Inter Milan tengah dalam performa gemilang di Serie A, menunjukkan dominasi yang konsisten sejak awal tahun. Tim asuhan Cristian Chivu ini telah mengukir serangkaian kemenangan meyakinkan, membuktikan kekuatan mereka sebagai penantang serius di liga domestik. Salah satu pemain yang menjadi sorotan berkat kontribusinya yang luar biasa adalah Federico Dimarco. Pemain berusia 28 tahun ini tidak henti-hentinya memberikan dampak positif bagi timnya, baik melalui gol maupun assist.
Performa Superior Inter Milan
Pada pertandingan pekan ke-24 Serie A yang berlangsung Minggu (8/2/2026) di Mapei Stadium, Inter Milan kembali menunjukkan taringnya dengan kemenangan telak 5-0 atas tuan rumah Sassuolo. Kemenangan ini semakin memperpanjang catatan positif I Nerazzurri. Sejak pergantian tahun, Inter Milan telah meraih 11 kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir, mengumpulkan total 34 poin dari kemungkinan maksimal 36. Dalam periode impresif ini, Inter Milan berhasil mencetak 31 gol, yang berarti rata-rata hampir 3 gol per pertandingan.
Lautaro Martinez, yang akrab disapa El Toro, memang menjadi bintang lapangan dengan mencetak 10 gol dalam 12 pertandingan tersebut. Namun, ketajaman Inter Milan tidak hanya bergantung pada Martinez seorang. Performa fenomenal Federico Dimarco sejak awal tahun telah menjadi kunci penting bagi kesuksesan tim.
Dimarco: Sang Maestro Assist
Dalam laga melawan Sassuolo, Dimarco tampil memukau dengan mencatatkan hattrick assist. Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan kelanjutan dari tren impresif yang telah ditunjukkannya dalam 8 pertandingan terakhir sejak Januari. Dalam periode tersebut, Dimarco selalu memberikan kontribusi gol atau assist dalam setiap laga yang dimainkan Inter Milan. Pertandingan-pertandingan tersebut meliputi duel melawan Bologna, Parma, Napoli, Lecce, Udinese, Pisa, Cremonese, dan yang terbaru, Sassuolo.
Secara rinci, dalam 8 pertandingan tersebut, pemain Timnas Italia ini telah membukukan 3 gol dan 7 assist. Jika kita melihat kontribusinya sejak awal musim, data dari situs Lega Serie A menunjukkan bahwa Federico Dimarco telah mengumpulkan total 5 gol dan 12 assist.
Menanggapi performanya yang luar biasa, Dimarco mengungkapkan perasaannya dalam sebuah wawancara dengan Sky Sport usai pertandingan melawan Sassuolo. “Apakah saya pernah mengalami momen sebagus ini dalam karier saya?,” tanyanya retoris. “Saya sudah pernah menjalani momen-momen bagus sebelum ini. Mungkin musim ini adalah momen di mana saya paling menentukan dalam hal angka.”
Memburu Rekor di Serie A dan Eropa
Koleksi assist Dimarco yang terus bertambah memberikannya peluang emas untuk mengukir rekor baru di Serie A. Saat ini, rekor assist terbanyak dalam satu musim Serie A masih dipegang oleh Papu Gomez, yang mencatatkan 16 assist saat memperkuat Atalanta di musim 2019-2020. Dengan 12 assist yang telah dikumpulkannya sejauh ini, Dimarco hanya membutuhkan 5 assist lagi untuk melampaui rekor Gomez dan menjadi pemegang rekor assist terbanyak dalam satu musim di divisi utama Liga Italia.
Namun, ambisi Dimarco tampaknya tidak berhenti di level domestik. Pemain yang merupakan didikan akademi Inter Milan dari tahun 2004 hingga 2015 ini juga berpotensi membidik rekor di kancah Eropa. Menurut laporan dari Calciomercato, rekor assist terbanyak dalam satu musim di liga-liga top Eropa dipegang oleh Thomas Mueller. Mueller berhasil mencatatkan 21 assist untuk Bayern Muenchen di Bundesliga pada musim 2019-2020.
Untuk menyamai rekor Mueller, Dimarco membutuhkan 10 assist tambahan. Namun, dalam perburuan rekor ini, Dimarco tidak sendirian. Ia memiliki pesaing kuat dari liga-liga top Eropa lainnya. Pemain Bayern Muenchen, Michael Olise, saat ini telah mengumpulkan 16 assist di Bundesliga, sementara bintang Manchester United, Bruno Fernandes, telah menorehkan 12 assist di Premier League. Persaingan ketat ini tentu akan menambah sengit perburuan rekor assist di level Eropa.



















