10 ribu untuk dewasa di hari biasa, serta parkir motor Rp5 ribu,” ujar Beni Yoga. Ia menegaskan bahwa jika ditemukan pungutan di luar ketentuan yang berlaku, masyarakat diminta untuk segera melaporkan.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mendorong agar oknum pelaku pungli direkam sebagai bukti otentik untuk kemudian ditindak secara tegas. “Silakan viralkan dan saya mohon nanti perlihatkan wajah yang melakukan pungli itu siapa,” ungkap Beni Yoga, menunjukkan keseriusan Pemkab Garut dalam memberantas praktik pungli demi kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Baca Juga  Kapolres Simalungun: Kelayakan Keselamatan Pelabuhan Marihat Permai Jadi Prioritas

Dampak Negatif Pungli Terhadap Pariwisata

Praktik pungli di destinasi wisata memiliki dampak negatif yang luas, antara lain:

  • Menurunnya Minat Wisatawan: Pengalaman buruk akibat pungli dapat membuat wisatawan enggan kembali berkunjung, bahkan menyebarkan ulasan negatif yang merusak citra destinasi.
  • Kerugian Ekonomi Daerah: Berkurangnya jumlah wisatawan berarti penurunan pendapatan bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang, penyedia akomodasi, hingga penyedia jasa lainnya.
  • Citra Destinasi yang Buruk: Pungli menciptakan persepsi negatif tentang keamanan dan profesionalisme pengelolaan pariwisata di suatu daerah.
  • Ketidaknyamanan dan Intimidasi: Wisatawan dapat merasa tidak aman dan terintimidasi, mengurangi nilai pengalaman liburan mereka.

Langkah-langkah Pencegahan dan Penindakan

Untuk mengatasi masalah pungli, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan. Beberapa langkah yang dapat diambil meliputi:

  1. Sosialisasi Tarif Resmi: Memastikan tarif resmi mudah diakses oleh wisatawan, baik melalui papan informasi, brosur, maupun platform digital.
  2. Pemasangan CCTV: Memasang kamera pengawas di titik-titik rawan pungli untuk memantau aktivitas dan sebagai alat bukti.
  3. Pembentukan Tim Pengawas: Membentuk tim gabungan dari pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk melakukan patroli rutin dan menindak pelaku pungli.
  4. Sistem Pelaporan yang Mudah: Menyediakan kanal pelaporan yang mudah diakses oleh wisatawan, seperti nomor telepon khusus, aplikasi, atau pos pengaduan.
  5. Edukasi Masyarakat: Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya integritas dalam pelayanan pariwisata dan dampak negatif pungli.
  6. Kampanye Sadar Wisata: Mengajak wisatawan untuk berani melaporkan praktik pungli dan tidak ragu memviralkan oknum yang melakukan.

Dengan upaya bersama, diharapkan destinasi wisata di Jawa Barat dapat kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pengunjung, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Hadirkan Pelaku Bisnis Properti, Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Ranperda Penyelenggaraan PSU Perumahan
Batam

Hadirkan Pelaku Bisnis Properti, Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Ranperda Penyelenggaraan PSU Perumahan

18 April 2026 - 10:01
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam dan PJBTL 511 MVA, Dorong Infrastruktur Energi untuk Investasi Digital
Batam

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam dan PJBTL 511 MVA, Dorong Infrastruktur Energi untuk Investasi Digital

18 April 2026 - 10:00
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Hadiri Pembukaan Kejurprov Domino, Dorong Prestasi Atlet ke Kejurnas
Batam

Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Hadiri Pembukaan Kejurprov Domino, Dorong Prestasi Atlet ke Kejurnas

18 April 2026 - 01:00
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi Sosialisasi Kepatuhan Opsen Pajak Kendaraan oleh Bapenda
Batam

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi Sosialisasi Kepatuhan Opsen Pajak Kendaraan oleh Bapenda

17 April 2026 - 13:00
Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Penutupan MTQH XXXIV, Sagulung Raih Juara Umum
Batam

Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Penutupan MTQH XXXIV, Sagulung Raih Juara Umum

17 April 2026 - 12:00
Anggota DPRD Batam Ir Anang Adhan Hadiri Pelepasan Ratusan Jamaah Calon Haji di Masjid Agung Raja Hamidah
Batam

Anggota DPRD Batam Ir Anang Adhan Hadiri Pelepasan Ratusan Jamaah Calon Haji di Masjid Agung Raja Hamidah

16 April 2026 - 17:04
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Biak Numfor Siap Jadi Tuan Rumah Youth Camp GPdI Se-Tanah Papua dengan Ribuan Pemuda

Biak Numfor Siap Jadi Tuan Rumah Youth Camp GPdI Se-Tanah Papua dengan Ribuan Pemuda

18 April 2026 - 12:27
Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

18 April 2026 - 12:09
SIM Keliling Tangerang Selatan 13 April 2026, 2 Lokasi Disiapkan

SIM Keliling Tangerang Selatan 13 April 2026, 2 Lokasi Disiapkan

18 April 2026 - 11:50
Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur

Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur

18 April 2026 - 11:32
Menteri AHY Jadi Saksi Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan

Menteri AHY Jadi Saksi Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan

18 April 2026 - 11:14

Pilihan Redaksi

Biak Numfor Siap Jadi Tuan Rumah Youth Camp GPdI Se-Tanah Papua dengan Ribuan Pemuda

Biak Numfor Siap Jadi Tuan Rumah Youth Camp GPdI Se-Tanah Papua dengan Ribuan Pemuda

18 April 2026 - 12:27
Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

18 April 2026 - 12:09
SIM Keliling Tangerang Selatan 13 April 2026, 2 Lokasi Disiapkan

SIM Keliling Tangerang Selatan 13 April 2026, 2 Lokasi Disiapkan

18 April 2026 - 11:50
Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur

Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur

18 April 2026 - 11:32
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.