Duel Sengit Tim Peserta Piala Dunia 2026: Kolombia Menggilas Kosta Rika, Kanada Raih Kemenangan Tipis
Panggung persiapan menuju Piala Dunia 2026 semakin memanas dengan digelarnya sejumlah pertandingan uji coba yang mempertemukan tim-tim kontestan. Pada Selasa pagi (2/6/2026) WIB, dua laga menarik tersaji, menampilkan kekuatan Timnas Kolombia melawan Kosta Rika, serta duel antara Timnas Kanada dan Timnas Uzbekistan. Pertandingan ini menjadi tolok ukur penting bagi para pelatih untuk mengevaluasi skuad dan strategi mereka sebelum turnamen akbar dimulai.
Kolombia Tunjukkan Superioritas atas Kosta Rika
Pertandingan pertama mempertemukan Kolombia, yang dikenal dengan julukan La Tricolor, melawan Kosta Rika di Estadio Nemesio Camacho El Campin. Sejak awal, Kolombia menunjukkan keunggulan dalam hal kualitas pemain dan kedalaman skuad. Dominasi ini segera terlihat di lapangan, terbukti dengan terciptanya dua gol cepat yang menggetarkan jala gawang Kosta Rika sebelum babak pertama genap berjalan setengah jam.
- Gol Pembuka dari Sanchez: Pada menit ke-17, Davinson Sanchez berhasil membuka keunggulan bagi Kolombia. Gol ini tercipta berkat assist berkelas dari bintang lapangan, Luis Diaz.
- Diaz Gandakan Keunggulan: Enam menit berselang, giliran Luis Diaz yang mencatatkan namanya di papan skor. Winger yang bermain untuk Bayern Munich ini, yang dipercaya mengenakan ban kapten dalam laga ini, sukses membawa Kolombia memimpin 2-0.
Meskipun tertinggal, Kosta Rika tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-33 melalui gol yang dicetak oleh Andrey Soto. Skor 2-1 untuk keunggulan Kolombia bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Memasuki babak kedua, pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, melakukan beberapa perubahan strategis dengan memasukkan empat pemain baru, termasuk gelandang veteran yang sarat pengalaman, James Rodriguez. Menariknya, begitu Rodriguez masuk ke lapangan, ban kapten segera beralih dari lengan Luis Diaz ke lengan mantan playmaker Real Madrid tersebut. Kehadiran Rodriguez terbukti memberikan dampak instan. Ia berhasil menunjukkan sisa-sisa magisnya dengan memberikan satu assist krusial untuk gol yang dicetak oleh Luis Suarez pada menit ke-81.
Gol telat dari Suarez ini memastikan kemenangan Timnas Kolombia dengan skor akhir 3-1 atas tim asuhan Fernando Batista. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Kolombia dalam persiapan mereka menuju Piala Dunia 2026.
Kanada Dipaksa Berjuang Keras Melawan Uzbekistan
Di pertandingan lain yang digelar di Stadion Commonwealth, Timnas Kanada menghadapi tantangan yang berbeda. Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Kanada justru dibuat kesulitan oleh perlawanan sengit dari Timnas Uzbekistan, yang dilatih oleh legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro.
Pada babak pertama, Kanada yang diisi oleh pemain-pemain seperti Jonathan David, tampak kesulitan mengembangkan permainan. Mereka kesulitan menciptakan peluang bersih, bahkan hanya mampu melepaskan satu tembakan sepanjang 45 menit pertama, meskipun mendominasi penguasaan bola.
Timnas Uzbekistan, yang merupakan debutan di Piala Dunia tahun ini, menampilkan formasi yang solid dengan tiga bek sejajar. Salah satu pilar pertahanan mereka adalah Abdukodir Khusanov, bek muda yang bermain untuk Manchester City. Khusanov menunjukkan performa impresif dalam duel melawan Kanada, mencatatkan 6 intersep dan 6 sapuan bola sepanjang pertandingan, menunjukkan ketangguhannya di lini belakang.
Meskipun menunjukkan perlawanan yang gigih, Uzbekistan akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0. Kebuntuan bagi Kanada baru terpecahkan pada menit ke-58 melalui gol Jonathan Osorio.
Tim asuhan Jesse Marsch ini baru bisa memastikan kemenangan mereka di menit-menit akhir pertandingan. Jayden Nelson berhasil mencetak gol kedua bagi Kanada pada menit ke-90+1, mengunci kemenangan 2-0 atas wakil Asia Tengah tersebut. Meskipun meraih kemenangan, laga ini memberikan banyak catatan penting bagi Kanada mengenai bagaimana mereka harus lebih efektif dalam memanfaatkan dominasi penguasaan bola dan membongkar pertahanan lawan yang terorganisir.













